1. Home
  2. ยป
  3. Film
11 Juli 2021 19:00

The Tomorrow War, fiksi ilmiah berlatar drama keluarga

Sementara di Indonesia, film yang disutradari Chris McKay ini akan dirilis pada 21 Juli 2021 mendatang. Suhairi
Instagram/thetomorrowwar

Brilio.net - Film bergenre fiksi ilmiah selalu penuh dengan kejutan. Baru-baru ini, Amazon Studio mengakusisi hak distribusi The Tomorrow War dari Paramount Pictures. Akusisi tersebut dilakukan karena dampak pandemi Covid-19 yang tidak kunjung reda. Oleh karena itu, akusisi tersebut merupakan salah satu cara agar The Tomorrow War dapat terdistribusi ke seluruh dunia.

Film ini rilis pada 2 Juli 2021 waktu Amerika Serikat dan tayang di Prime Video, situs video berlangganan berafiliasi dengan Amazon. Sementara di Indonesia, film yang disutradari Chris McKay ini akan dirilis pada 21 Juli 2021 mendatang.

BACA JUGA :
Drama Jepang Hitman In Love & She Was Pretty tayang eksklusif di WeTV


foto: primevideo.com

The Tomorrow War bercerita tentang James Daniel "Dan" Forester Jr. (Chris Pratt), seorang guru biologi dan veteran tentara yang gagal mendapatkan pekerjaan di pusat penelitian terkemuka pada Desember 2022. Kegagalan tersebut membuat impiannya pupus dan ia tak tahu bagaimana cara lain mengapai impian tersebut. Sementara itu, satu-satunya orang terdekatnya yang percaya adalah Muri muda (Ryan Kiera Armstrong), putri Dan yang berusia 9 tahun.

BACA JUGA :
Begini kisah dokter Aisyah yang harus memilih dalam Satu Amin Dua Iman

Filmini dibuka dengan sebuah pesta kecil saat Natal Desember 2022 tiba. Bersama istrinya Emmy Forester (Betty Gilpin) merayakan kegembiraan Natal. Namun, pesta kecil tersebut terganggu oleh berita menakutkan. Padahal, siaran tersebut seharusnya menyiarkan Piala Dunia 2022 yang sedang berlangsung.

foto: Instagram/thetomorrowwar

Berita tersebut, menyiarkan sekelompok tentara datang dari masa depan memperingatkan bahwa manusia berada di ambang kepunahan. Kepunahan tersebut disebabkan oleh White Spikes, alien masa depan yang menghancurkan bumi pada 2048. dan tiga tahun kemudian akan membunuh seluruh umat manusia.

Untuk menanggapi situasi tersebut, militer dunia mengirimkan militer dan relawan yang bersedia untuk ikut perang besar melawan White Spikes. Visualisasi White Spikes dalam film ini terlihat mirip dengan visualisasi dinosaurus ganas dalam fim Jurasick Park (1993).

Para militer dan relawan tersebut kemudian dikirim ke masa depan melalui lubang cacing yang disebut "Jumplink". Setelah sampai di masa depan, banyak dari relawan ini yang tidak selamat. Hal ini karena saat tiba di masa depan, mereka tidak sengaja dijatuhkan dari tempat yang tinggi tepat di atas kota pinggir pantai, Miami Beach, Florida, Amerika Serikat.

foto: primevideo.com

Dalam pertempuran masa depan tersebut, "Dan" Forester Jr. bergabung bersama ayahnya James Daniel Forester Sr. (JK Simmons) dan Kolonel Muri Forester (Yvonne Strahovski), ilmuwan militer yang ternyata merupakan anak Dan yang telah dewasa.

Muri menciptakan racun yang dapat membunuh White Spikes dan mengorbankan dirinya agar Dan, ayahnya dapat kembali ke masa lalu pada 2023 dengan menghancurkan Jumplink. Kehancuran Jumplink juga menjadi tanda bahwa perang di masa depan sudah berakhir.

foto: Instagram/thetomorrowwar

Beberapa waktu setelah kembali dengan selamat, Dan berdiskusi dengan istrinya Emmy Forester yang menyimpulkan bahwa White Spikes tidak tiba pada 2048. Baginya, White Spikes datang lebih awal dari yang diperkirakan. Film terus berjalan dan menemukan kapal alien yang terjatuh di Gletser Akademi Ilmu Pengetahuan di Pulau Komsomolets.

Walaupun dipenuhi dengan perang militer melawan alien, film ini menyimpan drama keluarga yang hangat. Dan Forester tampil dengan wajah lugu dan jauh dari anggapan sebagai orang cerdas.

Di akhir film, Dan beserta kawan-kawannya mengetahui bahwa perang di masa depan dapat dihindari dan umat manusia selamat dari serbuan alien. Selain itu, Dan membawa James, ayahnya sendiri untuk pulang dan bertemu Emmy beserta putrinya, Muri.


Judul: The Tomorrow War
Sutradara: Chris McKay
Penulis: Zach Dean
Produser: David Ellison
Tanggal rilis Amerika: 2 Juli 2021
Tanggal rilis Indonesia: 21 Juli 2021
Durasi: 138 menit
Bahasa: Inggris
Negara: Amerika

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags