Brilio.net - Saipul Jamil memang mendapatkan sambutan meriah usai kebebasannya dari penjara, pada 2 September 2021. Namun penolakan atas kembalinya Saipul Jamil ke dunia hiburan Tanah Air pun disuarakan oleh berbagai pihak, mulai dari pesohor hingga masyarakat biasa.

Mereka yang menolak Saipul diberi panggung memiliki alasan yang kuat, yakni dia merupakan mantan narapidana pelecehan seksual terhadap anak, rasanya tidak pantas jika menjadi sosok yang mendapatkan ketenaran, sementara korbannya masih menderita trauma hingga hari ini.

Hal serupa disampaikan oleh sutradara, Angga Dwimas Sasongko. Lewat cuitannya di Twitter, Minggu (6/9) pria berusia 36 tahun itu menyatakan dengan tegas menolak kerja sama dengan stasiun televisi yang menayangkan kebebasan Saipul Jamil secara berlebihan dan meriah.

Angga Sasongko hentikan kerja sama dengan TV terkait Twitter dan Instagram

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

foto: Twitter/@anggasasongko

"Menyikapi hadirnya Saipul Jamil di televisi dengan cara yang tidak menghormati korban, maka kami memberhentikan semua pembicaraan kesepakatan distribusi film Nussa dan Keluarga Cemara dengan stasiun TV terkait karena tidak berbagi nilai yang sama dengan karya kami yang ramah anak," kata Angga Sasongko.

Angga juga menegaskan pemberhentian pembicaraan kesepakatan ini berlaku tidak hanya kepada stasiun TV yang sudah menayangkan film dari rumah produksinya. Namun juga stasiun TV lain yang nantinya melakukan tayangan serupa.

"Pemberitahuan ini dimaksudkan untuk mendukung gerakan yang melawan dirayakannya pelaku kekerasan seksual pada anak di media-media, serta menjadi kesadaran bersama pentingnya media-media yang menghargai anak-anak kita," tegasnya.

"Pemberhentian pembicaraan kesepakatan ini berlaku tidak hanya kepada stasiun TV yang sudah menayangkan, tapi juga stasiun TV lain yang nantinya melakukan tayangan serupa. Demikian pernyataan sikap kami. Terima kasih," pungkasnya.

Pernyataan Angga Sasongko itu dianggap berlebihan oleh sebagian pihak, dia pun mengatakan tidak ingin berbagi pada platform yang tidak empati pada korban.

Angga Sasongko hentikan kerja sama dengan TV terkait Twitter dan Instagram

foto: Twitter/@anggasasongko

"Gak lebay. Kami membuat film yang diinspirasi oleh anak-anak kami dan ditujukan kepada anak-anak Indonesia. Kami tidak ingin berbagi dg platform yang tidak memiliki empati pada korban dan anak-anak. They don't share the same value and vision. They don't deserve our work," tulis Angga Dwimas Sasongko.

(brl/guf)

(brl/guf)