Brilio.net - Hampir semua orang tahu dan pernah menggunakan WhatsApp. Aplikasi perpesanan satu ini punya banyak sekali fitur canggih, tentunya siap untuk membantu pengguna setia. Semenjak rilis pada 2009 silam, dalam setahun WhatsApp bisa di-download sebanyak 779 juta kali. Aplikasi milik Facebook ini sekarang tak hanya bisa digunakan untuk berkirim pesan dan telepon, tapi juga bisa dipakai untuk berbisnis.

Fitur untuk pebisnis yang disediakan oleh WhatsApp diberi nama WhatsApp Business. Penggunaan WhatsApp bisnis ini mudah dan praktis. Kamu hanya cukup download lalu instal WhatsApp Business di Android. Nggak perlu cemas, aplikasi WhatsApp Business ini tidak akan mengganggu proses kerja WhatsApp biasamu.

WhatsApp Business hadir dengan berbagai fitur yang memudahkan pelaku bisnis kecil. Fitur profil bisnis misalnya, bisa memudahkan pelanggan untuk mendapatkan informasi mengenai lokasi dan jam operasional bisnis. Selain itu WhatsApp bisnis juga menghadirkan fitur balas pesan di luar jam kerja. Jadi kamu bisa membalas pesan dengan cepat dengan mengucapkan salam. Dengan begitu, kamu bisa mudah terhubung dengan konsumen. Perasaan pelanggan juga akan lebih senang dan merasa dihargai ketika balasan lebih cepat. WhatsApp bisnis lantas jadi alat komunikasi yang lebih efektif ketimbang WhatsApp biasa.

Tercatat dalam setahun perilisan WhatsApp Business ini sudah dipakai 5 juta pengguna di seluruh dunia. Ketimbang fitur Business di aplikasi lain, seperti Instagram for Business misalnya, WhatsApp Business ini lebih sederhana karena pengguna tak harus memproduksi konten dan memikirkan caption untuk foto.

Seolah tak ingin mengecewakan pelanggan, WhatsApp bisnis kembali mengeluarkan fitur baru yakni katalog. Fitur ini dapat berguna untuk menjelaskan apa saja produk yang dijual oleh pebisnis. Nah, seperti apa sih cara membuat katalog di WhatsApp ini? Simak penjelasan dan rangkuman brilio.net dari berbagai sumber pada Senin (30/12).

Loading...

Cara membuat Katalog WhatsApp.

foto: whatsapp.com

Katalog dalam dunia bisnis mengacu pada sekelompok produk serupa yang dijual. Kamu yang hobi belanja pasti pernah mendengar istilah itu saat membeli sesuatu. Katalog di WhatsApp merujuk pada hal yang sama juga. Artinya, kamu dapat memamerkan produkmu di WhatsApp dengan mudah. Jadi setiap pemilik bisnis mendapatkan toko digital sendiri di WhatsApp Business mereka.

Di dalam toko atau satu akun WhatsApp Business, kamu dapat membuat beberapa katalog. Setiap katalog memiliki harga, deskripsi, gambar, nama produk, dan nomor. Kamu bahkan dapat menambahkan situs web ke setiap katalog yang ada.

Katalog dapat digunakan sebagai daftar produk serupa atau produk individual yang memiliki banyak gambar. Misalnya, jika kamu menjual kaus BTS atau EXO, kamu dapat mengelompokkannya dalam satu katalog. Atau, kamu dapat membuat katalog untuk setiap t-shirt di mana kamu dapat mengunggah beberapa varian warna dari gambar yang sama nantinya.

1. Download aplikasi WhatsApp Business terlebih dulu di Android melalui Google Play Store.

2. Buka aplikasi WhatsApp Business di smartphone.

3. Pada halaman utama, ketuk atau pilih ikon tiga titik di sudut kanan atas.

4. Lalu pilih menu 'Pengaturan' dari menu untuk Android. Kalau di iPhone, ketuk 'Pengaturan' di bagian bawah.

5. Langkah selanjutnya, ketuk pada pengaturan Bisnis.

6. Selanjutnya pilih menu 'Katalog' atau Catalog.

7. Menu 'Catalog Manager' akan terbuka. Jika kamu baru menggunakan fitur ini pertama kali, ketuk menu 'Tambah produk atau layanan'. Di bagian bawah menu yang berwarna hijau.

8. Pada layar berikutnya, kamu akan menemukan berbagai kolom infromasi tentang produkmu. Isi kolom tersebut sesuai kualifikasi produk. Seperti nama produk, harga, deskripsi, situs web, dan kode produk. Jika kamu sudah selesai menambahkan semua detail yang diperlukan, ketuk 'Simpan' atau save di bagian atas.

9. Produk mu tidak akan langsung tayang. Hal itu lantaran pihak WhatsApp perlu meninjau terlebih dulu produkmu. Kamu akan melihat tanda ikon seperti jam hijau kecil di atas foto produk.

10. Setelah pihak WhatsApp setuju, ikon hijau tadi akan hilang dan produkmu akan ditayangkan. Dalam meninjau produk, biasanya pihak WhatsApp hanya membutuhkan waktu sekitar satu atau dua menit saja.

2 dari 2 halaman

Cara mengedit dan menghapus produk di fitur katalog WhatsApp Business.

foto: play.google

Untuk mengedit produk dan menghapusnya, kamu harus mengunjungi menu 'Manager Katalog'.

1. Buka pengaturan WhatsApp, tanda titik tiga di bagian atas menu utama.

2. Klik atau pilih menu 'Pengaturan bisnis'.

3. Selanjutnya pilih menu 'Katalog'.

4. Ketuk produk yang ingin kamu edit atau hapus. Untuk mengeditnya, ketuk ikon edit dan untuk menghapusnya, ketuk ikon tiga titik, dan pilih 'hapus dari menu'.

Cara membagikan katalog kepada orang lain. 

foto: freepik.com

Setelah kamu selesai membuat katalog produk, kamu dapat membagikan katalogmu dengan tiga cara.

1. Bagikan Katalog kepada orang lain.

WhatsApp menyediakan tombol khusus untuk katalog di setiap obrolan pemilik bisnis. Jadi, kamu hanya perlu membuka obrolan dengan orang lain. Kemudian ketuk ikon lampiran (seperti klip kertas) di Android dan ikon tambah (tanda tambah) di iPhone. Selanjutnya cukup pilih 'Katalog' dari daftar.

2. Bagikan katalog kepada orang banyak sekaligus.

Jika ingin berbagi katalog yang sama dengan banyak orang, kamu harus membuka Manager Katalog di Bisnis WhatsApp Anda.

- Buka Pengaturan WhatsApp Business pada ikon tiga titik di Android dan tab bawah di iPhone.

- Pilih pengaturan Bisnis lalu klik menu Katalog.

- Ketuk produk yang ingin kamu bagikan, tekan ikon bagikan di layar berikutnya. Pilih orang atau akun yang kamu inginkan.

3. Bagikan Katalog pada teman dari menu Manager.

Kamu juga dapat berbagi katalog dengan teman-teman melalui menu Manager Katalog. Temanmu akan dapat melihat produk dan mengirim pesan bisnis secara langsung menggunakan tombol Message Business. Untuk melakukannya, ketuk katalog yang ingin kamu bagikan pada teman. Kemudian ketuk ikon bagikan di bagian atas (di Android) dan pilih teman-teman. Di iPhone, ketuk ikon tiga titik dan pilih Kirim.