Bomber maut Timnas Argentina ini sekarang jadi pengusaha konstruksi

Bomber maut Timnas Argentina ini sekarang jadi pengusaha konstruksi

Dirinya punya kemampuan tendangan yang sangat keras yang membuat nyali para penjaga gawang ciut.

Setelah beberapa waktu bermain-main dengan teman-teman di jalanan dan klub kampung bernama Grupo Alegria, ia bergabung dengan akademi sepak bola milik klub Platense. Selama periode inilah Batistuta bersama timnya memenangkan kejuaraan provinsi dengan pilihan dari Reconquista. Mereka mengalahkan tim junior Newell's Old Boys dari Rosario. Dua golnya menarik perhatian klub tersebut. Akhirnya, Newell's Old Boys mengontraknya pada tahun 1988.

Sejak saat itu, kemampuan Batistuta makin terasah dan kelak akan menjadi striker yang sangat tajam. Dirinya punya kemampuan tendangan yang sangat keras yang membuat nyali para penjaga gawang ciut.

Setelah dari klub Newell's Old Boys, dirinya pindah ke klub River Plate, Boca Juniors, dan kemudian hijrah ke Italia untuk membela klub Fiorentina. di klub berjuluk La Viola ini, Batistuta memainkan penampilan terbanyaknya.

Bomber maut Timnas Argentina ini sekarang jadi pengusaha konstruksi

foto: Twitter/@jerseyhub254

Dengan jumlah penampilan 269 dan 167 gol, Batistuta berhasil menggendong Fiorentina untuk promosi ke Serie A. Fiorentina memenangkan trofi Serie B dan Batistuta dianggap pahlawan sepanjang masa bagi klub tersebut. Karena ketajamannya, Batistuta dapat julukan "Batigol" oleh para penggemarnya.

Bomber maut Timnas Argentina ini sekarang jadi pengusaha konstruksi

foto: Twitter/@capyjay

Petualangannya dilanjutkan ketika ia membela klub AS Roma dan berhasil merengkuh gelar Serie A bersama Klub Serigala Roma tersebut. Batigol kemudian pindah ke Inter Milan dan kemudian meninggalkan Eropa dengan memperkuat klub El Arabi asal Qatar.

Bomber maut Timnas Argentina ini sekarang jadi pengusaha konstruksi

foto: Twitter/@CareerKits

Di Timnas Argentina, Batistuta juga menjadi andalan di lini serang. Dari tahun 1991-2002 Batigol telah memainkan 78 pertandingan dan mencetak 56 untuk negara tersebut. Dirinya bermain bersama Argentina di 3 Piala Dunia yakni pada 1994, 1998, dan 2002.

Setelah pensiun pada 2005, Batistuta pindah ke Perth, Australia, dan tinggal bersama keluarganya selama beberapa tahun. Dirinya kemudian mudik ke Argentina dan memulai hidup baru dengan menjalankan perusahaan konstruksi di Argentina.

Bomber maut Timnas Argentina ini sekarang jadi pengusaha konstruksi

foto: Instagram/@gabrielbatistutaok

Dia juga memiliki beberapa peternakan di daerah Reconquista, Provinsi Santa Fe. Batistuta kini menjadi peternak yang memelihara kuda, sapi, kambing, dan ayam.

(brl/tin)