Brilio.net - Angkutan umum dalam perkotaan merupakan moda transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat karena harganya yang murah dan sangat gampang dijumpai. Moda transportasi massal ini juga digunakan oleh anak muda yang akan pergi sekolah, ke kampus dan juga jalan-jalan.

Akan tetapi, tidak sedikit anak muda yang lebih memilih menggunakan moda transportasi pribadi, baik roda dua maupun mobil. Kenapa ya?

Banyak alasan anak muda enggan menggunakan angkutan umum, beberapa anak muda yang brilio.net temui memberikan beberapa alasan kenapa mereka jarang menggunakan angkutan umum dan lebih memilih kendaraan pribadi. Beberapa aspek di bawah ini bisa membuat anak muda yang enggan naik angkutan umum kembali melirik moda transportasi perkotaan sebagai andalan bepergian. Kalau sudah begini, kemacetan lalu lintas bisa ditekan.

1. Tepat waktu (on time)

Andai angkutan umum bisa begini, pasti anak muda naik semua

Loading...

Nah, alasan klasik ini anak muda malas naik angkutan umum adalah karena angkutan ngetem (menunggu penumpang di sebuah tempat), sehingga membuat waktu perjalanan lama dan susah diprediksi. Akibatnya, penumpang terlambat. Meskipun banyak rambu peringatan dilarang berhenti di pinggir jalan, tetap saja banyak sopir angkutan umum tak menghiraukannya. Coba aja angkutan umum bisa tepat waktu, pasti banyak anak muda yang memilih menggunakan angkutan umum dari pada kendaraan pribadi.

2. Rute menjangkau tempat strategis

Andai angkutan umum bisa begini, pasti anak muda naik semua

"Pengennya sih angkutan umum itu menjangkau tempat strategis yang disukai anak muda, tak perlu pindah angkutan umum untuk sampai ke sana," ujar Alwi (22), mahasiswa di Jogja kepada brilio.net, Rabu (9/8). Angkutan umum dalam perkotaan yang bisa menjangkau tempat strategis dalam sekali naik, seperti sekolah, kampus, pusat perbelanjaan dan lainnya bakal membuat banyak anak muda tertarik, selain itu juga efisien dan murah.

3. Fasilitas nyaman

Andai angkutan umum bisa begini, pasti anak muda naik semua

Salah satu hal yang juga diperhatikan oleh anak muda adalah fasilitas di dalam angkutan umum tersebut seperti tempat duduk empuk, meskipun tidak menggunakan penyejuk ruangan (AC) tapi aliran udara lancar dan tidak pengap. Jika itu bisa diperhatikan, tak menutup kemungkinan anak muda bakal naik angkutan umum lebih sering lagi. Apalagi jika dilengkapi fasilitas yang mendukung kegemaran anak muda, seperti musik.

4. Keamanan dan kenyaman berkendara

Andai angkutan umum bisa begini, pasti anak muda naik semua

Angkutan umum yang selalu diservice berkala akan membuat kenyamanan berkendara lebih terjamin, disamping itu juga keamanan dalam berkendara oleh sopir merupakan poin penting merebut hati penumpang seperti anak muda. "Nggak ugal-ugalan dan ngebut di jalan, di dalam angkutan umum tentunya merasa aman dan perjalanan lancar," tambah Fatim (22), mahasiswa sebuah kampus di Jogja.

5. Membawa penumpang sesuai kapasitas

Andai angkutan umum bisa begini, pasti anak muda naik semua

Tak menutup kemungkinan banyak angkutan umum sering dijumpai membawa penumpang lebih banyak dari kapasitas seharusnya. Alhasil, penumpang harus berdesak-desakan di dalam angkutan. Andai saja membawa penumpang sesuai kapasitas, pastinya anak muda tidak akan ragu naik angkutan umum lebih sering lagi.