Brilio.net - Sebuah keluarga yang berasal dari wilayah Sverdlovsk Rusia, mencoba menyelamatkan diri dari pandemi virus corona (Covid-19) di dalam hutan yang jaraknya beberapa kilometer dari pemukiman terdekat. Mereka beranggotakan lima orang, yakni sepasang suami dan istri serta ketiga anaknya yang berusia empat, delapan, dan sepuluh tahun.

Bermula pada tanggal 6 April, polisi Sverdlovsk menerima panggilan telepon dari seorang wanita di desa Krasnogvardeisky yang mengatakan bahwa saudara lelakinya telah membawa istri dan tiga anaknya ke hutan terdekat untuk menghindari ancaman infeksi virus corona. Wanita tersebut khawatir perihal kesejahteraan mereka, terutama kondisi anak-anak.

Setelah mengadakan operasi pencarian, polisi menemukan keluarga tersebut yang tinggal di hutan, di bawah langit terbuka. Polisi menanyakan perihal yang mereka lakukan di hutan bersama tiga anak kecil, lalu kepala keluarga yang berusia 33 tahun itu mengatakan kepada polisi bahwa mereka telah meninggalkan rumah mereka untuk menghindari infeksi virus corona baru. Ia berpikir bahwa mengisolasi diri di hutan yang jauh dari peradaban sepertinya ide yang bagus untuk meminimalkan risiko infeksi.

Menyelamatkan diri dari wabah Corona, keluarga ini ke hutan Berbagai sumber

foto: Press Service of the Main Directorate of the Ministry of Internal Affairs in the Sverdlovsk Region

Loading...

"Kepala keluarga mengatakan bahwa mereka telah pergi ke hutan, untuk menyelamatkan diri dari coronavirus Covid-19," lapor layanan pers Kementerian Dalam Negeri, dilansir Brilio.net dari Odditycentral, Senin (13/4).

Keluarga tersebut membawa beberapa perbekalan dasar, ponsel, dan berencana untuk kembali secara berkala ke desa untuk membeli bahan makanan. Keluarga itu berada di hutan hanya untuk sehari, anak-anak tidur di dahan pohon di udara terbuka dan memakan produk yang mereka bawa.

Menyelamatkan diri dari wabah Corona, keluarga ini ke hutan Istimewa

foto: Pixabay/MirceaIancu

Akhirnya, keluarga tersebut dikawal kembali ke Krasnogvardeisky, 150 kilometer timur laut Yekaterinburg. Dokter setempat juga memeriksa kondisi anak-anak dan mendapati mereka dalam keadaan sehat secara umum. Namun, anak-anak itu kemudian dibawa ke kantor pelayanan sosial.

"Orang tua telah dituntut berdasarkan Bagian 1 dari Pasal 5.35 dari Kode Pelanggaran Administratif karena tidak terpenuhinya atau pemenuhan yang tidak pantas oleh orang tua atau perwakilan hukum lainnya dari kewajiban di bawah umur untuk merawat, mendidik, melindungi hak dan kepentingan anak di bawah umur," menurut siaran pers.

Pasangan tersebut pun hanya dikenakan denda Rp 20.000 hingga Rp 105.000 saja.