Brilio.net - Salah satu penyanyi muda jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim 10, Samuel Cipta juga ikut merasakan dampak pandemi Covid-19. Sebagai seorang siswa ia diharuskan belajar secara daring dari rumah. 

Bagi Sam, begitu dia biasa disapa, belajar dari rumah ada plus minusnya. Sangat berbeda dibanding belajar tatap muka di sekolah. “Sebenarnya ada plus minus sih, karena di rumah bisa lebih ada waktu buat ngapa-ngapain. Minusnya yang pasti aku nggak ketemu teman-teman kayak di sekolah, kerasa beda aja gitu cara pembelajarannya,” kata Sam.

Samuel Cipta © 2021 brilio.net

Selain  itu, lanjut Sam, selain bisa bertemu dengan teman di sekolah, pelajaran yang diberikan bisa terjadwal dengan baik. Sebaliknya, saat belajar di rumah secara daring, ia bisa mengatur jadwal belajarnya sesuai mood. Jika sedang jenuh, ia bisa menunda belajarnya. “Kerasa beda sih karena ini tahun pertama nyobain online school juga,” lanjutnya.

Saat ditanya tentang pendidikan, rupanya penyanyi berusia 18 tahun ini lebih memilih pendidikan ketimbang karier. Meski begitu bukan berarti ia melupakan kariernya sebagai penyanyi, Sam memilih pendidikan yang sejalan dengan hobinya di bidang musik.

Samuel Cipta © 2021 brilio.net

“Kalau aku mau ambil kuliah yang sejalan aja. Aku bakal langsung kuliah tapi yang berhubungan sama nyanyi, jurusan musik atau publik speaking. Bisa dibilang keinginan aku dan bakal kuliah di dalam negeri. Kalau di luar agak susah buat nyanyi,” katanya.

Sam saat ini memang sedang menekuni kariernya sebagai penyanyi profesional yang menjadi cita-citanya sejak kecil. Bakat Sam dalam bernyanyi sudah terlihat sejak berumur 2 tahun. Ia mulai serius dengan mengukuti les vokal dan les gitar sejak di bangku Sekolah Dasar.