Brilio.net - Profesi sebagai pesepak bola pun cukup menjanjikan dari segi penghasilan. Apalagi di era saat ini di mana olahraga telah menjadi industri yang besar.

Namun, di sisi lain, jangka waktu karier yang dapat ditempuh oleh pesepak bola relatif tidak lama. Karier pesepak bola biasanya hanya berkisar sampai umur 30 hingga 40 tahun saja. Tak heran, para pesepak bola juga dituntut untuk memikirkan profesi lain setelah pensiun dari lapangan hijau.

Beragam pilihan karier yang dapat dipilih pesepak bola memang banyak, mulai dari menjadi pelatih, komentator, ataupun membuka bisnis di luar olahraga. Namun, menariknya ada pula pesepak bola yang memilih profesi di luar dugaan setelah gantung sepatu. Profesi-profesi itu terdengar tak sejalur dengan apa yang menjadi bidang mereka.

Apa saja? Dihimpun brilio.net dari berbagai sumber, Kamis (10/10), yuk simak profesi tak terduga 7 eks pesepak bola setelah pensiun berikut ini.

1. Alexander Pulalo.

Loading...

profesi eks pesepak bola tak terduga Istimewa

foto: bola.net

Nama Alexander Pulalo dikenal sebagai mantan pemain klub Arema Malang yang kini telah pensiun. Setelah tak lagi bermain sepak bola, Alex Pulalo dikabarkan sempat beralih profesi menjadi seorang sopir. Ia bekerja sebagai sopir di sebuah perusahaan televisi swasta nasional. Profesinya tersebut ia lakukan dari tahun 2011 hingga 2016 lalu.

2. Fabian Barthez.

profesi eks pesepak bola tak terduga Istimewa

foto: bola.com

Mantan kiper Timnas Prancis, Fabien Barthez memutuskan pensiun dari dunia sepak bola pada 2007. Setelah pensiun, Barthez tidak hanya berdiam diri saja. Dia memutuskan untuk menjadi pembalap motor, setahun setelah gantung sepatu. Dia bergabung dengan tim SOFREV Auto Sport Promotion untuk balapan GT Championship.

3. Phil Mulryne.

profesi eks pesepak bola tak terduga Istimewa

foto: bola.com

Phil Mulryne merupakan gelandang MU pada 1996-99. Pria asal Irlandia Utara ini pernah merasakan dilatih tangan dingin Sir Alex Ferguson. Mulryne merupakan produk asli dari akademi Setan Merah.

Setelah memutuskan pensiun pada 2008, Mulryne lebih banyak menghabiskan waktunya dengan Tuhan. Pada 2017, ia menjadi perbincangan setelah resmi menjadi seorang pastor.

4. Richard Eckersley.

profesi eks pesepak bola tak terduga Istimewa

foto: Instagram/@earthfoodlove

Richard Eckersley merupakan bek Manchester United pada 2007 hingga 2008. Dia sempat merasakan latihan bareng dengan para pemain top Setan Merah, termasuk Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo.

Richard memutuskan gantung sepatu pada 2016. Setelah memutuskan pensiun, Eckersley dan istrinya, Nicola, membuka sebuah toko ramah lingkungan. Di toko tersebut, dia mengharuskan para pelanggan membawa keranjang sendiri dan membeli bahan baku atau makanan tanpa kemasan.

5. Wahyu Wiji Astanto.

profesi eks pesepak bola tak terduga Istimewa

foto: Instagram/@wahyuwijiastanto13

Wahyu Wiji Astanto ialah mantan pemain Persiba Bantul. Ia juga pernah bermain sebagai pemain Timnas Indonesia sebagai bek. Usai pensiun, Wahyu jarang muncul di pemberitaan media.

Ia dikabarkan terjun ke ranah bisnis. Ia menjadi peternak ikan dan burung sebagai penunjang hidup. Kini, Wahyu bahkan telah memiliki 11 kolam iklan. Omset bisnisnya pun telah mencapai kisaran puluhan juta.

6. Amirul Syafieq.

profesi eks pesepak bola tak terduga Istimewa

foto: Twitter/@syafieaqisa

Mantan pesepak bola asal Malaysia, Amirul Syafieq cukup dikenal di kalangan penggemar sepak bola Malaysia. Cedera hamstring yang dideritanya membuat Syafieq memutuskan pensiun sebagai pemain.

Ia kemudian memilih profesin sebagai tukang ojek online dan mengantarkan makanan. Awalnya, Syafieq merasa tidak percaya diri dengan pekerjaan itu. Namun, pada akhirnya ia menikmati pekerjaan barunya tersebut.

7. George Weah.

profesi eks pesepak bola tak terduga Istimewa

foto: Independent.co.uk

Mantan bintang AC Milan George Weah menjadi perbincangan usai terpilih menjadi Presiden Liberia pada Januari 2018 lalu. Usai gantung sepatu, Weah memang langsung terjun ke dunia politik. Meski sempat gagal, karier politik Weah cukup sukses ia jalani selama bertahun-tahun.