Brilio.net - Bicara soal kesehatan, emang paling gampang kalau tanya sama ahlinya alias dokter. Tapi masa dikit-dikit langsung ke dokter? Kamu pun harus mengenali dan waspada diri sendiri, lho. Terlebih cewek, yang urusan kesehatan sama ribetnya dengan penampilan, ups!

"Sangat penting bagi setiap wanita menyadari apa yang tubuhnya rasa dan tampak pada kondisi normal," kata Nesochi Okeke Igbokwe, dokter berbasis di New York, Amerika Serikat. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah mendeteksi apa yang nggak biasanya terjadi pada tubuhmu.

Nah, sebagaimana dikutip brilio.net dari BUSTLE, Selasa (24/5), berikut ini 7 hal yang harus disadari dan dicek oleh cewek terhadap dirinya sendiri:

1. Tanda lahir

cek wanita © 2016 brilio.net



Tsippora Shainhouse, dermatolog dari California, Amerika Serikat, menyatakan bahwa sangat penting memeriksa kulit setiap bulan atau lebih untuk mengetahui apakah tanda lahirmu, seperti tahi lalat atau bintik-bintik kulit, berbahaya atau nggak. Kalau sampai ada perdarahan, perubahan ukuran, bentuk, atau warna, kulit menjadi aneh, dan semacamnya, lebih baik segera ke dokter kulit untuk memastikan apa yang kamu alami.


2. Cek payudara

cek wanita © 2016 brilio.net



Cewek juga kudu mengecek payudara setiap bulan. "Satu minggu setelah haid, sabuni payudaramu di kamar mandi, dan rasakan setiap aspek payudaramu dari puting ke ketiak. Raba payudaramu searah rotasi jarum jam, rasakan apakah ada benjolan atau tidak. Sekeluarnya dari kamar mandi, periksalah payudara di depan cermin, ceklah tentang asimetrinya, benjolan, perubahan tekstur, perubahan bentuk puting atau arah, ruam, dan keanehan lainnya," saran Shainhouse.


3. Detak jantung

cek wanita © 2016 brilio.net



Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu bagi laki-laki dan perempuan, sehingga perlu kamu cek juga secara rutin.

"Tahan jari kedua dan ketiga bersamaan dan tempatkan di sisi leher untuk merasakan denyut nadi. Hitung jumlah denyutan selama enam detik dan kalikan dengan 10 untuk mendapatkan denyut per menit. Pada saat istirahat, kamu yang bukan atlet memiliki denyut jantung sekitar 60-100 denyutan. Kalau ritmenya nggak demikian, berarti ada yang nggak beres.


4. Tekanan darah

cek wanita © 2016 brilio.net



Shainhouse menyarankan supaya kamu rajin mengecek tekanan darah, semisal ke apotek atau ketika ada bazaar amal yang menyediakan fasilitas medis tekanan darah free.

"Kalau tekanan darahmu konsisten di atas 120/80 mm Hg, konsultasilah dengan dokter untuk membahas bagaimana cara menurunkannya dan menjaga supaya nggak berkembang menjadi penyakit kardiovaskular dan stroke."


5. Kuku

cek wanita © 2016 brilio.net



Kuku juga mengindikasikan kesehatanmu, lho. Menurut Shainhouse, kuku kuning tebal mengindikasikan terkena jamur, kuku dengan garis-garis cokelat gelap di sepanjang kuku bisa jadi sebagai tanda melanoma, dan kuku berbentuk sendok bisa menunjukkan kekurangan zat besi.


6. Kulit

cek wanita © 2016 brilio.net



Perubahan kulit halus bisa menjadi sinyal ketidakseimbangan hormon di kulit. "Setiap beberapa bulan, kamu perlu mengecek seperti bercak-bercak hitam di bagian belakang leher dan di ketiak, yang bisa jadi mengarah ke resistensi insulin, dan berakhir pada diabetes," lanjut Shainhouse.

Selain itu, kamu juga perlu mengecek pertumbuhan rambut di dagu, dada, dan perut, yang mana kalau tumbuh pada cewek bisa saja menjadi tanda sindrom ovarium polikistik. Sindrom ini biasanya menjadi tantangan tersendiri bagi kesuburan cewek.

Kamu juga perlu tahu bahwa kulit kering dan rambut menipis bisa menjadi gejala awal penyakit tiroid.


7. Miss V

cek wanita © 2016 brilio.net



"Kebanyakan wanita tidak pernah benar-benar tahu tentang vulva dan vagina mereka sehingga tidak tahu normalnya seperti apa. Gunakan cermin genggam dan duduk di toilet untuk memeriksa kulit dan permukaannya," kata Shainhouse. Hal ini berfungsi untuk mengetahui apakah ada yang tidak normal dari organ intimmu. Selain itu, kamu juga perlu merasa apakah gatal-gatal, perih, atau sensasi terbakar atau tidak. Dengan begitu kamu bisa mencari tahu dan berkonsultasi dengan dokter ahli lebih lanjut.