Brilio.net - Wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia, hingga Sabtu (21/3) telah menjangkiti 450 orang. Dari angka itu 20 orang dinyatakan sembuh dan 38 orang meninggal dunia.

Wabah yang telah menjadi pandemi ini menjadi perhatian dunia karena telah menyebar hingga 184 negara. Pemerintah Indonesia sendiri terus berupaya menghentikan persebaran Covid-19 dengan menerapkan berbagai kebijakan.

Tenaga medis bekerja nonstop untuk menangani pasien terinfeksi corona. Tak hanya pasien positif saja, tetapi juga pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pengawasan (ODP).

Diakui pemerintah, tak sedikit petugas medis yang bahkan terinfeksi Covid-19 saat menangani pasien. Melansir dari liputan6.com, tiga orang dokter juga dilaporkan meninggal dunia lantaran terinfeksi virus corona.

Sutradara dan komedian Raditya Dika juga membagikan cerita pilu rekan SMA-nya yang meninggal dunia karena terinfeksi virus corona. Melalui akun Instagram, Raditya Dika mengungkapkan bahwa teman seangkatannya yang berprofesi sebagai dokter itu meninggal dunia di usia 34 tahun.

Loading...

"Jam 4 pagi tadi salah satu teman seangkatan saya di SMU 70 dulu telah meninggal dunia karena COVID 19. Umurnya masih 34 tahun, orangnya baik dan pintar. Kebetulan teman saya adalah seorang dokter dan terpapar saat bertugas," tulis Raditya dalam akun Instagramnya.

Dalam unggahannya Raditya Dika pun berpesan kepada masyarakat untuk menyikapi wabah ini secara serius. Ia mengingatkan agar tak ada satu orang pun yang meremehkan penyebaran Covid-19.

"Teman2, virus ini serius. Jangan diremehkan. Jaga diri baik2. SEMUA orang bisa kena dan jadi korban. Please kalau memang bisa, di rumah aja," imbuhnya.

Suami Anissa Aziza ini juga berpesan kepada pihak-pihak tertentu untuk membantu berdonasi untuk tenaga kesehatan. Apalagi di saat seperti ini, tenaga medis adalah garda depan dalam menangani virus corona.

"Bantu juga donasi untuk alat pelindung diri di saluran yg dipercaya untuk para tenaga kesehatan yang bertugas. Jangan timbun masker, sarung tangan, mereka lebih butuh itu semua daripada kita. Stay safe semuanya," tutup Raditya Dika.

Sekadar diketahui, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) membenarkan kabar meninggalnya 3 dokter lantaran terinfeksi Covid-19. Adapun tiga dokter yang meninggal, yaitu dokter spesialis saraf Hadio Ali Khazatsin, spesialis bedah Djoko Judodjoko, dan spesialis telinga hidung tenggorokan (THT) Adi Mirsa Putra.

"Kabar dr Hadio yang saya terima, almarhum meninggal hari ini (22/3/2020) saat subuh. Dokter Djoko dapat berita meninggalnya dua hari lalu (20/3/2020), dr Adi Mirsa kabar meninggalnya kemarin (21/3/2020)," ungkap Ketua Pengurus Besar IDI Daeng M Faqih seperti dikutip dari liputan6.com.