Contoh soal impuls.

5. Sebuah bola tenis bermassa 60 gram dipukul hingga mencapai kecepatan 144 km/jam, Hitunglah impuls bola tenis tersebut.

Pembahasan :
Diketahui:

massa = 60 gram = 0,060 kg

kecepatan(v) = 144 km/jam = 40 m/s

impuls (I) =...?

I = perubahan momentum(p)

p = m.v

= 0,060.40

= 2,4 kg m/s

I= 2,4 Ns.

6. Bola kasti bermassa 145 gram dilempar dengan kecepatan 39 m/s ternyata dapat dipukul balik hingga mencapai kecepatan 52 m/s. Hitunglah impuls yang terjadi pada bola kasti.

Pembahasan :
Diketahui:

massa = 145 gram = 0,145 kg

kecepatan(v) = 39 m/s

v = 52 m/s

I = …

I= perubahan momentum(p)

p1 = 0, 145.39

= 5,655 m/s

p2 = 0,145.52

= 7,54 m/s

I = p2 – p1

= 7,54 – 5,655

= 1,855 Ns.

7. Sebuah bola bermassa 0,1 kg mula-mula diam, kemudian setelah dipukul dengan tongkat dan kecepatan bola menjadi 20 m/s. Hitunglah besarnya impuls dari gaya pemukul tersebut!

Pembahasan:
Diketahui:

m = 0,1 kg

v1 = 0 m/s (karena bola mula-mula dalam keadaan diam)

v2 = 20 m/s

Ditanya: Impuls (I)

Jawab:

I = p2 – p1

I = m (v2 – v1)

I = 0,1 (20 – 0) = 2 Ns

Jadi impuls dari gaya pemukul tersebut adalah 2 Ns.

8. Sebuah bola dengan massa 50 gram dilemparkan mendatar dengan kecepatan 6 m/s ke kanan, bola mengenai dinding dan dipantulkan dengan kecepatan 4 m/s ke kiri. Hitunglah besar impuls yang dikerjakan dinding pada bola!

Diketahui:

m = 50 gr = 0,05 kg

v1 = 6 m/s

Dengan ketentuan arah kanan (+), dan arah kiri (-), maka:

v2 = -4 m/s

Ditanya: Impuls (I)

Jawab:

I = p2 – p1

I = m (v2 – v1)

I = 0,05 (-4 – 6)

I = 0,05 (-10) = -0,5 Ns (tanda negatif menunjukan bahwa bola bergerak ke kiri)
Jadi besar impuls yang dikerjakan dinding pada bola adalah 0,5Ns ke arah kiri.

9. Sebuah benda menumbuk balok yang diam diatas lantai dengan kecepatan 20 m/s. Setelah tumbukan, balok terpental dengan kecepatan 15 m/s searah dengan kecepatan benda semula. Berapakah kecepatan sebuah benda setelah mengalami suatu tumbukan, jika besar koefisien restitusi yang dimiliki e = 0,4?

Pembahasan:
Diketahui:

Va = 20 m/s

Vb = 0

V’b = 15 m/s

e = 0,4

e = – (V’a-V’b)/(Va-Vb)

0,4 = – (V’a-15)/(20-0)

8 = – V’a + 15

V’a = 7 m/s (se arah kec semula)