Brilio.net - Susu kedelai merupakan minuman dari sari kedelai yang memiliki warna putih layaknya susu. Saat ini, susu kedelai tidak hanya berwarna putih saja, tetapi juga memiliki beragam warna dan rasa.

Susu kedelai pun banyak disukai masyarakat karena rasanya yang enak dan harganya terjangkau. Bahkan, susu kedelai juga menjadi alternatif bagi sebagian orang yang kurang suka susu sapi maupun susu kambing.

Tak hanya rasanya yang enak dan murah, susu kedelai juga mengandung beragam kandungan zat yang baik untuk kesehatan maupun kecantikan. Beberapa kandungan zat yang baik untuk kecantikan di antaranya isoflavon, protein, zat besi, kalsium, vitamin A, dan B.

Nah, berikut brilio.net rangkum dari berbagai sumber, Kamis (22/7), 25 manfaat susu kedelai untuk kecantikan.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

 

Manfaat susu kedelai untuk kulit.

susu kedelai untuk kulit, rambut, dan tubuh © 2021 brilio.net

foto: freepik.com

1. Mencerahkan kulit.

Susu kedelai menyediakan serangkaian vitamin dan mineral yang penting untuk regenerasi, menghambat pigmentasi melanin, meningkatkan efek warna yang tidak merata, dan membuat kulit menjadi putih cerah.

Setiap sore, setelah mencuci muka, ambillah handuk yang lembut dan tipis dan basahi dengan susu kedelai. Selanjutnya tempelkan handuk tersebut pada wajah dan biarkan selama 20 menit kemudian bilas. Lakukan ini setiap hari maka kamu akan mendapatkan warna kulit yang cerah.

2. Mencegah penuaan dini.

Kandungan vitamin A, E, PP, B12 dan isoflavon pada susu kedelai, selain dapat memutihkan kulit juga sangat efektif juga dalam mencegah penuaan dan menjaga kesegaran kulit lebih lama.

Pada sore hari sebelum tidur dan pagi hari setelah bangun tidur, kamu dapat membersihkan muka dengan air dan susu kedelai. Lakukan ini sambil memijat-mijat wajah dengan lembut selama 3 menit lalu kemudian bilas kembali dengan air bersih.

3. Mengurangi kerutan.

Susu kedelai akan membantu kulit menjadi halus dengan mengatasi kerutan berlebih akibat tanda penuaan. Hal ini dikarenakan esensi susu kedelai yang baik merangsang produksi sel baru, meningkatkan kolagen, dan meregenerasi sel yang rusak sekaligus memberikan kelembapan dan menutrisi sel-sel kulit.

Untuk menghilangkan kerutan dengan susu kedelai, pertama-tama campurkan 3 sdm susu kedelai, 1 sdm minyak zaitun, dan 1 sdm madu. Kemudian, basuh wajah hingga bersih dan oleskan campuran tersebut dengan lembut ke seluruh wajah, pijat, dan tepuk-tepuk dengan lembut agar nutrisi dapat meresap ke dalam kulit. Lakukan hal tersebut sebanyak 3 kali seminggu selama 15 menit untuk mendapatkan hasil terbaik.

4. Melembapkan kulit.

Manfaat susu kedelai untuk kecantikan yang pertama adalah melembapkan kulit. Dari dalam, susu kedelai mampu membuat tubuh tidak mudah dehidrasi yang jadi pemicu kulit kering, serta mengurangi minyak berlebih di wajah.

5. Menghilangkan flek hitam.

Dalam susu kedelai mengandung vitamin B kompleks yang diyakini akan mengatasi masalah flek hitam. Flek hitam pasti akan sangat mengganggu penampilan kulit wajahmu. Flek hitam ini biasanya muncul karena paparan sinar matahari. Untuk memudarkan flek hitam, kamu bisa menggunakan susu kedelai sebagai masker, dengan cukup mengoleskannya ke wajah dan diamkan selama 15 sampai 20 menit. Setelah itu, bilas dengan air bersih. Untuk hasil maksimal, imbangi dengan minum susu kedelai secara rutin.

6. Membuat kulit glowing.

Selain melembapkan, susu kedelai juga mengandung antioksidan yang dapat membuat kulit tampak glowing atau bercahaya. Susu kedelai mampu membersihkan tubuh dari radikal bebas akibat paparan sinar matahari, polusi, dan lain-lain.

Mengutip dari laman Organic Facts, efek antioksidan dari kandungan isoflavon pada susu kedelai kemungkinan bermanfaat dalam melawan beberapa penyakit kronis akibat kerusakan dan stres oksidatif. Efek antioksidan dari kandungan isoflavon pada susu kedelai kemungkinan bermanfaat dalam melawan beberapa penyakit kronis akibat kerusakan dan stres oksidatif. Tubuhmu yang sehat dan bebas dari penyakit akan semakin memberikan efek segar dan cerah pada kulitmu.

7. Mengatasi kulit kusam dan berminyak.

Dengan kandungan vitamin C, susu kedelai akan membantu untuk mencerahkan kulit. Kandungan vitamin E di dalamnya juga membantu melindungi kulit dari sinar UV dan mendorong produksi kolagen secara alami pada kulit.

Untuk menghilangkan kekusaman pada kulit dan mengurangi minyak berlebih pada kulit, kamu dapat mencampurkan susu kedelai dengan air jeruk nipis untuk toner alami.

8. Dapat mengeksfoliasi kulit.

Manfaat selanjutnya, susu kedelai dapat dijadikan sebagai bahan eksfoliasi atau pengelupasan sel kulit mati secara alami. Kamu dapat mencampurkan gula pasir dan minyak zaitun ke dalam susu kedelai lalu oleskan pada wajah, kemudian bilas dengan air bersih. Lakukan perawatan ini seminggu sekali, karena jika dilakukan terlalu sering akan membuat kulit menjadi tipis dan mudah muncul jerawat.

9. Mengatasi masalah jerawat.

Bagi beberapa orang, masalah jerawat yang tak kunjung teratasi salah satunya dapat disebabkan oleh konsumsi olahan susu sapi, seperti susu, cokelat, dan keju. Dikutip dari Doctor NDTV, konsumsi susu kedelai dapat mengurangi masalah jerawat akibat konsumsi olahan susu sapi. Susu kedelai memiliki protein yang dapat lebih ditoleransi oleh beberapa orang, serta dapat mengurangi hiperpigmentasi yang sering terjadi setelah munculnya jerawat.

10. Mengencangkan kulit.

Susu kedelai dapat bantu mengencangkan kulit sehingga terlihat awet muda. Manfaat tersebut karena senyawa aglycones dapat berfungsi meregenerasi sel-sel kulit. Konsumsi aglycones sebanyak 40 miligram dalam sehari dari kacang kedelai juga dipercaya mampu mengurangi keriput pada wanita usia 40 tahun atau lebih.

Manfaat susu kedelai untuk rambut.

susu kedelai untuk kulit, rambut, dan tubuh © 2021 brilio.net

foto: freepik.com

11. Memperkuat batang rambut.

Dikutip dari livestrong.com, protein dalam susu kedelai dapat memperkuat batang rambut. Alasannya adalah protein dalam susu kedelai mampu membuat semacam lapisan pelindung pada helaian rambut, sehingga mengurangi terjadinya rambut patah atau rambut rontok.

12. Mengatasi rambut bercabang.

Selain memperkuat batang rambut, konsumsi susu kedelai juga dapat memperbaiki ujung rambut yang bercabang karena mengalami kerusakan. Susu kedelai mengandung banyak protein yang dibutuhkan rambut, sehingga dapat mencegah dan mengatasi rambut yang bercabang.

Apabila kondisi rambut bercabang cukup parah, konsumsi susu kedelai saja tak cukup. Rambut yang bercabang harus dipotong, setelah itu disarankan untuk mengonsumsi susu kedelai secara rutin supaya mencegah kembalinya rambut bercabang.

13. Mencegah kebotakan.

Konsumsi susu kedelai mampu mencegah kebotakan serta merangsang pertumbuhan rambut di kepala. Dikutip dari publikasi ilmiah The Science Creative Quarterly, kedelai mengandung isoflavon yang mampu mencegah kebotakan, terutama pada pria. Bahkan, studi juga menunjukkan bahwa konsumsi susu kedelai ini jauh lebih murah daripada melakukan transplantasi rambut maupun treatment lainnya.

14. Mengilaukan rambut.

Susu kedelai mengandung banyak sekali nutrisi, mulai dari protein, kalsium, zat besi, kalsium, serta vitamin B. Semua manfaat susu kedelai ini sangat baik untuk rambut. Semua nutrisi di atas tadi juga cocok untuk rambutmu yang rontok karena asupan protein, kalsium, zat besi, dan vitamin B sangat tepat dikonsumsi mereka yang rambutnya rontok.

Manfaat susu kedelai untuk tubuh.

susu kedelai untuk kulit, rambut, dan tubuh © 2021 brilio.net

foto: freepik.com

15. Menurunkan berat badan.

Bagi wanita, berat badan dapat mempengaruhi bentuk tubuh seseorang. Untuk itu banyak wanita yang menginginkan berat badan yang ideal dengan tubuh yang nampak langsing.

Karena jumlah kalori yang lebih kecil jika dibandingkan dengan susu sapi, susu kedelai sangat cocok untuk dijadikan sebagai minuman diet. Hal ini dikarenakan asam lemak tak jenuh tunggal yang terkandung di dalam susu ini dapat mencegah penyerapan lemak yang kemudian akan menjaga berat badan tetap ideal.

16. Mempercantik tampilan kuku.

Dikutip dari publikasi ilmiah The Science Creative Quarterly, konsumsi susu kedelai mampu mempercantik tampilan kuku. Susu kedelai mengandung isoflavon yang menutrisi tubuh dan pertumbuhan kuku. Dengan demikian, kuku akan terlihat jauh lebih sehat, tidak mudah patah, dan tidak tampak kusam.

17. Atasi gejala menopause.

Susu kedelai juga baik untuk mengatasi gejala menopause pada wanita, berkat kandungan isoflavonnya. Isoflavon adalah kelas fitoestrogen yang bertindak seperti estrogen dalam tubuh. Kadar estrogen menurun selama menopause, menyebabkan gejala seperti hot flashes. Karena kedelai bertindak sebagai estrogen alami, kedelai dapat membantu mengurangi gejala-gejala menopause.

18. Menguatkan tulang.

Susu kedelai kaya akan kalsium. Kandungan kalsium dalam minuman ini meningkatkan kesehatan tulang dengan membuatnya lebih kuat, menjaga strukturnya tetap utuh, sehingga mengurangi risiko patah tulang. Susu kedelai cocok untuk mencegah osteoporosis.

19. Meningkatkan kesuburan.

Kedelai dapat meningkatkan kesuburan pada wanita, terutama yang mencoba untuk hamil atau menjalani perawatan kesuburan. Dalam sebuah studi di 36 wanita yang tidak memiliki periode dalam enam bulan, mereka yang mengambil 6 gram sehari bubuk kedelai hitam memiliki tingkat ovulasi dan siklus menstruasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi kedelai.

Studi lain pada lebih dari 200 wanita yang menerima perawatan fertilisasi in vitro (IVF) menunjukkan bahwa mereka yang menggunakan 1.500 mg fitoestrogen kedelai sehari memiliki tingkat implantasi dan kehamilan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi kedelai.

20. Bantu turunkan kolesterol.

Protein kedelai dapat membantu menurunkan kadar LDL, atau kolesterol jahat. Kedelai membantu menyeimbangkan kadar kolesterol jahat tanpa mempengaruhi kadar kolesterol baik atau kolesterol HDL. Manfaat susu kacang kedelai juga rendah lemak dan dapat menurunkan risiko kolesterol tinggi.

21. Mencegah diabetes.

Minum susu kedelai secara rutin, bisa membantu mencegah diabetes. Isoflavon kedelai diteliti dapat mengurangi risiko diabetes. Isoflavon kedelai dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Dengan isoflavon, sel-sel merespons lebih banyak terhadap insulin dan menyerap lebih banyak glukosa.

Pada diabetes tipe 2, sel-sel tubuh menyerap lebih sedikit gula dari aliran darah. Ini membuatnya beredar dan menyebabkan kerusakan. Insulin adalah hormon yang mengatur gula darah, atau glukosa, masuk ke dalam sel untuk dikonversi menjadi energi.

22. Menjaga kesehatan mata.

Susu kedelai juga bermanfaat bagi kesehatan mata. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa isoflavone genistein, yang banyak ditemukan dalam kedelai, melindungi terhadap pembentukan katarak yang diinduksi sinar-X pada tikus. Kesimpulannya, susu kedelai juga baik dikonsumsi manusia untuk menjaga kesehatan matanya.

23. Memperkuat pembuluh darah.

Susu Kedelai mengandung kadar asam lemak omega-3 dan omega-6 dalam hubungannya dengan antioksidan phyto-antioksidan yang kuat. Senyawa-senyawa ini membantu pembuluh darah agar tidak terkena lesi dan pendarahan, dengan menempelkan diri pada lapisan pembuluh darah dan secara efektif mempertahankan lapisan sel-sel tubuh dari radikal bebas dan deposit kolesterol.

24. Mencegah osteoporosis.

Selain untuk menopause, manfaat susu kedelai bisa didapat bagi mereka yang osteoporosis. Osteoporosis adalah penyakit yang terkait dengan usia dan hormon. Kandungan fitoestrogen dalam kedelai dapat membantu mempercepat penyerapan kalsium oleh tubuh dan mencegah hilangnya massa tulang. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, pastikan bahwa kamu mengonsumsi susu kedelai yang diperkaya dengan ekstra kalsium dan vitamin D.

25. Cegah penyakit jantung.

Penyakit jantung dapat muncul karena berbagai hal, satu di antaranya adalah makanan yang kita konsumsi dan mengandung banyak kolesterol jahat.

Dengan mengonsumsi susu kedelai yang kaya protein, dapat membantu seseorang menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang menumpuk di tubuh. Selain itu mengonsumsi susu kedelai secara rutin juga dapat membantu mengurangi peradangan, yang biasanya juga merupakan penyebab penyakit jantung.

(brl/guf)