Brilio.net - Jalan-jalan ke Yogyakarta jangan sampai tak berwisata kuliner ria. Setelah puas jalan-jalan mengunjungi pantai, bukit, hingga museum yang ada di Yogyakarta, tak ada salahnya kamu untuk berburu kuliner di salah satu sudut utara Yogyakarta, yakni Kaliurang. (BACA JUGA: 10 Kuliner ekstrem di Jogja, ngeri-ngeri sedap)

Ternyata, banyak sekali wisata kuliner yang bisa kamu nikmati di kaki Merapi ini lho. Berikut ini adalah ragam wisata kuliner di Kaliurang, Yogyakarta, yang sayang untuk kamu lewatkan, yang telah dihimpun brilio.net dari berbagai sumber, Selasa (12/1). (BACA JUGA: Kuliner legendaris Jogja, pecel Baywatch racikan Mbah Warno Anderson)

1. Sate kelinci

foto: uniqpost.com

Bila mengunjungi Kaliurang, tak ada salahnya kamu mencicipi sate kelinci yang banyak dijajakan di Tlogo Putri. Warung yang menyediakan makanan ini biasanya menggantung daging kelinci yang sudah disembelih di dekat perapian, sebelum dipotong kecil-kecil menjadi sate. Daging kelinci potong biasanya disajikan bersama sambal kecap dan nasi hangat, dengan sentuhan bumbu yang minimalis. Rasanya mirip daging ayam, namun teksturnya lebih halus dan lebih kenyal.

2. Jadah tempe Mbah Carik

foto: djogjalicious.wordpress.com

Salah satu kuliner yang sayang untuk kamu semua lewatkan adalah jadah tempe Mbah Carik. Jadah tempe Mbah Carik terletak di dekat perempatan patung udang Kaliurang. Camilan ini terdiri atas jadah (uli ketan) yang disajikan bersama tempe bacem manis. Cara makannya pun cukup unik: sepotong tempe bacem diapit di antara dua lapis jadah, kemudian dimakan bersamaan layaknya burger atau sandwich. Hal ini yang membuat jadah tempe sering disebut sebagai burger Jawa, meskipun sama sekali tidak menggunakan roti atau potongan daging.

3. Amboja Herb Garden Resto

foto: kata-si-lidah.blogspot.com

Di daerah Kaliurang, tepatnya Jalan Kaliurang Km 18,7 Pakem, terdapat sebuah restoran yang bernama Amboja Herb Garden Resto. Restoran ini berada di area perkebunan tanaman herbal di lereng Merapi. Sejuknya udara pegunungan, panorama alam pedesaan dan arsitektur bambu yang unik menjadi daya tarik restoran ini. Bangunan restoran ini terbuat dari bambu dan terdiri dari dua lantai. Lantai bawah digunakan sebagai area makan yang menjadi satu dengan open kitchen sehingga pengunjung dapat menyaksikan secara langsung kegiatan masak para juru masak.

4. Kedai Melcosh

foto: jdfoodiary.blogspot.com

Kedai Melcosh berlokasi di Jalan Kaliurang KM 23 Banteng RT 01/RW 07 Hargobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta. Selain tempatnya yang menarik, kedai ini menjual berbagai varian kopi, teh, dan cokelat. Tapi, ada salah satu sajian di sini yang menarik, yaitu jadah bakarnya. Jadah yang populer sekarang di Kaliurang yang notabene daerah pembuat jadah, hanya dipadukan dengan tempe bacem dan tahu bacem. Selebihnya jadah dibakar atau digoreng dengan tambahan juruh (gula jawa cair). Di kedai Melcosh ini, jadah dipadukan dengan coklat, keju, pisang, serta kacang. Unik, ya..

5. Tongseng Pak Krebo

foto: jogjapetualang.com

Warung Tongseng Pak Krebo beralamat di Jalan Kaliurang KM 18 (Utara Pasar Pakem), Yogyakarta. Tempatnya remang-remang, hanya tampak seorang bapak berambut kribo sedang mengipasi tungku memasak yang menyala. Aroma menu-menu kambing pun tercium dari asap yang menyebar dari tungku tersebut. Kamu yang juga penikmat tongseng wajib mengunjungi warung Pak Krebo ini bila singgah di Kaliurang.

6. Ingkung Mbah Cempluk

foto: dolanotomotif.com

Konon warung ini bermula di kawasan Bantul, dan karena kelezatan rasanya, warung ini pun berkembang dan membuka cabang di Jalan Kaliurang KM 16, Yogyakarta. Bila biasanya ingkung ayam disajikan saat ada perayaan, di sini kamu tak harus menunggu adanya suatu perayaan untuk menikmati ingkung yang nikmat dan menggoyang lidah.

7. Wedang ronde Taman Rekreasi Kaliurang

foto: afoodieandtraveller.blogspot.com

Wedang ronde biasanya banyak ditemukan hampir di mana saja. Namun rasanya lebih nikmat jika kamu menikmatinya di tengah udara sejuk Kaliurang, Yogyakarta. Ada cukup banyak penjaja wedang ronde yang dapat dikenali dari gerobaknya yang khas, khususnya di sekitar Taman Rekreasi Kaliurang. Semangkuk wedang ronde hangat terdiri dari kue moci manis, kacang tanah goreng, kolang-kaling, serta potongan roti tawar yang disiram kuah jahe panas.

8. Wedang gedang Kinahrejo

foto: kulineronline.com

Wedang gedang ini berasal dari Desa Kinahrejo, yang terletak di sebelah timur Kaliurang. Wedang gedang biasanya dijajakan di warung-warung yang berada di desa itu. Minuman ini menggunakan pisang yang dipotong-potong yang disajikan bersama kuah yang hangat dari berbagai rempat seperti jahe, daun pandan, kayu manis, dan gula jawa.

9. Sate Donal

foto: dandycahyo.co

Dari namanya saja kamu sudah bisa menebak kalau kuliner yang satu ini menggunakan daging bebek, merujuk pada tokoh kartun Donald Duck. Warung ini berlokasi di sebelah barat Taman Rekreasi Kaliurang, bisa dikenali dari papan nama di depannya. Penyajiannya mirip dengan sate kelinci, menggunakan sambal kecap dan ditemani sayuran mentah. Sate ini bisa menjadi alternatif bagi kamu yang tidak tega memakan sate kelinci, dengan tekstur semi alot khas daging bebek.

10. Tongseng Mbah Ganis

foto: makanjogja.com

Warung makan ini terletak di Terminal Tlogo Putri, dengan interior yang khas penuh kerajinan kayu. Menu yang disajikan mirip dengan warung di sekitarnya, namun yang paling unik adalah tonseng kopyok dan tonseng awul yang hanya bisa ditemukan di Warung Mbah Ganis. Tongseng kopyok dimasak seperti tongseng biasa, namun dagingnya ditusuk seperti sate dan ditambah kopyokan telur. Tongseng awul juga menggunakan kuah tongseng biasa, tapi ditambah kwetiauw kenyal dan tambahan sayur yang lebih banyak. Kedua tongseng ini menggunakan daging kelinci, namun kamu juga bisa memesan daging ayam atau kambing.

11. Kopi Merapi

foto: ayogitabisa.com

Aktivitas vulkanik di Gunung Merapi membawa kesuburan bagi tanaman yang tumbuh di lerengnya, termasuk tanaman kopi. Salah satu sentra kopi yang terkenal ada di kawasan Bebeng, di sebelah tenggara Kaliurang. Di lokasi ini, kamu bisa menikmati secangkir kopi hangat di Warung Kopi Merapi, dengan pemandangan pascaerupsi yang terkenal dengan batu-batu besarnya. Kopi yang disediakan berasal dari varian robusta (Cofea canephora) dan arabica (C arabica), keduanya berasal dari pohon yang ditanam di lereng Merapi dan memiliki ciri khasnya masing-masing. Selain diminum di tempat, kamu juga bisa membeli kopi kemasan yang bisa dibawa pulang.

12. Nasi Klenyer

foto: lolo-appetite.blogspot.com

Nasi Klenyer merupakan makanan khas Kaliurang yang wajib untuk dicoba. Menu ini banyak di tawarkan berbagai warung di sekitar objek wisata Tlogo Putri, termasuk di Rumah Makan Mbah Ganis. Menu ini sebenarnya varian dari nasi goreng yang disiram kuah tongseng, sehingga teksturnya nyemek alias lembek dan sedikit berkuah. Rasanya agak pedas, cocok untuk menghangatkan tubuh yang sedang kedinginan akibat udara dingin lereng Merapi.

(brl/pep)

(brl/pep)