Brilio.net - Bukan lagi rahasia, spot wisata Indonesia memukau pelancong dalam maupun luar negeri. Bahkan tak jarang destinasi wisata Tanah Air dijadikan latar tempat novel hingga film. Bukan hanya dalam negeri, novel maupun film luar negeri pernah juga berlatar tempat di Indonesia.

Salah satu contoh film dunia diangkat dari novel yang syuting di Indonesia adalah Eat, Pray, Love (2010) karya Elizabeth Gilbert dengan bintang utamanya Julia Roberts. Mengambil tempat di Bali, film ini menyuguhkan pesona alam Pulau Dewata.

Tak jauh-jauh film produksi Negara Barat, insan perfilman negeri tetangga Malaysia pun pernah mengabadikan keelokan alam Indonesia. Salah satu aktor top Malaysia yang menjadi saksinya adalah Remy Ishak (37). 

Aktor yang sebentar lagi tampil dalam film anyar berjudul Sangkar itu baru saja menikmati keindahan Jogja beberapa hari lalu. Sebelumnya diketahui Remy juga pernah syuting di Belitung untuk sinetron Malaysia berjudul Kekasih Paksa Rela.

Menurut penelusuran Brilio.net pada Sabtu (24/8), aktor sekaligus pebisnis fashion itu sempat mengunggah momen jalan-jalan di Jalan Malioboro ke Instagram Story. Tak sendiri, Remy tampak bersama Izara Aishah, aktris Malaysia yang diketahui merupakan menantu Siti Nurhaliza.

Loading...

Syuting di Jogja, aktor Malaysia Remy Ishak tak sabar balik lagi berbagai sumber

foto: screenshot via Instagram/@remyishak

Untuk diketahui, mereka sedang menjalani syuting miniseri bergenre romansa bertajuk Ombak Rindu untuk layanan video iFlix Malaysia. Ombak Rindu merupakan novel karya Fauziah Ashari tahun 2002.

Sebelumnya, Ombak Rindu sudah pernah diangkat ke layar lebar Malaysia pada 2011. Aaron Aziz, Lisa Surihani, dan Maya Karin dipercaya membintanginya. Tahun ini, Ombak Rindu dijadikan miniseri dengan ada beberapa penyesuaian.

Pertama kali bertandang ke Jogja, memberikan kesan tersendiri bagi Remy.

"Ya, baru pertama kali saya ke Jogja. Asyik sekali ya tu tempatnya," katanya bersemangat kepada Brilio.net melalui sambungan telepon, Rabu (28/8).

Di Jogja, Remy berkunjung ke beberapa tempat wisata. Meski mengaku tak mengingat pasti nama salah satu tempat yang dikunjungi, Remy sempat mengunggah momen kocak di wisata alam Jogja di Instagram. Dalam unggahannya tersebut, Remy menuliskan caption, "kena sampuk hantu bukit di Jogja."

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

kena sampuk hantu bukit di Jogja.

A post shared by Remy Ishak (@remyishak) on

Bukan hanya satu, unggahan lain Remy menunjukkan dia sedang menikmati pantai Jogja. Saat dikonfirmasi Brilio.net, Remy mengiyakan lokasi unggahannya itu di Pantai Parangtritis. Bagi masyarakat yang pernah ke pantai-pantai di area Bantul, seperti Parangtritis, Depok, Parangkusumo, ciri khas pasirnya adalah hitam dengan debur ombak besar. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

adakah kau melihat dunia seperti aku melihatnya..? #tiberrrr

A post shared by Remy Ishak (@remyishak) on

Selain syuting, Remy juga sempat menikmati beberapa makanan tradisional. Tak hanya menyantap masakan Sunda dan Padang, dia juga mencicipi gudeg khas Jogja.

Seakan belum puas berkunjung ke Jogja sekali, Remy menyatakan keinginannya kembali ke Kota Gudeg untuk berlibur.

"Saya merasakan mau lagi sekali ke Jogja. Nggak puas gitu karena pertama kalinya saya datang cuma untuk syuting film. Jadi, saya rasa mau ke sana semula untuk bercuti karena tempatnya saya rasa cocok untuk berlibur," paparnya.

Kiprah Remy Ishak di dunia hiburan Malaysia

Kemampuan Remy Ishak di dunia hiburan Malaysia tak bisa dianggap remeh. Lima belas tahun menekuni dunia hiburan, berbagai peran di film, sinetron, bahkan teater sudah pernah Remy jalani. Sebut saja seperti karakter suami yang diam-diam bermadu dalam sinetron Kekasih Paksa Rela (2017), seorang psikopat yang tega membunuh dalam film TV Siapa Dia Sebenarnya (2017), aksi kocak sebagai anak yang mengejar cita-cita menjadi chef dalam drama seri Keluarga Baha Don (2019), hingga atlet Mixed Martial Arts (MMA) dalam film Sangkar yang 29 Agustus mulai diputar di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam adalah contoh lakonan yang diperankan Remy.

Pria berpenampilan khas rambut pendek berombak dan cambang serta kumis tipis itu juga pernah bekerja sama dengan sutradara dan artis Indonesia. Ifa Isfansyah, sutradara pembesut film-film apik Indonesia seperti Pendekar Tongkat Emas, Sang Penari, dan Garuda di Dadaku, pernah menggaet Remy.

Di bawah arahan Ifa Isfansyah, Remy berakting dalam miniseri berjudul Do(s)a tahun 2018. Miniseri dengan delapan episode ini juga melibatkan aktor dan aktris Indonesia seperti Roy Marten, Hannah Al Rashid, dan Reuben Elishama. Dari Malaysia Remy tak sendiri, ada pula Ashraf Sinclair yang diketahui adalah suami Bunga Citra Lestari, artis Indonesia.

Kecintaan Remy Ishak pada dunia seni peran tak perlu diragukan lagi. Seni bermain film, sinetron, maupun teater sudah mendarah daging dalam dirinya. Bagi Remy, masing-masing bidang memiliki tantangan sendiri.

"Saya suka semuanya karena setiap (bidang) itu berbeda. Kalau sinetron kadang-kadang ada cerita bagus tapi pembikinannya berbeda sedikit. Kalau film itu pembikinannya lebih telus, lebih detail. Kalau bermain teater, segi (permainan) emosinya lebih banyak," jelasnya.

Kesuksesan Remy sebagai seniman peran Malaysia tak dicapai dalam waktu singkat dan usaha ala kadarnya. Banyak pengorbanan yang dia berikan hingga sampai di titik sekarang. Pada junior-juniornya atau siapa pun yang ingin terjun ke dunia hiburan, Remy titip pesan agar tak silau dengan keglamoran kehidupan selebriti.

"Pesan saya pada mereka, dunia lakonan itu bukan sekadar untuk glamor, bukan hanya untuk popular. Dunia lakonan itu adalah banyak berkenaan dengan kerja-kerja seni. Jadi kerja seni itu tidak selalu akan glam, tidak akan dalam masa singkat (bisa sukses), (melainkan) akan mengambil masa yang lama. Jadi, pengorbanan itu sangat diperlukan," jelas pemilik suara maskulin itu.

Sosok yang selalu sibuk, lantas kehidupan pribadi?

Kesibukan Remy bukan semata di dunia hiburan. Dia pun merambah bisnis fashion yang dilakukan secara online. Menjadi pribadi yang sibuk, Remy mengaku butuh usaha ekstra untuk membagi waktu antara pekerjaan, bisnis, keluarga, maupun diri sendiri.

Diawali tawa renyah, Remy berkata, "Saya orang yang selalu busy. Jadi memang agak sedikit perlu waktu yang betul, perlu time arrangement yang sangat bagus untuk saya membagi-bagi masa itu."

Untuk melepas penat serta mengisi waktu luang, Remy lebih memilih istirahat di rumah sambil membaca buku.

"Biasanya saya membaca buku-buku literatur, dan juga lebih kepada keagamaan. Selain itu juga self improvement," ujar Remy.

Di depan khalayak, Remy Ishak dikenal sebagai aktor serta pebisnis andal. Jika Sobat Brilio menengok unggahan di Instagram, tak jarang dia mengunggah videonya beraksi lucu.

Namun Remy justru mengaku dirinya adalah sosok yang misterius. Apa yang dia tunjukkan di depan publik baik secara langsung bertemu maupun unggahan media sosial, terkadang bisa berbeda.

Saat diminta menggambarkan dirinya dalam tiga kata, selain misterius, Remy menjawab 'kreatif'. Ini bisa dilihat dari beragam watak atau karakter yang sudah dijalaninya dalam banyak kesempatan berseni peran. Tanpa kreativitas, tentu Remy Ishak tak sesukses sekarang.

Satu lagi yang tak ketinggalan, family man. Pria kelahiran Melaka, Malaysia itu mengaku dirinya sangat mencintai keluarga.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Salam kemaafan di pagi 1 Syawal yg penuh adab & istiadat. Korang salam mak & ayah mcm mana?

A post shared by Remy Ishak (@remyishak) on

Menutup obrolan dengan Brilio.net, Remy membocorkan perihal kehidupan asmaranya. Sempat kandas hubungan asmara dengan Ezza Yusof beberapa waktu lalu, sekarang Remy masih sendiri.

Khalayak ramai Malaysia belakangan justru menjodoh-jodohkannya dengan aktris cantik Mira Filzah, lawan main Remy dalam beberapa sinetron maupun film. Namun Remy menepis kabar tersebut. Baginya gosip sudah biasa dalam dunia hiburan.

Lebih lanjut, Brilio.net mencoba mengulik tentang istri idaman.

"Istri idaman yang mengerti dunia selebriti itu sudah bagus. Yang mengerti tentang kerja sebagai seorang business man dan juga aktor pun sudah oke bagi saya. Memahami aja. Yang cantik dipandang," ujarnya dipungkasi tawa kecil.