Brilio.net - Festival Film Indonesia (FFI) telah melahirkan beberapa pemenang dalam Piala Citra 2018 yang dihelat pada pada Minggu, 9 Desember 2018 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki. Ada 22 Piala Citra berdasar beberapa kategori, mulai dari kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Wanita Terbaik, Pengarah Sinematografi Terbaik, hingga Pemeran Pendukung Wanita Terbaik.

Pemenang ditentukan berdasarkan voting. Di mana voting diikuti oleh 80 orang FFI member. Yakni orang-orang yang pernah mendapatkan nominasi ataupun yang menang di Piala Citra sejak tahun 1955. Selebihnya merupakan juri independen terdiri dari budayawan, pengamat film, maupun jurnalis senior.

Siapa saja peraih Piala Citra 2018? Berikut brilio.net rangkum dari berbagai sumber, Senin (10/12).

1. Pemeran Utama Pria Terbaik

Gading Marten - 'Love for Sale'.

Loading...

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@gadiiing

Gading Marten mendapatkan anugerah bergengsi Piala Citra 2018 dalam kategori Pemenang Pria Terbaik. Tentu saja sangat membahagiakan bagi Gading, ia berhasil men 5 aktor lainnya, di antaranya Iqbaal Ramadhan, Adipati Dolken, Ario Bayu, dan Vino Bastian.

Gading Marten dikenal sebagai seorang pria jenaka. Ia kerap tampil sebagai host dan komedian. Namun untuk film 'Love for Sale' Gading berani mengambil peran penting sebagai tokoh utama.

2. Pemeran Utama Wanita Terbaik

Marsha Timothy - 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@astecat

Film yang dibintangi Marsha Timothy, yakni 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak' memboyong banyak Piala Citra, meraih banyak nominasi. Dikabarkan, berkat film tersebut Marsha Timothy telah menerima banyak apresiasi bahkan dari luar negeri.

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak merupakan film yang mengisahkan seorang janda yang diperankan oleh Marsha Timothy, tinggal seorang diri di puncak perbukitan sabana di Sumba, Nusa Tenggara Timur. Diam-diam sosok Marlina menyimpan misteri. Film yang menceritakan kisah hidup yang miris ini, cukup menghibur dan memberi banyak pelajaran yang bisa dipetik.

3. Pemeran Pendukung Pria Terbaik

Nicholas Saputra - 'Aruna & Lidahnya'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@renfelany

Nicholas Saputra juga turut mendapatkan penghargaan, ia meraih Piala Citra sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik. Dalam film 'Aruna & Lidahnya' Nicholas memerankan karakter Bono yang berprofesi sebagai chef. Nicholas sebagai karakter yang mencairkan suasan dalam menyelesaikan konflik dalam film tersebut.

Perannya dalam film 'Aruna & Lidahnya' tersebut ternyata cukup mencuri perhatian. Hingga membawa dirinya layak menerima penghargaan Piala Citra 2018.

4. Pemeran Pendukung Wanita Terbaik

Dea Panendra - 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@festivalfilmid

Selain aktris dan aktor senior, ada beberapa wajah baru di industri perfilman yang naik daun dan ikut mendapatkan penghargaan Piala Citra 2018, salah satunya Dea Panendra, sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik.

5. Pemeran Anak Terbaik

Ni Kadek Thaly Titi Kasih - 'Sekala Niskala'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@fourcoloursfilms

Artis cilik ini juga turut berbahagia atas pencapaiannya. Ni Kadek Thaly Titi Kasih berhasil meraih Piala Citra 2018 dalam kategori Pemeran Anak Terbaik dalam film 'Sekala Niskala.' Film ini sendiri telah banyak mendapat penghargaan di Indonesia dan luar negeri.

Film 'Sekala Niskala' merupakan film berbasis tradisi lokal. Di mana film ini diangkat berdasarkan kepercayaan masyarakat Bali. 'Sekala Niskala' memiliki makna kehidupan yang mempercayai dua hal dengan seimbang. Secara filosofis, keduanya berarti yang terlihat (Sekala) dan yang enggak terlihat (Niskala).

6. Pengarah Sinematografi Terbaik

Yunus Pasolang - 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@rama_adiw

Film 'Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak' memang telah membuktikan kehebatannya. Yunus Pasolang juga turut ambil bagian dalam penghargaan Piala Citra 2018, sebagai Pengarah Sinematografi Terbaik dalam film tersebut.

7. Penata Efek Visual Terbaik

Keliek Wicaksono - 'Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@mzaenal33

Keliek Wicaksono salah satu yang turut mendapatkan Piala Citra 2018, sebagai Penata Efek Visual Terbaik dalam film 'Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212.' Seperti yang diketahui, film serial Indonesia yang diangkat ke layar lebar ini cukup banyak mencuri perhatian penonton.

8. Penulis Skenario Asli Terbaik

Mouly Surya dan Rama Adi - 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@moulysurya

Penulis skenario film 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak' bisa dikatakan cukup baik dalam menentukan setiap alur ceritanya. Berkat skenario yang tertata, film ini menjadi film dengan alur cerita yang menarik. Melihat kesuksesan dari film ini, tak heran jika Mouly Surya dan Rama Adi mendapatkan penghargaan Piala Citra 2018.

9. Penulis Skenario Adaptasi Terbaik

Titien Wattimena - 'Aruna & Lidahnya'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@mzaenal33

Sebagai seorang penulis skenario, Titien Wattimena telah menuangkan kemampuannya dalam film Aruna & Lidahnya. Skenarionya yang menarik membuat jalan cerita dari film tersebut menjadi sangat menarik.

10. Penata Musik Terbaik

Zeke Khaseli & Yudhi Arfani - 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@mzaenal33

Film 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak' memang berhasil memboyong banyak penghargaan dari berbagai kategori. termasuk salah satunya, penghargaan yang diterima oleh Zeke Khaseli & Yudhi Arfani sebagai Penata Musik Terbaik.

11. Pencipta Lagu Tema Terbaik

Rayi Putra, Astono Andoko, Anindyo Baskoro - 'Kulari ke Pantai'.

Piala Citra istimewa

Film 'Kulari ke Pantai' merupakan film yang menceritakan dua orang sepupu, Sam dan Happy yang bersitegang karena perbedaan diri mereka. Sam besar di kepulauan Rote, Nusa Tenggara Timur dan begitu mencintai alam serta selancar dan Happy tumbuh di ibukota Jakarta dan keranjingan dengan media sosial.

Rayi Putra, Astono Andoko, Anindyo Baskoro ikut andil dalam penggarapan film ini, sebagai pencipta lagu. Dalam anugerah Piala Citra 2018, mereka pun berhasil menggaet piala dengan kategori Pencipta Lagu Tema Terbaik.

12. Penata Suara Terbaik

Khikmawan Santosa & Yusuf A Patawari - 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@mzaenal33

Lagi-lagi film 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak' mendapatkan penghargaan. Khikmawan Santosa & Yusuf A Patawari sebagai penata musik suara pun turut mendapatkan penghargaan Piala Citra 2018.

13. Penyunting Gambar Terbaik

Kelvin Nugroho - 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@kelvinmontage

Kevin Nugroho menjadi bagian dari film 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak' yang turut mendapatkan penghargaan Piala Citra 2018, sebagai Penyunting Gambar Terbaik.

14. Pengarah Artistik Terbaik

Frans XR Paat - 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@mzaenal33

'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak' tak hanya menyuguhkan cerita yang menarik. Detail kejadian dalam setiap film menjadi daya tarik bagi penontonnya. Sebagai penata artistik dalam film tersebut, Frans XR Paat berhasil meraih Piala Citra 2018.

15. Sutradara Terbaik

Mouly Surya - 'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak'.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@moulysurya

Sebagai seorang sutradara, Mouly Surya telah menunjukkan bagaimana film arahannya berhasil dan mendapat berbagai penghargaan. Tak heran jika dirinya dinobatkan sebagai Sutradara Terbaik dan mendapat penghargaan Piala Citra 2018.

16. Penata Rias Terbaik

Jerry Oktavianus - Wiro Sableng.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@mzaenal33

Film Wiro Sableng: 'Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212' dikemas dengan latar belakang zaman dulu. Sehingga mulai dari penampilan, seperti riasan, menjadi sangat menentukan. Tak heran jika Jerry Oktavianus mendapatkan penghargaan atas kerja kerasnya dalam merias setiap pemain di film tersebut.

17. Penata Busana Terbaik

Adrianto Sinaga & Nadia Adharina - Wiro Sableng.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@mzaenal33

Busana yang dikenakan dalam film Wiro Sableng juga merupakan busana klasik yang khas. Untuk bisa membuat suasana tampak nyata, pakaian pemainnya juga menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Adrianto Sinaga, Nadia Adharina berhasil mendapatkan Piala Citra sebagai Penata Busana Terbaik.

18. Film Terbaik

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak.

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@hooq.id

'Marlina Si Pembunuh dalam Empat Bakak' menjadi film terbaik. Film ini telah membuktikan bagaimana cerita yang diangkat mampu  menarik perhatian.

19. Film Animasi Terbaik

Si Juki The Movie

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@jukihoki

Film animasi buatan Faza Meonk berhasil unggul dan mendapatkan penghargaan Piala Citra 2018. Sebuah prestasi yang cukup membanggakan.

20. Film Dokumenter Pendek Terbaik

Rising from Silence

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@mzaenal33

Film dokumenter terbaik juga ikut ambil bagian dalam mendapatkan penghargaan. Di mana film Rising from Silence mendapat perhatian atas cerita yang diusungnya. Piala Citra 2018 berhasil dibawa pulang.

21. Film Dokumenter Panjang Terbaik

Nyanyian Akar Rumput

Piala Citra istimewa

fotoz: Instagram/@yuda.kurniawan

Kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik berhasil diraih 'Nyanyian Akar Rumput.' Film dokumenter ini mengisahkan Seorang Widji Thukul yang kerap menyuarakan aksinya dalam sebuah puisi. Widji Thukul memang dikenal sebagai seorang yang berjuang tanpa henti.

22. Film Pendek Terbaik

Kado

Piala Citra istimewa

foto: Instagram/@mzaenal33

Film pendek 'Kado' berhasil meraih penghargaan Piala Citra. Film pendek ini memang sudah banyak dilirik di beberapa festival. Tak heran jika film ini berhasil membawa pulang Piala Citra. Garapan dan kemasannya sangat menarik.