Brilio.net - Penyebaran virus Corona menjadi masalah kesehatan global sejak awal tahun 2020. Wabah dari Wuhan, China ini pertama kali ditemukan pada awal Januari 2020 lalu. Berbagai imbauan mengenai pencegahan untuk mengatasi masalah itu pun dilakukan. Kini semenjak virus tersebut menyebar ke berbagai negara di dunia, begitu membawa dampak yang amat terasa.

Selain banyak kegiatan pagelaran yang ditunda dan dibatalkan ada juga cerita lain di balik munculnya wabah Corona atau Covid-19. Avi Schiffmann (17) seorang siswa dari Washington, AS kemudian membuat situs web untuk memonitor virus tersebut dan memberikan fakta tentang penyakit tersebut.

Remaja itu sangat berdedikasi untuk proyeknya. Dia menghabiskan hingga 6 jam setiap hari untuk memasukkan data virus Corona dari seluruh dunia. Ia bahkan menghabiskan seluruh akhir pekannya di kamar, bekerja sepanjang malam dan begadang sampai jam 7 pagi untuk itu.

Melansir dari Boredpanda, Avi yang bersekolah di Mercer Island High School, meluncurkan situs webnya itu pada bulan Desember 2019 dan telah mengutak-atiknya sejak itu. Situs webnya memperbaharui jumlah orang yang terinfeksi virus Corona setiap 10 menit dengan mengumpulkan data serta referensi dari sumber-sumber terpercaya seperti WHO, the Centers for Disease Control and Prevention, serta departemen kesehatan tiap negara.

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

ciptakan situs informasi   © 2020 Instagram/@avischiffmann

foto: ncov2019.live

"Saya pikir akan keren jika ada situs web yang dapat menarik semua informasi dari semua jenis sumber," ujar remaja itu seperti dikutip dari TODAY.

"Saya terutama ingin membuat sesuatu yang akan menunjukkan data seakurat mungkin karena ada banyak infromasi yang salah," tambahnya.

Dia melanjutkan bahwa situs yang ia buat selalu ditambahkan fitur baru dan beradaptasi seiring berjalannya waktu. Di masa depan, mungkin orang kurang tertarik untuk mengetahui kasus di satu negara melainkan lebih tertarik mengetahui persentasi kenaikan dari minggu ke minggu.

ciptakan situs informasi   © 2020 Instagram/@avischiffmann

foto: ncov2019.live

Menurut remaja itu, orang akan mengiriminya pesan jika mereka menemukan sesuatu yang tak akurat.

"Beberapa waktu lalu, ada bug besar, di mana itu menggandakan semua jumlah kasus virus Corona. Dan saya mendapat ratusan pesan. Tapi secara keseluruhan, saya telah melakukan pekerjaan yang baik untuk mengelola server saya."

Dia juga memasukkan jumlah orang yang telah pulih dari virus Corona untuk menunjukkan gambaran situasi yang lebih bernuansa serta pembaruan secara teratur. Situs web Avi, ncov2019.live kini telah dikunjungi jutaan orang setiap waktunya.

ciptakan situs informasi   © 2020 Instagram/@avischiffmann

foto: ncov2019.live

Situs yang dibuat oleh Avi ditanggapi positif oleh netizen. Netizen mengomentari bahwa apa yang Avi lakukan amat bermanfaat bagi orang banyak.

"Well done! It's awesome and finally a complete overview also including recoveries and critical cases. Great!" tulis Patricia Huber-Kunath.

"Fantastic initiative, thank you for giving the medical world this additional information, well done you!" kata Julia Stacey.

"Thanks, Avi! It's awesome that you have used your intelligence to create something the world can use! Congratulations!" ungkap Donna Hall.

(brl/red)