Brilio.net - Kamu pasti pernah mendengar istilah anoreksia atau bulimia, yakni gangguan makan yang dialami oleh beberapa orang. Nah, apakah hanya dua jenis itu aja jenis gangguan makan?

Dikutip brilio.net dari Trendingpost, Rabu (23/3), berikut lima jenis gangguan makan yang perlu kamu tahu.

1. Pica

gangguan makan © 2016 brilio.netfoto: newsworks.org

Pica merupakan gangguan kejiwaan dan gangguan makan. Pasien yang menderita gangguan ini terdorong untuk makan barang-barang yang bukan bahan makanan atau makanan yang nggak bergizi. Dorongan atau impuls sering menguatkan pasien memakan apa saja yang ada di dekat mereka. Bahkan benda tajam dan bahan kimia beracun bisa dimakan pula.

Loading...

Gangguan ini cukup langka tapi mereka yang menderita masalah ini harus berada di bawah pengawasan ketat. Kecenderungan untuk makan makanan selain bahan makanan adalah penyebab kekhawatiran terhadap pasien ini. Mereka dengan gangguan ini cenderung menjadi korban berbagai masalah kesehatan yang berasal dari kekurangan gizi, khususnya.

2. Bigorexia

gangguan makan © 2016 brilio.net

foto: consumerhealthdigest.com

Gangguan makan bigorexia lebih banyak menimpa cowok daripada cewek. Mereka yang menderita bigorexia melakukan diet ketat dan cenderung mengonsumsi banyak suplemen dan olahraga berlebihan. Oleh karena itu, meskipun tubuhnya super atletis, mereka tetap nggak tenang dan merasa saat pamer tubuh, tubuhnya masih nggak ideal dan seksi.

Masalah utama pada pria dalam kasus ini adalah mereka nggak siap mengakui punya masalah kesehatan. Bisa jadi karena mereka merasa bahwa gangguan makan itu identik sama cewek saja.

3. Anorexia Athletica

gangguan makan © 2016 brilio.netfoto: tistory.com

Mereka yang menderita anorexia athletica mengalami kehilangan nafsu makan tapi aktivitas atletiknya meningkat drastis. Anorexia athletica pada dasarnya tidak didiagnosis sebagai sebuah gangguan, tapi ternyata menjadi perhatian khusus. Orang dengan gangguan ini pada dasarnya membatasi konsumsi kalori dan olahraga berlebihan atau berisiko tinggi untuk mencapai tubuh yang ramping.

Nah, kebiasaan itulah yang membuat mereka bisa membahayakan kesehatan sendiri. Maka dari itu, mereka tetap butuh konseling untuk merekonstruksi pemikiran yang berlebihan tentang makan dan citra tubuh mereka.

4. Sindrom makan malam

gangguan makan © 2016 brilio.net

foto: webmd.com

Pasien dengan gangguan ini cenderung makan hanya pada malam hari. Bahkan mereka sering bangun hanya untuk makan. Pada pagi sampai sore, mereka nggak makan sama sekali dan mereka makan setengah dari asupan kalori harian pada malam hari.

Ciri dari orang yang memiliki gangguan makan ini biasanya orang bertubuh gemuk dan menderita insomnia. Para pasien sering terbangun pada malam hari untuk makan akibat hasrat yang nggak terbendung lagi. Meskipun bukan gangguan makan berbahaya, tapi potensi menyebabkan kerugian jangka panjang sangat nyata, misalnya obesitas dan penyakit lain yang mengikuti seperti jantung dan sebagainya.

5. Anorexia nervosa

gangguan makan © 2016 brilio.netfoto: ytimg.com

Kamu pasti nggak asing dengan gangguan makan satu ini. Studi menunjukkan bahwa 1 dari setiap 100 perempuan remaja menderita anoreksia. Jumlah ini terus bertambah dari hari ke hari di seluruh dunia.

Anoreksia membuat penderitanya betah nggak makan, bahkan mencegah dirinya makan. Mereka bisa menahan lapar kapan saja. Kecanduan mereka pada sikap menahan lapar ini bisa seperti kecanduan alkohol, kalau dilihat dari pemetaan otak mereka.