Brilio.net - Penyakit tiroid adalah gangguan pada kelainan bentuk atau fungsi kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid yang terletak di leher tepatnya di bawah jakun, merupakan salah satu bagian dalam sistem endokrin yang memiliki fungsi untuk menghasilkan hormon yang berguna dalam mengontrol organ tubuh manusia.

Apabila kelenjar tiroid ini nggak bisa berfungsi dengan baik, maka akan berdampak buruk pada sistem metabolisme. Jika kelenjar tiroid ini menghasilkan banyak hormon tiroid, maka seseorang akan merasa lelah dan denyut jantung mengalami peningkatan. Selain itu, jika kelenjar tiroid yang terlalu sedikit juga akan menyebabkan kelelahan, merasa kedinginan serta berat badan meningkat.

Dilansir dari webMD, gangguan kelenjar tiroid dapat memperlambat atau meningkatkan metabolisme dengan mengganggu produksi hormon tiroid. Ketika kadar hormon menjadi terlalu rendah atau terlalu tinggi, ini yang akan menyebabkan berbagai gejala yang akan muncul di tubuh kamu.

Lebih lanjut, dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, berikut penjelasan mengenai penyakit tiroid, Selasa (12/4).

1. Jenis dan gejala Penyakit Tiroid.

Tiroid adalah kelainan fungsi kelenjar © 2022 berbagai sumber

foto: freepik.com

Penyakit tiroid dapat dikategorikan ke dalam beberapa jenis, seperti beikut ini.

a. Hipotiroidisme: merupakan kondisi kurangnya hormon tiroksin yang diproduksi oleh kelenjar tiroid, sehingga menyebabkan tubuh mengalami defisiensi. Gejala umum yang tampak seperti sembelit, kulit kering, kelelahan, kenaikan berat badan tanpa sebab, dan lebih sensitif terhadap hawa dingin.

b. Hipertiroidisme: apabila kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid yang berlebihan dalam tubuh, umumnya penyakit ini ditandai dengan detak jantung yang cepat dan tidak beraturan, penurunan berat badan yang tiba-tiba meskipun nafsu makan meningkat, berkeringat, gugup, serta cemas.

c. Penyakit gondok: adalah pembengkakan kelenjar tiroid yang umumnya dapat menyebabkan benjolan pada leher. Gejala yang ditimbulkan biasanya perubahan suara, kesulitan bernafas dan menelan, serta rasa sesak pada tenggorokan.

d. Nodul tiroid: adalah benjolan padat atau berisi air yang timbul dalam kelenjar tiroid. Benjolan ini bisa berupa tumor jinak atau kista. Nodul tiroid jarang menyebabkan gejala tertentu, sehingga umumnya hanya terdeteksi jika nodul tumbuh besar, kondisi ini bisa menyebabkan kesulitan bernafas, kesulitan menelan,dan rasa sakit di tenggorokan.

 

2. Penyebab Tiroid.

Tiroid adalah kelainan fungsi kelenjar © 2022 berbagai sumber

foto: freepik.com

Penyakit tiroid umumnya disebabkan oleh produksi hormon yang dihasilkan tidak mencukupi untuk bekerja sesuai fungsinya. Ketika kelenjar tiroid yang kurang menghasilkan hormon, maka keseimbangan reaksi kimia dalam tubuh dapat terganggu. Ada beberapa penyebab yang mendasari adanya penyakit tiroid, antara lain.

a. Memiliki penyakit autoimun.

b. Masalah pada kelenjar pituari di otak.

c. Kelenjar tiroid yang rusai akibat paparan radiasi.

d. Pengaruh obat litium.

e. Kadar yodium yang berlebihan dalam tubuh.

3. Makanan Pencegah Tiroid.

Tiroid adalah kelainan fungsi kelenjar © 2022 berbagai sumber

foto: freepik.com

a. Brokoli, sayuran hijau memiliki kandungan antioksidan yang mampu mencegah radikal bebas dan mampu mengatasi kanker. Kandungan vitamin A dan C dalam brokoli mampu mengatasi penyakit tiroid, mencegah penyakit jantung, dan baik untuk kesehatan mata.

b. Tauge, tauge memiliki kandungan antioksidan, protein, karbohidrat kompleks, vitamin, serta mineral. Tauge dikenal dapat membantu menyuburkan sistem reproduksi dan mengontrol hormon di dalam tubuh, selain itu juga tauge dapat mencegah penyakit tiroid.

c. Tomat, merupakan makanan pencegah tiroid, karena kandungan vitamin C yang dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Selain itu, kandungan di dalam tomat dapat mencegah penyakit tiroid dan mengatasi pembengkakan kelenjar tiroid.

d. Stroberi, kandungan vitamin C yang ada di buah stroberi ini dapat membantu tiroid dalam melakukan fungsinya untuk mengatur hormon, detoksifikasi, dan mengatur metabolisme tubuh.

Setelah mengenal makanan yang dapat mencegah tiroid, kamu juga perlu tahu makanan apa saja yang perlu dihindari bagi kamu yang memiliki penyakit tiroid, diantaranya seperti berikut.

- Aspartam atau pemanis buatan, zat kimia yang ada di aspartam dapat menyebabkan reaksi imun dalam tubuh, sehingga terjadi produksi antibodi tiroid dan peradangan tiroid.

- Kedelai, karena kedelai mengandung isoflavon estrogen, yang merupakan jenis senyawa dapat mengganggu kemampuan kelenjar tiroid bekerja optimal untuk menyerap yodium.

- Makanan tinggi yodium, adalah makanan yang memiliki kandungan garam yang tinggi, makanan ini juga dapat menyebabkan hipertiroidisme. Maka dari itu sebaiknya hindari makanan tinggi yodium seperti rumput laut, ikan tuna, udang, dan buah plum kering.