Menurut brilio.net kesalahan adegan yang satu ini terbilang cukup fatal. Di akhir film, diceritakan Meirose memutuskan untuk meninggalkan dari kehidupan Pras dan Arini dengan pergi ke Jakarta. Pras dan Arini pun tak tinggal diam, mereka berusaha mencegah kepergian Meirose dengan mencarinya di Stasiun Tugu. Kalau Meirose naiknya kereta bisnis atau eksekutif sih masuk akal karena memang berangkat dari Stasiun Tugu. Tapi ini si Meirose ternyata naik kereta ekonomi yang seharusnya berangkat dari Stasiun Lempuyangan. Aduh, lagian ini Meirose kok naik kereta ekonomi sih, nggak punya duit atau gimana ya?

Terlepas dari empat kejanggalan tersebut, film Indonesia yang satu ini layak ditonton kok. Terbukti dengan banyaknya para penonton khususnya wanita yang sibuk menghapus air mata usai menontonnya. Kamu sendiri gimana, nangis nggak nonton film ini?