Brilio.net - Ketika mendengar istilah jamu mungkin sebagian dari kamu langsung berpikir kalau jamu itu pahit. Penjual jamu tradisional saat ini memang masih ada, mungkin peminatnya sudah mulai menurun. Padahal jamu punya banyak khasiat tanpa efek samping lho.

Kebanyakan orang sekarang ini lebih memilih aneka macam energy drink yang diyakini memiliki khasiat sama. Apalagi anak muda sekarang, mungkin kebanyakan nggak tahu apa itu beras kencur, kunyit asam, temu lawak, dan lain-lain. Mereka juga enggan meminum jamu dengan alasan pahit dan kuno.

Made Ayu Aryani, perempuan muda ini membuat kafe jamu di Solo Jawa Tengah.  Dia berinovasi dengan membuat jamu gaul aneka rasa. Konsep jamu gaul Made Ayu ini bisa dibilang sangat totalitas karena dia memadukan jamu dengan berbagai rasa buah.

"Usaha ini sudah 5 tahun berjalan di Solo dan kami bawa ke Jogja kurang lebih sudah 1,5 tahun ini. Jamunya sendiri racikan budhe kami yang dulunya bekerja di bagian riset salah satu merek jamu ternama Indonesia," ujar Shinta pada brilio.net, Rabu (26/8).

Shinta adalah salah satu sepupu Made Ayu yang membantu menjalankan usaha jamu gaul yang diberi nama 'Reina' di Yogyakarta dibantu oleh saudara-saudaranya yang lain. Mahasiswa jurusan Perminyakan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta tersebut juga bercerita bahwa konsep jamu gaul Reina memang dibuat beraneka rasa agar jamu tak lagi menjadi momok untuk anak muda.

Selain rasanya yang bervariasi, konsep anak muda dalam pemasarannya juga sangat terasa. Misal ketika menjajakan dagangannya Shinta ditemani tiga saudara laki-lakinya. Mereka terlihat antusias menawarkan jamu gaul mereka. Konsep yang segar memang untuk menjajakan jamu gaul yang juga segar.

"Yah bolehlah dibilang ini bisnis keluarga soalnya yang jualan juga saudara-saudara sendiri," tambah Shinta