Brilio.net - Nasib tragis dialami seorang balita berusia dua tahun. Balita laki-laki berinisial YK tewas terlindas mobil Toyota Fortuner yang tengah dikendarai oleh tetangganya, AC, 33. Ia terlindas mobil bernopol N 1770 HZ di komplek tempat tinggalnya di Perum Quality Riverside, Desa Gamping, Kecamatan Krian, Sidoarjo pada Sabtu, 25 Mei 2024 sore.

Mengutip dari akun X @folkshittmedia, Senin (27/5), kejadian yang terekam CCTV itu memperlihatkan sang balita awalnya sedang duduk serta bermain di bangku taman yang menghadap ke arah utara. Selanjutnya, ia beranjak dari tempatnya dan lari ke tengah jalan, menuju sebuah tikungan.

Tiba-tiba melintas mobil Fortuner yang diketahui dikendarai AC melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Tabrakan pun tak bisa terhindarkan. Balita itu tertabrak bumper sebelah kanan hingga terpental ke kiri.

Saat terpental ke kiri, mobil tidak berhenti dan mengakibatkan tubuh korban terlindas ban depan dan belakang sebelah kiri. Diduga pengemudi tak menyadari kejadian tersebut karena blind spot. Warga yang melihat kejadian itu langsung berlari mengejar Fortuner tersebut.

Usai terlindas, korban diketahui sudah tidak sadarkan diri. Namun, ibu korban dan AC tetap membawanya ke rumah sakit.

Setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika untuk dilakukan visum.

AC bukan pertama kali melaju dengan kecepatan tinggi di perumahan. Bahkan dia sudah pernah diperingatkan oleh Hanif selaku ketua RT setempat. Hanif memberikan peringatan terhadap sopir Fortuner tersebut atas dasar laporan warga perumahan.

"Sebenarnya tiga bulan yang lalu pengemudi mobil Toyota Fortuner sudah kami berikan peringatan secara lisan maupun tertulis," kata Hanif.

Sementara itu, Kanit Gakkum Laka Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Ony Purnomo, pihaknya tengah menangani peristiwa itu. Dia juga sudah memanggil pengemudi mobil maupun saksi-saksi di lokasi untuk dimintai keterangan.

"Sudah kami tangani, sementara itu pengemudinya sudah diamankan apa ada unsur kelalaian pengemudi atau tidak dan yang lebih penting lagi apa ada unsur kelalaian pengawasan dari orang tua terhadap balitanya," ujar Ony saat diwawancarai oleh awak media.