Brilio.net - Sebelum Indonesia terbebas dari penjajahan negara lain, banyak pahlawan yang turun ke medan perang untuk mendapatkan kebebasan atau kemerdekaan negara Indonesia. Para pahlawan ini rela mempertaruhkan nyawanya untuk membela masyarakat Indonesia.

Menghadapi kejamnya para penjajah, tak sedikit pahlawan bangsa yang gugur. Meski begitu, hingga kini nama-nama para pahlawan yang gugur tersebut masih diingat oleh masyarakat karena perjuangannya untuk Indonesia. Tanpa para pahlawan, bangsa Indonesia tak akan pernah mendapatkan kemerdekaan dan kebebasan dari tangan para penjajah.

Selain karena perjuangannya, para pahlawan juga dikenang karena kata-kata bijak yang diucapkan ketika sedang memberikan pidato atau nasihat untuk bangsa. Kata-kata tersebut bisa dijadikan motivasi untuk tetap semangat menghadapi berbagai tantangan dalam hidup. Seperti 75 kata-kata mutiara dari para pahlawan yang sudah dirangkum brilio.net pada Rabu (10/11) berikut ini.

Kata-kata mutiara dari para pahlawan Indonesia.

kata mutiara dari para pahlawan © 2021 brilio.net

foto: Instagram/@rumahzakat

1. "Hidup bukanlah tentang ‘Aku Bisa Saja’, namun tentang ‘Aku Mencoba’. Jangan pikirkan tentang kegagalan, itu adalah pelajaran." -Soekarno

2. "Kematian adalah yang terakhir dalam waktu tetapi sekaligus yang awal dari kekalahan." –Bung Hatta

3. "Percaya dan yakinlah bahwa kemerdekaan satu negara yang didirikan di atas timbunan runtuhan ribuan jiwa, harta benda dari rakyat dan bangsanya tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia, siapa pun juga." -Jenderal Soedirman

4. "Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu." -R. A. Kartini

5. "Jika kalian ingin menjadi pemimpin besar, menulislah seperti wartawan dan bicaralah seperti orator." -H.O.S Tjokroaminoto

6. "Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya." -R. A Kartini

7. "Indonesia merdeka bukan tujuan akhir kita. Indonesia merdeka hanya syarat untuk bisa mencapai kebahagiaan dan kemakmuran rakyat. -Bung Hatta

8. "Berapapun cepatnya kebohongan itu, namun kebenaran akan mengejarnya juga." -Tan Malaka

9. "Kejahatan akan menang bila orang yang benar tidak melakukan apa-apa." -Jenderal Sudirman

10. "Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk terhadap kenyataan, asalkan kau yakin di jalan yang benar maka lanjutkan." -Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid)

11. "Kemerdekaan nasional bukan pencapaian akhir, tapi rakyat bebas berkarya adalah pencapaian puncaknya" -Sutan Syahrir

12. "Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita. Selamat Hari Pahlawan" -Mohammad Hatta

13. "Selama banteng-banteng indonesia masih mempunyai darah merah, yang bisa membikin secarik kain putih menjadi merah putih, Maka selama itu kita tidak akan menyerah kepada siapapun juga. Selamat Hari Pahlawan." -Bung Tomo.

14. "Kemerdekaan nasional adalah bukan pencapaian akhir, tapi rakyat bebas berkarya adalah pencapaian puncaknya." -Sutan Syahrir

15. "Agar persatuan dan kepedulian tak makin pudar, teruslah menjunjung tinggi sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia." –Bung Hatta

16. "Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu." –R. A Kartini

17. "Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka." -Soekarno

18. "Biarlah pengalaman masa lalu kita menjadi tonggak petunjuk, dan bukan tonggak yang membelenggu kita." –Bung Hatta

19. "Dalam menghadapi musuh, tak ada yang lebih mengena daripada senjata kasih sayang." - Cut Nyak Dhien

20. "Berapapun cepatnya kebohongan itu, namun kebenaran akan mengejarnya juga." -Tan Malaka

21. "Ingatlah! Bahwa dari dalam kubur, suara saya akan lebih keras daripada dari atas bumi." -Tan Malaka

22. "Tidak ada kemarahan yang begitu berpengaruh seperti pengaruh dari teladan yang baik." -Cut Nyak Dhien

23. "Kita tunjukkan bahwa kita adalah benar-benar orang yang ingin merdeka. Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka." -Bung Tomo

24. "Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri." -Mohammad Yamin

25. "Seorang perempuan yang mengorbankan diri untuk orang lain, dengan segala rasa cinta yang ada dalam hatinya, dengan segala bakti, yang dapat diamalkannya, itulah perempuan yang patut disebut sebagai "ibu" dalam arti sebenarnya." –R. A Kartini

Kata-kata mutiara dari para pahlawan penuh makna.

kata mutiara dari para pahlawan © 2021 brilio.net

foto: Instagram/@sejarahindonesia_45

26. "Biarlah pengalaman masa lalu kita menjadi tonggak petunjuk, dan bukan tonggak yang membelenggu kita." -Bung Hatta

27. "Kematian adalah yang terakhir dalam waktu tetapi sekaligus yang awal dari kekalahan." -Bung Hatta

28. "Agar persatuan dan kepedulian tak makin pudar, teruslah menjunjung tinggi sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia." -Bung Hatta

29. "Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu." -R. A Kartini

30. "Aku ini bukan apa-apa kalau tanpa rakyat. Aku besar karena rakyat, berjuang karena rakyat, dan aku penyambung lidah rakyat." –Soekarno

31. "Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba. Jadi tetaplah bersemangat elang rajawali." –Soekarno

32. "Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bistik tapi budak." –Soekarno

33. "Indonesia merdeka bukan tujuan akhir kita. Indonesia merdeka hanya syarat untuk bisa mencapai kebahagiaan dan kemakmuran rakyat." –Bung Hatta

34. "Hamba-hamba Allah penghuni surgawi, harus menggunakan bahasa yang halus dan sopan." –Bung Hatta

35. "Satu kelas atas satu bangsa yang tidak mampu melemparkan peraturan-peraturan kolot serta perbudakan dengan perantaraan revolusi, niscaya musnah atau ditakdirkan menjadi budak buat selama-lamanya." -Tan Malaka

36. "Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri." –R. A Kartini

37. "Cuma sedikit orang yang rela menjadi kecil, sehingga bisa dipakai oleh Allah untuk melewati lubang-lubang ujian yang sempit." -Cut Nyak Dhien

38. "Berpedomanlah pada harapan dan ketetapan hati. Berpedomanlah pada cita-cita, berpedomanlah pada impian dan angan-angan." -IR. Soekarno

39. "Pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita. Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar. Percayalah saudara-saudara, Tuhan akan melindungi kita sekalian." -Bung Tomo.

40. "Kejahatan akan menang bila orang yang benar tidak melakukan apa-apa." -Jenderal Soedirman

41. "Untuk mencapai sesuatu, harus diperjuangkan dulu. Seperti mengambil buah kelapa, dan tidak menunggu saja seperti jatuh durian yang telah masak." –Mohammad Natsir

42. "Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba. Jadi, tetaplah bersemangat elang rajawali." –Soekarno

43. "Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri." -Moh Yamin

44. "Kami, tentara Republik Indonesia, akan timbul dan tenggelam bersama negara." -Jenderal Soedirman

45. "Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan prajurit yang mudah dibelokkan haluannya. Kita masuk dalam tentara karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi bangsa dan negara." -Jenderal Soedirman

46. "Apapun yang dilakukan oleh seseorang itu, hendaknya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, bermanfaat bagi bangsanya, dan bermanfaat bagi manusia di dunia pada umumnya." -Ki Hajar Dewantara

47. "Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang." -R. A Kartini

48. "Pada waktu kita khawatir, kita terkadang lebih percaya pada masalah kita dari pada janji Allah." -Cut Nyak Dhien

49. "Cuma sedikit orang yang rela menjadi kecil sehingga bisa dipakai oleh Allah untuk melewati lubang-lubang ujian yang sempit." -Cut Nyak Dhien

50. "Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi, satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri." -R. A Kartini

Kata-kata mutiara dari para pahlawan penuh semangat.

kata mutiara dari para pahlawan © 2021 brilio.net

foto: Instagram/@bio.pahlawan.id

51. "Seribu orang tua bisa bermimpi, satu orang pemuda bisa mengubah dunia." –Soekarno

52. "Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita." -M. Hatta

52. "Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri." -R.A. Kartini

53. "Kita tunjukkan bahwa kita adalah benar-benar orang yang ingin merdeka. Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka" -Bung Tomo

54. "Jangan kamu pernah merasakan bahwa cinta yang kamu rasakan itu membuatmu derita, sungguh tuhan memberikan cinta dalam hatimu adalah anugerah dan itu harus kamu syukuri." -Ir. Soekarno

55. "Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya." -Ir. Soekarno

56. "Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita." -Mohammad Hatta

57. "Kemerdekaan suatu negara dapat dijamin teguh berdiri apabila berpangkal pada kemerdekaan jiwa." -Ki Hadjar Dewantara.

58. "Kemerdekaan suatu negara dapat dijamin teguh berdiri apabila berpangkal pada kemerdekaan jiwa." -Buya Hamka

59. "Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun." –Soekarno

60. "Pendidikan dan pengajaran di dalam Republik Indonesia harus berdasarkan kebudayaan dan kemasyarakatan bangsa Indonesia, menuju ke arah kebahagiaan batin serta keselamatan hidup lahir." -Ki Hajar Dewantara

61. "Berpikir besar kemudian bertindak." –Tan Malaka

62. "Kalau sistem itu tak bisa diperiksa kebenarannya dan tak bisa dikritik, maka matilah ilmu pasti itu." –Tan Malaka

63. "Bahwa kebiasaan menghafal itu tidak menambah kecerdasan, malah menjadikan saya bodoh, mekanis, seperti mesin." –Tan Malaka

64. "Di mana ada kemerdekaan di situ harus ada disiplin yang kuat. Sungguh disiplin itu bersifat self disiplin, yaitu kita sendiri mewajibkan dengan sekeras-kerasnya. Dan peraturan yang sedemikian itu harus ada di dalam suasana yang merdeka." -Ki Hajar Dewantara

65. Pengaruh pengajaran itu umumnya memerdekakan manusia atas hidupnya lahir, sedang merdekanya hidup batin terdapat dari pendidikan. -Ki Hajar Dewantara

66. Di dalam hidupnya anak-anak adalah tiga tempat pergaulan yang menjadi pusat pendidikan yang amat penting baginya, yaitu alam keluarga, alam perguruan dan alam pergerakan pemuda. -Ki Hajar Dewantara

67. "Kejahatan akan menang bila orang yang benar tidak melakukan apa-apa." -Jendral Soedirman

68. "Menjaga wudhu, salat tepat waktu, cinta rakyat sepenuh hati." -Jendral Soedirman

69. "Kebebasan berarti bebas melakukan semua kebaikan, bukan bebas lepas melakukan semua kejahatan tanpa boleh diadili." -Jendral Soedirman

70. "Orang yang ingin memberi perintah lebih dahulu harus mau diperintah." -Jendral Soedirman

71. "Saat membicarakan orang lain Anda boleh saja menambahkan bumbu, tapi pastikan bumbu yang baik." -R. A. Kartini

72. "Bagi saja ada dua macam bangsawan, ialah bangsawan fikiran dan bangsawan budi. Tidaklah yang lebih gila dan bodoh menurut pendapat saya dari pada melihat orang yang membanggakan asal keturunannya." -R. A. Kartini

73. "Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam." -R. A. Kartini

74. "Tidak ada yang lebih kuat dari kelembutan, tidak ada yang lembut dari kekuatan yang tenang." -Jendral Soedirman

75. "Kadang kita terlalu sibuk memikirkan kesulitan-kesulitan sehingga kita tidak punya waktu untuk mensyukuri rahmat Tuhan."

(brl/lin)

(brl/lin)