Brilio.net - Duka tengah menyelimuti keluarga Bunga Citra Lestari (BCL). Sang suami, Ashraf Sinclair meninggal dunia pada Selasa (18/2) akibat serangan jantung. Kepergian Ashraf yang begitu mendadak tentu mengejutkan banyak orang. Apalagi, semasa hidupnya Ashraf dikenal sebagai sosok yang menerapkan pola hidup sehat dan tak punya riwayat sakit parah.

Bahkan, malam sebelum meninggal, Ashraf diketahui sempat berlatih di pusat kebugaran dekat rumahnya. Meninggalnya Ashraf juga mengejutkan Oka Tripambudi, trainer di pusat kebugaran tempat Ashraf biasa berlatih. Menurut Oka, almarhum selalu mengikuti kelas pukul 19.30 WIB dengan keceriaan yang terlihat jelas di wajahnya.

"Dia datang seperti biasa, happy menyapa semuanya. Benar-benar menyenangkan orangnya," ungkap Oka seperti dikutip dari Kapanlagi.com, Rabu (19/2).

trainer ungkap kondisi Ashraf Sinclair © 2020 berbagai sumber

foto: Instagram/@ashrafsinclair

Loading...

Selain itu, Oka mengatakan bila Ashraf sempat tidak latihan selama seminggu. Oleh karena itu, saat latihan semalam almarhum pun diminta untuk memulai sesi latihan dari awal karena harus menyesuaikan dengan kondisi tubuh. Ashraf pun tak mempermasalahkannya.

Semalam sebelum meninggal, Ashraf berlatih selama satu jam sampai pukul 20.30 WIB. Selama latihan berlangsung, menurut Oka tidak ada keluhan yang diungkapkan oleh almarhum.

"Beliau ngerti betul dengan kondisinya, sampai semua teknik dia aware. Kemudian selesai latihan pun nggak ada kondisi yang mencurigakan. Dia masih dengan ceria menyapa teman-teman di sini, sampai beliau pulang dan saya mendengar beritanya," ujar Oka.

trainer ungkap kondisi Ashraf Sinclair © 2020 berbagai sumber

foto: KapanLagi/Irfan Kafril

Oka sendiri mengaku terkejut dan tak percaya Ashraf telah tiada. Apalagi mereka berdua ternyata sudah berteman sejak tahun 2012 silam. Lalu seperti apa sosok almarhum di mata Oka?

"Selama ini beliau dikenal sebagai seseorang yang sangat, sangat, sangat ramah dan baik buat semua. Dari dia datang sangat ramah, nyapa semua. Dia orangnya positif, kami sangat adore kepribadian almarhum, sangat kita hormati. Kalau pulang dia cuma bilang sampai ketemu besok, see you tomorrow. Semalam juga gitu. Dia bilang, 'See you in the morning'," pungkasnya.