×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Habiskan biaya Rp 22 triliun, ini potret megah stadion Mercedes-Benz

View Image

0

BRILIO » Olahraga

Habiskan biaya Rp 22 triliun, ini potret megah stadion Mercedes-Benz

Stadion ini adalah kandang bagi Atlanta United Fc dan Atlanta Falcons.

01 / 08 / 2018

Brilio.net - Mercedez-Benz Stadium di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat berhasil menarik keingintahuan publik. Bukan saja karena proses pembangunannya menelan biaya hingga 1,2 M poundsterling atau setara sekitar Rp 22 triliun, tetapi juga karena desain mewah dan futuristik dari bangunan itu sendiri.

Mercedez-Benz Stadium © 2018 brilio.net

foto: thesun.co.uk

Stadion yang menjadi kandang bagi Atlanta United FC dan Atlanta Falcons ini masuk dalam salah satu jajaran stadion terbesar di dunia. Dilansir dari The Sun, stadion ini dapat menampung hingga 83 ribu penonton. Meski begitu, pihak pengelola dapat memperkecil kapasitasnya menjadi 42.500 kursi untuk acara-acara yang lebih kecil. Pada area tribun terdapat sebuah sistem yang dapat memunculkan 'tirai raksasa' yang betujuan 'menutup' bagian atas tribun, sehingga kapasitas kursi yang ada pun berkurang.

Mercedez-Benz Stadium © 2018 brilio.net

Loading...

foto: thesun.co.uk

Kelebihan lain dari stadion ini juga terdapat pada bagian atapnya yang mana bisa membuka dan menutup secara perlahan. Hanya dibutuhkan waktu 8 menit saja untuk membuka atap stadion yang satu ini.

Dibanding dengan stadion megah lainnya, seperti Millenium Stadium yang memakan waktu 20 menit ataupun Stadion Wembley yang membutuhkan waktu 50 menit, tentu saja Mercedez-Benz Stadium tergolong sangat cepat.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    100%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more