Brilio.net - Pencitraan bumi saat ini sudah semakin mudah dilakukan seiring dengan berkembangnya teknologi. Bahkan, dengan satelit di luar angkasa, bumi dapat dilihat bentuknya secara detail. Tentu hal itu juga berbeda dengan pencitraan bumi puluhan tahun silam.

Tujuh puluh tahun lalu, manusia mengambil foto planet bumi dari luar angkasa untuk pertama kalinya. Gambar yang dihasilkan sangat sederhana. Diambil dari roket V2 Nazi pada 24 Oktober 1946, didapatkan foto hitam putih yang menunjukkan bagaimana bentuk planet bumi. Fakta fenomenal itu diungkapkan akun Twitter resmi NASA yang menguak tentang sejarah yang telah dilakukan, yakni NASA History Affice.

"70 years ago #today in 1946, White Sands Missile Range scientists launched V-2 No. 13 & took the 1st pictures of Earth from space, 105 km up," tulisnya dikutip brilio.net, Rabu (26/10).

Loading...

Meski hasil yang didapatkan jauh dengan hasil yang ada saat ini, tentu foto yang diambil 70 tahun lalu itu sudah diambil dengan teknologi paling mutakhir pada masanya. Foto tersebut diambil sekitar 105 kilometer di atas bumi oleh roket yang diluncurkan dari White Sands Missile Range jauh sebelum misi pesawat luar angkasa Uni Soviet, Sputnik, dilakukan pada tahun 1957.

Secara diam-diam, ilmuwan dan insinyur Amerika Serikat meluncurkan roket yang menghasilkan foto itu. Sejak 1946, pencitraan bumi telah menjadi bagian integral dari pemerintah serta kerja pribadi. Kini, pencitraan bumi dari luar angkasa tak sekadar untuk mengetahui bentuk bumi, tapi juga untuk pelacakan cuaca maupun menunjukkan detail bumi dengan aplikasi seperti Google Earth.

earth 70 years ago © 2016 brilio.net

NASA dan badan-badan antariksa lain di seluruh dunia telah mengawasi bumi menggunakan berbagai satelit yang dilengkapi dengan kamera yang dirancang untuk memonitor cuaca bumi dan berbagai sistem lain. Pada 1972 melalui misi Apollo 17, bumi dipotret secara penuh pertama kali dalam perjalanannya ke Bulan. Foto itu kemudian dikenal dengan nama 'Blue Marble'.

Setelah foto 1972, sejumlah satelit juga berusaha memotret bumi. Tapi karena jaraknya yang kurang jauh, bumi harus dipotret dalam beberapa frame kemudian disatukan. Kamu makin takjub dengan perkembangan dunia antariksa kan?