Brilio.net - Dokter Richard Lee diduga dijemput paksa oleh petugas dari Polda Metro Jaya di Palembang pada Rabu (11/8) pagi. Proses penangkapan dokter pemilik klinik kecantikan Athena ini di-posting pertama kali di Instagram istrinya @renieffendi24. Diduga, penangkapan dr Richard Lee terkait kasus saling lapor dengan Kartika Putri.

Lebih lanjut, perseteruan dr Richard Lee dan Kartika Putri dimulai dari review skincare. Dokter Richard yang bisa memaparkan hasil uji laboratorium skincare yang dibawanya, mengatakan bahwa skincare Helwa merupakan produk yang tidak aman karena memiliki kandungan hidroquinon hingga 5,7 persen. Sementara Kartika Putri adalah salah satu brand ambassador Helwa yang membuat video untuk membuktikan kalau produk Helwa tidak seperti yang diungkapkan Richard.

Dokter Richard dan Kartika Putri sebenarnya sudah bertemu untuk menyelesaikan masalah, namun keduanya justru saling sindir setelah pertemuan tersebut. Mereka juga saling melaporkan ke kepolisian dengan tuntutan pencemaran nama baik.

Kronologi penangkapan dokter Richard Lee.

<img style=

foto: Instagram/@dr.richard_lee

 

Perseteruan dr Richard Lee dan aktris Kartika Putri berujung dengan penangkapan sang dokter. Tim Polda Metro Jaya menangkap dr Richard Lee di kediamannya, di Jalan Brigjen Hasan Kasim Komplek Investama Palembang Sumatera Selatan.

Dilansir brilio.net dari Liputan6.com pada Kamis (12/8), terjadi perdebatan antara polisi dan keluarga dr Richard Lee.

"Jangan ditangkap, Nanti dulu pak, jangan dulu, suami saya ditangkap alasannya apa? Kenapa pak? Bapak nggak jelasin," teriak histeris istri dr Richard Lee.

Dia terus meminta petugas kepolisian untuk menjelaskan langsung di depannya.

"Tapi kami masih gak ngerti salah kami di mana. Bisa tidak jelaskan, kenapa suami saya ditangkap. Bisa saja bapak jelasin, saya mau jelasin di sini. Karena saya berhak mendengarkan alasannya kenapa ditangkap," lanjutnya,

Tidak ada yang menjawab pertanyaan tersebut. Salah satu anggota polisi hanya mengatakan, jika pendampingan pengacara bisa dilakukan. Tapi penangkapan masih terus berlanjut.

Kuasa hukum nilai penangkapan kliennya dilakukan secara arogan.

<img style=

foto: Instagram/@dr.richard_lee

 

Pihak keluarga menggelar konferensi pers ke awak media di depan rumahnya, untuk menjelaskan tentang penangkapan dr Richard Lee tersebut. Kuasa hukum dr Richard Lee, Razman Arif Nasution menganggap, penangkapan kliennya tersebut tidak mendasar. Bahkan ia mempertanyakan apa latar belakang polisi menjemput paksa kliennya tersebut.

Dia menilai, aksi penjemputan paksa yang dilakukan tim Polda Metro Jaya, sudah melanggar hukum dan terkesan arogan.

"Klien saya ini ditindak secara arogan. Masa saat penangkapan mau ke belakang saja, tidak boleh. Dia ini bukan teroris atau penghina negara kasusnya ini remeh temeh," ucapnya.

Dalam penangkapan dr Richard Lee, dia menilai seharusnya pihak kepolisian tidak semena-mena dan harus mengonfirmasi dulu ke kuasa hukumnya.

Warganet soroti postingan terakhir dr Richard Lee di Instagram.

<img style=

foto: Instagram/@dr.richard_lee

 

Sejak awal kasus ini bergulir, nama dr Richard sempat trending di Twitter dengan tagar 'Save Doctor Richard'. Namun setelah penangkapan ini, banyak warganet yang langsung menyoroti postingan terakhir dr Richard. Ia seperti memiliki firasat dengan menuliskan kalimat dengan emoji menangis, "Kalo saya menghilang lagi temu saya disini : @dr.richardlee_official," katanya.

Postingan ini juga dibanjiri komentar berisi rasa prihatin dan dukungan untuk dr Richard.

"Ini kenapa lagi dok, kenapa dokter ditangkap. Apa orang baik selalu diperlakukan begitu, nangis saya lihatnya," komentar akun @chow.ls.

"Baru tadi dokter posting ini terus dapat kabar dr Richard ditangkap, ya Allah ikut gemetar liatnya," imbuh akun @fitarahayu020214.

"dokter semangat ya, anda sudah melakukan yang benar, mengedukasi kamu yang tidak tahu menjadi mengerti," kata akun @angeliaissabel.