×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
54 Korban jatuhnya Trigana Air ditemukan

View Image

0

BRILIO » News

54 Korban jatuhnya Trigana Air ditemukan

Jenazah masih di lokasi, belum bisa dievakuasi.

18 / 08 / 2015

Brilio.net - Sebanyak 54 korban jatuhnya pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan 257 rute Jayapura-Oksibil mengalami hilang kontak Minggu sore (16/8), ditemukan.

"Info lanjut pukul 12.30 waktu setempat (WIT) jumlah korban Trigana bertambah menjadi 54 orang," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan pada pukul 11.00 WIT dilaporkan terdapat 38 jenazah, yakni 37 dewasa dan satu anak.

"Jenazah masih berada di lokasi belum bisa dievakuasi," ungkapnya.

Pesawat Trigana Air IL-257 rute Jayapura-Oksibil mengalami hilang kontak Minggu sore (16/8). Pesawat Trigana Air dengan nomor registrasi PK-YRN dan nomor penerbangan IL-257 "take off" dari Bandara Sentani Jayapura pukul 14.22 LT (local time/ waktu setempat) dan diperkirakan tiba di Oksibil pada pukul 15.04 LT.

Loading...

Pesawat Trigana Air PK-YRN kontak terakhir dengan Menara Oksibil pada pukul 14.55 LT.

Pada pukul 15.00 LT Menara Bandara Oksibil kontak dengan pesawat, namun tidak ada jawaban.

Pesawat Trigana Air IL-257 yang mengalami hilang kontak membawa 49 orang penumpang terdiri dari 44 orang dewasa, tiga orang anak-anak, dan dua orang bayi.

Selain itu terdapat lima orang kru dalam pesawat Trigana Air IL-257 yaitu Pilot Capt Hasanudin, Flight Officer Ariadin F, Flight Attendant Ika N dan Dita A, Engineer Mario.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    67%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    33%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more