Brilio.net - Bagi kebanyakan orang, mendengkur merupakan hal yang menggangu dan memalukan. Seseorang yang mendengkur disebabkan karena gangguan yakni bernafas saat tidur atau sleep apnea. Penderita sleep apnea meiliki potensi meninggal ketika tidur 40% dari pada orang pada umumnya.

Sleep apnea atau suka mendengkur juga menandakan bahwa seseorang mungkin mengidap penyakit. Jika kalian merupakan seseorang yang suka mendengkur, maka harap berhati-hati. Berikut brilio.net rangkum 9 penyakit yang ditandai dengan gejala mendengkur, dikutip dari everydayhealth.com berdasarkan penjelasan dari Dr. Doghramji is Professor Universitas Thomas (9/8).

1. Stroke.

mengorok © merdeka.com

Intensitas mendengkur berdasarkan penelitian para ahli merujuk pada risiko penyakit stroke. Hal ini berkaitan dengan carotid artherosclerosis, kesalahan dengan pembuluh arteri di leher. Semakin kencang kalian mendnegkur, maka resiko stroke semakin tinggi.

Loading...

2. Penyakit jantung.

mengorok © merdeka.com

Mendengkur berhubungan dengan masalah di sistem peredaran darah. Sebagai contoh kesalaahn dalam pembuluh arteri dan juga tekanan darah tinggi, yang mengarahkan pada serangan jantung. Seorang yang suka mendengkur mempunyai kemungkinan dua kali lebih besar mengidap serangan jantung tidak fatal atau fatal sekalipun.

3. Aritmia.

mengorok © merdeka.com

Seseorang yang sering mendengkur kemungkinan menderita aritmia. Aritmia ialah gejala gangguan pada detak jantung. Hal ini berkaitan dengan gangguan yang dinamai Atrial Fibrillation, yakni ketika ritme detak jantung tidak teratur. Lagi-lagi masalah jantung ya.

4. GERD.

mengorok © merdeka.com

Mendengkur juga bisa menjadi tanda bahwa kalian terserang Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Gerd adalah kondisi yang ditandai dengan rasa nyeri di lambung karena naiknya asam lambung. Seseorang yang sering mengorok mungkin menderita GERD karena kesalahan pada buka tutup udara dalam kerongkongan. Kesalahan buka tutup ini menyebabkan tekanan kandungan perut ke esophagus. 

5. Gangguan mental.

mengorok © merdeka.com

Jika kamu kalian sering mendengkur, hal itu juga menandakan bahwa sedang depresi. Mendengkur menyebabakan gangguan pada pernapasan ketika tidur sehingga sering membuat orang stres. Para ahli menemukan hubungan antara gangguan pernapasan saat tidur, mengorok, dan depresi dengan gejala gangguan mental.

6. Sakit kepala.

mengorok © merdeka.com

Penelitian membuktikan seseorang yang sering mendengkur akan merasa sakit kepala keesokan harinya. Tak hanya mendengkur, gangguan tidur lain seperti insomnia juga menimbulkan sakit kepala.

7. Nokturia.

mengorok © merdeka.com

Nokturia ialah gangguan buang air kecil terlampau sering di malam hari. Apa hubungannya dengan mendengkur? seseorang yang mengidap nokturia disebabkan oleh gangguan peredaran darah. Nah mendengkur menjadi tanda bahwa peredaran darah terganggu.

8. Berkurangnya kepuasan seks.

mengorok © merdeka.com

Penelitian membuktikan semakin keras seseorang mendengkur, maka kepuasan seks semakin berkurang. Hal ini telah teruji pada 827 pria yang suka mendengkur.

9. Kelebihan berat badan.

mengorok © merdeka.com

Daging yang menumpuk di leher membuat aliran darah di leher tidak lancar. Nah jika sering mendengkur, kemungkinan kalian terlalu gemuk sehingga ada gangguan pada peredaran darah.