Brilio.net - Saat berada dalam kondisi mengandung, seorang wanita perlu memerhatikan kesehatannya dan tak bisa beraktivitas secara berlebihan. Tak hanya asupan nutrisi yang seimbang, sangat disarankan seorang ibu hamil tetap rutin olahraga demi menjaga kesehatan diri sendiri dan bayi yang dikandung.

Namun, apa jadinya jika saat hamil ada seorang wanita yang malah mengangkat beban puluhan kilogram? Seperti yang dilakukan Revie Jane Schuls (24), pelatih Fitnes dan CrossFit ini. Wanita yang sedang hamil enam bulan ini mengunggah video dan foto dirinya sedang berolahraga mengangkat beban seberat 40 kilogram ke akun Instagram pribadi.

Kuat sih kuat, tapi angkat beban 40 kg saat hamil apa tak berisiko?

Dilansir brilio.net dari news.com.au, Senin (4/12), meski Schuls sudah terbiasa melakukan olahraga, banyak follower-nya yang mengecam Schuls dengan komentar negatif karena keputusannya mengangkat beban bisa membahayakan janin yang berada dalam kandungannya.

Seorang netizen ada yang menuliskan komentar, "Aku pikir wanita hamil harusnya tak boleh mengangkat beban seberat itu ?" Lalu, ada pula yang bertanya, "Apakah itu aman?".

Loading...

Namun, tak sedikit penggemar Schuls yang membela dirinya dengan melontarkan pujian aktivitas olahraganya tersebut. Melihat reaksi netizen yang beragam tersebut, Schulz pun memutuskan untuk memberikan penjelasan dalam unggahan foto yang berbeda.

"Di awal kehamilan, saya melihat begitu banyak fitness influencers yang berhenti mengunggah aktivitas olahraga saat hamil. Sekarang, saya ingin tahu mengapa," tulisnya.

Kuat sih kuat, tapi angkat beban 40 kg saat hamil apa tak berisiko?

"Sekarang saya tahu dan saya tidak menyalahkan mereka. Karena, setiap kali saya berbagi mengenai aktivitas olahragaku, saya menerima komentar yang menghakimi dan menyakitkan. Orang-orang bertanya tentang integritasku dengan bayiku," imbuhnya masih dalam keterangan teks di foto yang sama.

Schuls juga menulis bahwa apapun yang dia lakukan sudah dikonsultasikan ke dokter untuk memastikan bahwa aktivitas olahraga yang ia lakukan baik untuk dirinya bahkan olahraga pilihannya, angkat beban, bermanfaat bagi sang jabang bayi.

"Saya memilih untuk terus mengunggah aktivitas fitnesku saat hamil meski menerima banyak hal negatif. Saya percaya ini adalah yang terbaik bagiku dan bayiku. Saya tak akan menghindar dari ejekan," tantangnya.

Schuls juga memotivasi para wanita hamil agar tetap berolahraga tentunya setelah menerima persetujuan dari dokter. Baginya, olahraga sangat aman dan menginspirasi wanita hamil lainnya agar memiliki gaya hidup sehat.