1. Home
  2. ยป
  3. Wow!
13 Maret 2021 22:00

10 Jenis tanaman hias Episcia atau daun beludru, untuk dekorasi rumah

Berasal dari Venezuela dan Kolombia, tanaman ini kini banyak dibudidayakan di Indonesia. Dwiyana Pangesthi

Brilio.net - Tanaman Episcia cupreata merupakan tanaman hias yang bayak digunakan sebagai tanaman penutup tanah karena sifatnya yang setengah menjalar atau creper. Tanaman Episcia cupreata juga lebih dikenal dengan sebutan daun beludru, sebab bagian tanaman ini ditutupi oleh bulu halus yang memberi kesan seperti beludru jika di sentuh. Selain itu tanaman ini juga memiliki sebutan lain seperti flame violet, lace flower, tanaman karpet, dan violet api.


Daun beludru ini berasal dari Venezuela dan Kolombia. Namun kini banyak dibudidayakan di Indonesia, sebab iklim tropis Asia Tenggara memang cocok dengan tanaman ini. Secara penampakan daun beludru ini berwarna mencolok dan memiliki corak yang beragam. Biasanya dapat tumbuh dalam roset 8 cm. Sehingga tanaman ini juga cocok dijadikan sebagai salah satu tanaman hias gantung.

BACA JUGA :
9 Tanaman pengusir ular paling ampuh, ada lidah mertua sampai lavender



Rupanya ada banyak jenis tanaman hias Episcia atau daun beludru yang bisa ditemukan di Indonesia. Apa saja jenisnya? Bagi kamu yang ingin mengoleksinya, berikut 10 jenisnya yang bisa kamu jadikan sebagai dekorasi rumah, seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Sabtu (13/3).


1.Episcia cupreata Frosty.

BACA JUGA :
Tips cara menanam tanaman hias gantung agar subur dan indah

foto: Instagram/@cicikwood

Kultivar frosty juga termasuk violet api yang paling 'tahan banting' seperti acajou. Daunnya berwarna hijau cerah berkilau dengan bulu-bulu halus seperti permadani. Sementara urat-uratnya berwarna hijau muda keperakan.


2. Episcia cupreata Black Star.

foto: Instagram/@diarykebunku

Black star memiliki daun lebat dalam nuansa warna hijau tembaga gelap. Sementara urat daunnya berwarna merah muda sampai ungu.


3. Episcia cupreata Acajou.

foto: Instagram/@rizkasari

Acajou termasuk jenis violet api yang paling mudah dibudidayakan. Kultivar ini memiliki daun berwarna cokelat kehijauan atau hijau tembaga. Pola urat daunnya berwarna hijau keperakan.


4. Episcia cupreata 'Alice Outback'.

foto: Instagram/@otechang23

Alice outback memiliki daun cantik dalam nuansa warna pink dan ungu gelap. Sementara tepiannya berwarna biru. Tanaman ini bisa menghasilkan bunga oranye dengan pangkal berwarna kuning.


5. Episcia cupreata 'Blue Nile'.

foto: Instagram/@george.orquideasce

Violet api jenis ini memiliki daun dengan warna hijau pekat yang membuatnya terlihat seperti warna nila. Karena itulah ia dinamai blue nile. Sementara bunganya berwarna ungu muda lembut.


6. Episcia cupreata Ember Lace.

foto: Instagram/@lavkaorhidei

Ember lace merupakan kultivar yang unik, cocok untuk Anda yang menyukai tanaman hias dengan pola warna acak. Daun tanaman ini dihiasi warna pink, hijau, dan putih dalam pola yang tidak seragam. Setiap daun terlihat berbeda.


7. Episcia cupreata Cleopatra.

foto: Instagram/@greenfingerssg

Violet api Cleopatra benar-benar menarik dengan daun berwarna pink muda dan motif putih dan hijau di bagian tengahnya. Sementara bunganya berwarna oranye kemerahan.


8. Episcia cupreata Gold Digger.

foto: Instagram/@forgottenelf

Flame violet gold gigger memiliki daun hijau cokelat dengan urat-urat pink keunguan di bagian tepinya. Bunganya berwarna oranye kemerahan dengan pangkal kuning.


9. Episcia cupreata Moonlight Valley.

foto: Instagram/@heparain_

Moonlight merupakan kultivar cantik dengan daun berwarna hijau keabu-abuan dengan bunga berwarna merah menyala.


10. Episcia cupreata Pink Panther'.

foto: Instagram/@anna_violets

Namanya memang pink panther, namun flame violet jenis ini memiliki daun hijau keperakan dengan tepian hijau gelap. Tanaman ini bisa menghasilkan bunga warna pink cerah.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags