Brilio.net - Terik matahari tidak memudarkan semangatnya. Di sebuah tepi jalan seorang kakek tampak duduk beralaskan sandal jepit. Lalu lalang kendaraan yang menghasilkan asap dan debu menjadi pemandangannya sehari-hari. Itulah yang yang dialami oleh seorang tua penjual kaca. Lapaknya ada di kawasan Pasar Lingkar Timur, Provinsi Bengkulu.

Meskipun tak lagi muda, kakek ini tidak memilih untuk berpangku tangan menjadi peminta-minta. Dia tetap berusaha mencari nafkah dengan cara yang baik. Kaca-kaca yang dijual itu adalah buatannya sendiri. Dijual dengan harga bervariasi. Ada yang Rp 5.000, Rp 7.500, dan Rp 10.000.

Sesekali dia sempat tersenyum meskipun hidup tidak terlalu memihak padanya. Sang kakek tinggal di sebuah rumah petak bersama anaknya.

Jika kamu tinggal di wilayah Bengkulu dan melihat kakek ini, sempatkan ya untuk melarisi dagangannya!

Berikut foto-fotonya yang diunggah akun Facebook Selamat Pagi Indonesia.

Loading...

1. Kulit-kulit keriputnya masih dirasa kuat untuk mencari nafkah sendiri.

kakek kaca  © 2016 brilio.net

2. Ketika melayani seorang pembeli.

kakek kaca  © 2016 brilio.net

3. Sang kakek tampak bahagia ketika dagangannya dibeli.

kakek kaca  © 2016 brilio.net

4. Semoga laris ya kek!

kakek kaca  © 2016 brilio.net