Brilio.net - Gisella Anastasia telah ditetapkan sebagai tersangka pornografi bersama rekannya Michael Yukinobu de Fretes. Polda Metro Jaya menegaskan proses hukum kasus video asusila Gisel masih tetap berjalan. Gisel dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan pertama sebagai tersangka pada 8 Januari 2021.

Setelah sempat bungkam, Gisella Anastasia akhirnya buka suara terhadap kasus video asusila yang menimpanya. Melalui jumpa pers yang digelar di Hotel Four Seasons pada Rabu (6/1), wanita yang akrab disapa Gisel itu mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf.

Penyanyi asal Surabaya itu menuturkan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, keluarga, dan partner kerja. Gisel juga menjelaskan video tersebut bagian dari masa lalunya. Ia juga berharap dibukakan pintu maaf dari semua pihak terkait.

Berikut permintaan maaf Gisel terkait kasus video asusila, seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Kamis (6/1).

ANDA MUNGKIN MENYUKAI INI

1. Permintaan maaf kepada masyarakat.

permintaan maaf Gisel © 2021 brilio.net

foto: liputan6.com

Dengan segala kerendahan hati, Gisel telah menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat. Termasuk pula keluarga sekaligus orang-orang terdekatnya.

"Izinkan malam hari ini dengan segala kerendahan hati saya, untuk mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, seluruh pihak yang terkait khususnya keluarga besar saya, kerabat, teman-teman, orang-orang yang mengasihi saya, partner kerja, dan semua pihak yang telah menaruh kepercayaannya kepada saya atas apa yang telah saya lakukan yang bukan menjadi contoh yang terpuji yang bisa kalian harapkan dari seorang saya, Gisella Anastasia," ujarnya.

2. Tidak jadi contoh yang baik.

permintaan maaf Gisel © 2021 brilio.net

foto: liputan6.com

Sebagai seorang publik figur, Gisel menyadari seharusnya bisa memberi contoh yang baik. Terutama kepada masyarakat yang sejak dulu sudah mengidolakannya.

"Saya menyadari sebagai seorang manusia bahwa kehidupan kita seharusnya bisa membawa dampak yang positif bagi lingkungan sekitar namun apabila saya telah mengecewakan banyak hati dari apa yang saya lakukan di masa lalu, terutama untuk para orangtua yang anak-anaknya mungkin pernah menjadikan saya seorang panutan," lanjutnya.

3. Bagian dari masa lalu.

permintaan maaf Gisel © 2021 brilio.net

foto: liputan6.com

Wanita 30 tahun itu menjelaskan, video mesumnya tersebut adalah bagian dari masa lalunya.

"Ketahuilah apa yang terjadi, apa yang dipertontonkan tanpa seizin saya, adalah bagian dari masa lalu saya dan bukan dari kehidupan saya yang baru sekarang ini. Saya berharap melalui pernyataan saya ini, saya bisa dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya dari semua pihak terutama sekali lagi," ujar Gisel.

4. Permintaan maaf pada Gading Marten.

permintaan maaf Gisel © 2021 brilio.net

foto: kapanlagi.com

Gisel juga menyampaikan permintaan maaf pada keluarga, Gading Marten, dan Wijaya Saputra.

"Saya berharap, melalui pernyataan saya ini, saya bisa dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya dari semua pihak. Terutama sekali lagi yang saya kasihi kedua orangtua saya, seluruh keluarga besar, anak saya Gempita, Mas Gading dan seluruh keluarga besarnya, serta Wijin dan keluarga," lanjutnya.

5. Tetap bersyukur.

permintaan maaf Gisel © 2021 brilio.net

foto: kapanlagi.com

Dalam keadaan seperti saat ini, Gisel bersyukur masih orang-orang yang tetap mengasihinya.

"Tidak henti-hentinya saya mengucap syukur dengan keberadaan mereka semua dalam kehidupan saya, yang ada yang selalu mendoakan, selalu men-support dan tetap memutuskan buat mengasihi saya dan tidak menghakimi saya selama proses ini," kata Gisel.

6. Berharap tak berdampak pada psikologis anaknya.

permintaan maaf Gisel © 2021 brilio.net

foto: liputan6.com

Sebagai seorang ibu, Gisel berharap kasus ini tidak berdampak pada psikologis putri semata wayangnya, Gempita ke depannya.

"Besar harapan saya untuk diizinkan menata kembali kehidupan saya bersama Gempi.... Gempita. Dengan adanya kasus ini saya berharap tidak berdampak negatif terhadap psikologis anak saya di masa akan datang," ujarnya.

"Dengan support dari orang-orang terdekat, saya harap bisa diizinkan untuk melangkah maju untuk masa depan yang lebih baik. Dan di dalam hal ini saya sebagai Warga Negara Indonesia yang baik akan terus bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berjalan," tandas Gisel.

(brl/gib)