1. Home
  2. ยป
  3. Jalan-Jalan
12 Juli 2016 10:30

8 Makam keramat dan bersejarah di Madura yang pas untuk wisata religi

Ternyata banyak juga yang memilih berkunjung ke tempat-tempat bersejarah hingga makam keramat di sekitar kampung halaman mereka. Islahuddin

Brilio.net - Liburan lebaran tidak selalu dipergunakan pemudik untuk mengunjungi tempat-tempat wisata. Ternyata banyak juga yang memilih berkunjung ke tempat-tempat bersejarah hingga makam keramat di sekitar kampung halaman mereka. Cara ini misalnya dilakukan para pemudik asal Madura.

Makam-makam keramat yang terdapat di Pulau Garam tersebut umumnya adalah makam para ulama dan kyai yang berperan menyebarkan agama Islam. Makam para kyai atau wali dalam Bahasa Madura juga sering disebut dengan Buju, sedangkan kompleks makam disebut pasarean. Ada juga makam para raja yang sempat memerintah di Kerajaan Madura. Berikut delapan makam yang banyak dikunjungi saat mudik di Madura:

1. Makam Syaikhona Kholil.

BACA JUGA :
20 Kuil eksotis di Asia patut jadi daftar tujuan wisatamu, keren!


Di kalangan umat Islam, khususnya Warga Nahdliyyin (NU), Raden Kyai Haji Kholil atau yang biasa disapa Mbah Kholil sangat terkenal karena beliau adalah guru dari pendiri NU, KH Hasyim Asyari. Makamnya terletak di dalam masjid Desa Mertajasah Kecamatan Kota Kabupaten Bangkalan.

2. Batu Ampar.

Pasarean yang terletak di Desa Proppo Barat, Pamekasan ini dimakamkan seorang ulama yang bernama Syaikh Abdul Manan.

3. Asta Tinggi.

BACA JUGA :
10 Wisata religi di Asia ini masih 'misterius', Indonesia juga ada!

Ini merupakan kawasan pemakaman khusus para raja dan keluarganya yang terletak di dataran tinggi bukit Kebon Agung Sumenep. Penataan makam dan pintu gerbangnya artistik dan indah.

BACA JUGA:Jangan coba-coba bawa amplop kosong ke pesta pernikahan di Madura ya..

4. Aeng Matah Ebuh (Air Mata Ibu).

Ini juga merupakan kompleks makam para pembesar kerajaan yang terletak di Bangkalan.

5. Syekh Yusuf Talango.

Guna mencapai makam ini, pengunjung harus menyeberang sekitar 15 menit dari pelabuhan Kalianget yang terletak di ujung Timur Madura.

6. Sunan Cendana.

Makam ini memang tidak seterkenal Makam Mbah Kholil dan juga Batu Ampar, namun bagi masyarakat Bangkalan, khususnya Kecamatan Kwanyar, Makan Sunan Cendana selalu mereka kunjungi saat mudik.

7. Masjid Agung Sumenep.

Letaknya di jantung Kota Sumenep. Masjid ini memiliki arsitektur bernuansa Tiongkok.

8. Keraton Sumenep.

Keraton yang terletak tidak jauh dari Masjid Agung ini banyak menyimpan banyak hal bersejarah tentang kejayaan Kerajaan Sumenep di masa silam.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags