Brilio.net - Saat kita menyantap makanan, tentu hal pertama yang kita perhatikan adalah bahan dasar makanan tersebut, tampilan, dan juga kebersihan. Di beberapa negara, bahan makanan yang aneh dan cenderung ekstrem sudah banyak dijual di pasaran.

Negara yang terkenal dengan makanan ekstrimnya adalah Thailand. Berbagai serangga dijual di jajanan kaki lima. Rupanya, kebiasaan menyantap hewan aneh juga banyak dilakukan oleh masyarakat Vietnam. Salah satu hewan yang sering dikonsumsi adalah tikus.

olahan daging tikus © 2017 brilio.net

Seperti dilansir brilio dari World of Buzz rupanya, daging tikus dipercaya memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh salah satunya menghilangkan nyeri pada tubuh. Sementara itu, untuk kecantikan pun memiliki manfaat. Daging tikus dipercaya memiliki kandungan mengandung asam amino esensial yang membantu regenerasi kulit. Dengan kata lain, daging tikus setara dengan suplemen kulit mereka.

Namun jangan salah, tikus yang dikonsumi ini bukan tikus kota yang berada di gorong-gorong jalan loh. Melainkan tikus yang hidup di persawahan. Meski senagai hama bagi para petani, namun tikus ini bagus dikonsumsi karena hanya memakan padi saja.

Daging tikus yang memiliki kepala yang lebih besar, mengandung lemak yang lebih banyak. Sehingga memiliki cita rasa cita rasa manis dan gurih. Di Vietnam sendiri, daging tikus dibandrol dengan harga Rp 28.000. Jumlah tersebut bisa dikonsumsi oleh tujuh orang sekaligus dalam satu kali makan.