Brilio.net - Inovasi lensa kontak dengan tampilan-tampilan menarik, membuat wanita ataupun pria bisa menghiasi mata mereka dengan berbagai warna. Tak hanya itu, kebutuhan lensa kontak juga bisa mempermudah ketika malas menggunakan kacamata sebagai bantuan pengelihatan.

Prosedur penggunaan lensa kontak ini nyatanya masih banyak ditemui kesalahan dan sering melukai si penggunanya. Pemakaian yang berjam-jam tanpa ditetesi air khusus, atau memakai lensa kontak selama berbulan-bulan dengan lensa yang sama, menjadi faktor yang berbahaya untuk mata.

Selain itu, jika kamu memakai lensa kontak ini juga harus diperlukan treatment khusus agar tidak terjadi iritasi dan luka yang disebabkan kotoan dan debu yang masuk ke mata secara terus menerus.

Dikutip brilio.net dari Siakapkeli, Selasa (17/7) seorang perempuan yang memiliki akun Facebook bernama Mamy Loyy yang tingaal di Kota Bharu wilayah Malaysia ini ternyata mengalami kejadian yang cukup parah saat ia memakai lensa kontak. Simak penuturannya sebagai berikut.

Loading...

"Akibat pakai lens terlalu lama dulu tak percaya orang duk viral pakai lens ni bahaya sebab tak kena batang hidung sendiri lagi .. sekarang baru rasa ya Allah sakit teramat sangat .. mata tak boleh buka , langsung tak boleh tengok cahaya sebab sakit sangat .. mula mula rasa pedih then bila buka lens tu mata mula merah , xboleh buka .. pergi klinik doc cuci mata bru lega sikit tapi still xboleh buka .. airmata kluar xberhenti , doc just bagi ubat titik dalam mata je bagi rasa sejuk .. ya Allah dy punya sakit nak tidur pun xboleh xsangka mata sampai keluar darah bagai nasib baik Allah tak tarik nikmat melihat lagi .. alhamdulillah mata dah boleh buka sekarang .. beransur pulih .. Terima Kasih Ya Allah," tulis akun Mamy Loyy yang mengeluh dengan apa yang terjadi pada matanya.

Ia menuturkan bahwa dirinya memakai lensa kontak terlalu lama dan mengakibatkan matanya infeksi hingga mengeluarkan darah. Ia juga tidak bisa melihat cahaya langsung saat membuka matanya dan langsung merasakan sakit, lensa kontak yang ia beli pun memang sangat murah denga harga sekitar Rp 71 ribu. Beruntungnya, kini perempuan ini masih bisa melihat kembali setelah ia melakukan perawatan di rumah sakit.