Brilio.net - Bencana alam berupa longsor yang menimpa wilayah Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo pada Sabtu (1/4) membuat banyak orang berduka. Badan Nasional Penanggulangan Bencana menuturkan bahwa tim pencari dan penyelamat belum menemukan sekitar 26 korban hilang akibat bencana longsor tersebut. Sebanyak 1.655 personel SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas pun dikerahkan untuk mencari korban yang belum diketemukan.

Namun di tengah-tengah berjibakunya para petugas penyelamat, ada kejadian yang tak diharapkan banyak orang. Yaitu aksi warga yang justru mengambil foto selfie di lokasi longsor. Foto yang memperlihatkan dua orang perempuan yang salah satunya mengenakan helm berwarna hitam tersebut, akhirnya dikritik bahkan dikecam banyak orang. Tindakan tersebut dinilai tidak seharusnya karena lokasi yang digunakan untuk berselfie bukanlah tempat wisata, melainkan tempat meninggalnya puluhan orang akibat longsor.

selfie di longsor © 2017 Ponorogo Komunitas Online-foto: facebook.com/pozone

Foto perempuan yang belum diketahui identitasnya hingga sekarang tersebut, pertama kali diunggah oleh akun Ponorogo Komunitas Online pada Minggu (2/4). Foto tersebut kemudian ramai di media sosial dengan komentar yang mengkritik bahkan mengecam. "Sungguh terlalu, jika datang ke lokasi bencana alam hanya untuk swa foto seperti ini. Tidak patut untuk ditiru!!" tulis akun tersebut seperti dikutip brilio.net, Selasa (4/3).

selfie di longsor © 2017 Ponorogo Komunitas Online

Loading...

"Hatimu di mana saudaraku? bukannya menyibukan diri dengan menolong malah selfie. Saya lihat video dan baca berita saja sedih sekali ikut merasakan penderitaan saudara kita yang kena musibah, kok ada orang yang nggak punya hati selfie-selfie sambil tersenyum di tempat bencana. Ya Allah bukakan hatinya, biar ikut merasakan bagaiman rasanya orang kena musibah," ujar akun Nurhayati Buke Dwi mengomentari foto tersebut.

"Kersane (biarkan saja) mas, siapa tau mereka donatur longsor, kita nggak tau tujuan mereka kesana kan? Jangan menilai orang dari penampilanya aja yaaaa," tulis akun Abqory Abqory. "Sekalipun donatur etika mereka sangat tidak pantas. Niat bawa tongsing, niat dari rumah untuk selfi. Karena kalau donatur ya memfoto TKPnya bukan berfoto selfi sambil tersenyum," ujar akun Lidia Nata.