Brilio.net - Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kevin Ricky Utama (17) membangun prototipe aplikasi wisata berbasis Android. Ia mengaku terpanggil untuk memperkenalkan berbagai objek wisata menarik di Purbalingga kepada masyarakat luas.

"Pembangunan aplikasi yang diberi nama 'My Trip My Purbalingga (MTMP)' ini berawal dari hobi saya yang suka jalan-jalan," kata siswa Kelas XII Jurusan Teknik Komputer Jaringan SMKN 1 Kutasari itu kepada wartawan di Purbalingga, Jumat.

Menurut dia, ide untuk membuat aplikasi MTMP itu tidak lepas dari kecenderungan masyarakat yang sudah akrab dengan telepon pintar berbasis Android.

"Cara kerja aplikasi ini sangat praktis karena langsung terhubung dengan 'Google Maps' bawaan Android sehingga akan memudahkan wisatawan untuk mendatangi objek wisata yang dipilih," katanya.

Ia mengatakan setelah aplikasi MTMP selesai dibangun, pengguna dapat menginstalnya secara offline pada perangkat berbasis Android. Saat aplikasi itu dibuka, kata dia, akan muncul sederet nama objek wisata di Purbalingga dan selanjutnya pengguna dapat memilih destinasi yang akan dituju sehingga muncul keterangan beserta alamat lokasi tersebut pada peta offline.

Loading...

Ia mengakui bahwa aplikasi tersebut masih bersifat dasar dan membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk menyelesaikannya.

"Awalnya, saya kesulitan saat meletakkan objek melalui koordinat satelit dan 'Google Maps'. Namun berkat bimbingan guru, Pak Haryo Prasetyo dan Pak Fahmi Nur Widianto, permasalahan itu bisa dipecahkan," terangnya seperti dikutip Antara.

Menurut dia, aplikasi berukuran 1,6 Megabyte itu masih berupa protipe dan dalam proses pengembangan karena objek wisata yang tersedia baru delapan lokasi di antaranya Owabong, Gua Lawa, Sanggaluri Park, dan Purbasari Pancuranmas.

Sementara itu, Kepala SMKN1 Kutasari Darimun mengharapkan aplikasi yang sedang dibangun Kevin dapat dikembangkan dan disempurnakan sehingga bisa digunakan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam promosi pariwisata.

"Kami berharap aplikasi ini nantinya bisa diundul melalui 'Play Store' pada perangkat berbasis Android maupun 'server' penyedia aplikasi lainnya," pungkasnya.