Brilio.net - Saat semua sekolah sedang gencar-gencarnya mencari murid, dan ratusan bahkan ribuan murid berebut untuk masuk sekolah sesuai dengan keinginan dan impian mereka, sekolah ini justru hanya mempunyai satu orang murid saja. Kok bisa?

Sekolah Rendah Jenis Kebangsaan Cina (SJKC) Aik Hua namanya. Sekolah ini pun mencatat sejarah dengan memulai tahun ajaran 2016 dengan hanya memiliki satu orang murid saja. Sekolah Rendah Jenis Kebangsaan itu terletak di sebuah perkampungan nelayan di Pulau Pasir Hitam, Taiping, Perak, Malaysia.

Apa-apaan deh, sekolah ini cuma punya 1 murid aja, kok bisa ya?

foto: siakapkeli.my

Dan satu-satunya murid yang beruntung bersekolah di sekolah tersebut adalah Oon Sheng Juin (7) yang hadir ke sekolah dengan ditemani oleh sang nenek, Lim Pek Eng (65), yang juga merupakan seorang pekerja di kedai kopi.

Loading...

"Dia mempunyai minat untuk bersekolah. Saya lihat dia suka belajar," kata Lim, seperti yang dilansir brilio.net dari siakapkeli.my, Selasa (5/1).

Apa-apaan deh, sekolah ini cuma punya 1 murid aja, kok bisa ya?foto: siakapkeli.my

Sementara itu, guru di sekolah tersebut, yakni Hee Kam Poong (51), percaya bahwa Oon akan dapat menyesuaikan dirinya untuk bersekolah di sekolah tersebut, meskipun dia merupakan satu-satunya murid di sana.

"Murid ini (Oon) juga aktif karena dia minat untuk belajar," kata Hee.

"Tahun kemarin, kami mempunyai dua pelajar di tahun keenam tapi setelah mereka lulus, tidak ada lagi murid yang tertinggal," katanya.

"Diharapkan agar Oon tidak bersekolah sendirian tahun depan karena akan ada seorang lagi penduduk kampung yang setuju untuk membawa anaknya sekolah di sekolah ini", tambahnya.

Apa-apaan deh, sekolah ini cuma punya 1 murid aja, kok bisa ya?foto: siakapkeli.my

Selain guru Hee, sekolah tersebut turut mempunyai dua lagi guru yaitu Tan Boon Lin (34) dan Chuah Hooi Tee (32). Sementara itu, Pengurus Lembaga Sekolah Cina Perak, Datuk Lee Kon Yin mengatakan pihaknya kini sedang berusaha untuk memindahkan SJKC Aik Hua ke tempat lain karena melihat lokasi yang sekarang sangat tidak layak.

"Kita sedang berunding dengan investor untuk menyediakan lahan seluas 1.2 hektar untuk membangun sekolah baru. Perpindahan sekolah ini penting, untuk menunjang murid belajar dengan baik sampai selesai," jelas Datuk Lee.