Brilio.net - Citra Cirebon sebagai kota tilang terus berlanjut. Cerita tentang Polantas Kota Udang ini kembali ramai dibicarakan di media sosial, Selasa (17/5). Hal ini disebabkan insiden ditabraknya salah seorang Polantas Cirebon saat melakukan razia kendaraan bermotor. Polisi yang ditabrak pengendara itu pun tergeletak tak sadarkan diri.

Kejadian ini disaksikan oleh salah seorang pengendara, Idul Putra yang saat itu berada di lokasi kejadian, tepatnya di Kecamatan Losari, Cirebon. Melallui akun media sosialnya, ia menceritakan, insiden tersebut bermula saat dirinya mengendarai mobil dengan pelan di lajur kanan, karena melihat sedang ada razia kendaraan bermotor di sisi kiri jalan. Namun tiba-tiba dari samping kiri mobil Idul, muncul sebuah kendaraan Satria FU berwarna biru putih yang melaju dengan kecepatan sangat tinggi.

BACA JUGA: Pemotor ini mengaku dipukuli 3 polisi, duh kenapa ya?

Melihat motor tersebut tak memperlambat lajunya, salah seorang anggota Polantas yang sedang melakukan razia langsung menghadang. Di luar dugaan, bukannya berhenti atau memperlambat kecepatan, pengendara itu justru oper gigi rendah dan tancap gas. Prak!! Anggota Polantas yang menghadang kendaraan itu pun ditabrak pengendara itu.

"Puing-puing bagian motor yang hancur dari pengendara tadi pun berterbangan bersama polisi yang ditabraknya. Anggota polisi itu pun langsung tak sadarkan diri dengan patah tulang kaki," ujar Idul seperti dikutip brilio.net dari akun media sosialnya, Rabu (18/5).     

Loading...

Polantas cirebon ditabrak © 2016 Putra Ndull

Idul mengaku heran dengan aksi nekat pengendara tersebut. Pengendara yang menabrak hanya mengalami luka di bagian hidungnya sambil terduduk lemas di pinggir jalan, sedangkan Polantas yang ditabraknya tak sadarkan diri. Beberapa netizen mengomentari insiden tersebut.

"Emang di Cirebon razia kaya makan obat. Sehari bisa 3 kali. Saya pernah pengalaman pas razia di Cirebon, surat-surat mobil lengkap, terus ditanya kotak P3K lengkap, terus ditanya dongkrak mobil dan kunci kunci juga lengkap, terus ditanya segitiga pengaman semuanya lengkap.

Terakhir dicek tutup pentil, gila emang operasi di Cirebon. Tujuannya bukan penertiban tapi mencari cari kesalahan pengendara," ujar akun Bedix Ary, mengomentari kejadian yang diceritakan Idul tersebut.