Brilio.net - Tsunami yang menerjang kawasan Selat Sunda pada Sabtu malam (22/12) membawa duka baru bagi masyarakat Indonesia. Hingga kini, gelombang tsunami setinggi tujuh meter itu telah menewaskan 43 orang dari beberapa kawasan pantai di Kabupaten Pandeglang, Banten seperti Pantai Tanjung Lesung, Sumur, Teluk Lada, Penimbang dan Carita. Selain Pandeglang, Kabupaten Lampung Selatan pun juga menjadi daerah yang terkena tsunami.

Salah satu korban tsunami ini adalah grup band Seventeen yang malam itu tengah manggung dalam acara gathering perusahaan PLN UIT JBB di Tanjung Lesung. Di antara personel Seventeen, dua orang diketahui meninggal, yaitu M. Awal Purbani atau Bani (bass) dan juga Oki Wijaya (road manajer).

Kepergian Bani dan Oki pastinya menjadi duka mendalam bagi personel Seventeen. Sebelum meninggal, Bani rupanya sempat membuat Insta Story berupa persiapan sebelum manggung pada Sabtu (22/12).

unggahan terakhir bani Seventeen instagram

foto: Instagram/@baniseventeen

Loading...

Pada beranda akun Instagram Bani, unggahan terakhir pada 11 Desember 2018 berisi foto Bani bersama sang anak yang tengah naik motor. Bani pun nampak tersenyum di foto itu sambil melihat kamera.

unggahan terakhir bani Seventeen berbagai sumber

foto: Instagram/@baniseventeen

"Hore bapakku pulang..??," tulis Bani pada caption.

Unggahan Bani kini dibanjiri komentar dari warganet yang mengungkapkan belasungkawa mereka.

"Innalillahi turut berduka yaaa om bani ????????," tulis @andinisk.

"Ya Allah.. captionx ?????? innalillahi wainna ilahi roji’un," komentar @andinurhidayah.

"Pulang beneran Ya Allah, sabar ya adek??????," ungkap @syahnaznf.

"Innaliahiwainalillahirajiun, selamat jalan mas bani semoga Husnul Khotimah ya??????," tulis @vionadjubiharto.

Hingga kini beberapa personel dan orang terdekat Seventeen, seperti Herman (gitaris), Andi (drummer), Ujang (teknisi), dan Dylan (istri Ifan Seventeen) belum ditemukan. Ifan Seventeen berharap agar kawan-kawan dan istrinya itu dapat ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat.