×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Waspada, terlalu banyak konsumsi alkohol bisa picu stroke

View Image

0

BRILIO » Kesehatan

Waspada, terlalu banyak konsumsi alkohol bisa picu stroke

foto: ilustrasi

Hasil penelitian terhadap sekitar 500 ribu warga China selama 10 tahun penuh.

22 / 04 / 2019 22:31

Brilio.net - Alkohol merupakan minuman yang digemari oleh beberapa orang. Sayangnya, alkohol memiliki efek samping yang sangat berbahaya bagi kesehatan apalagi bila dikonsumsi secara rutin.

Tim gabungan peneliti dari Inggris dan China melakukan penelitian panjang terhadap sekitar 500 ribu warga China selama 10 tahun penuh. Penelitian yang dimuat oleh The Lancet ini diklaim relevan bagi seluruh populasi di dunia.

Para peneliti yang berasal dari University of Oxford, Peking University dan Chinese Academy of Medical Sciences menemukan bahwa mengonsumsi satu atau dua minuman berakohol setiap hari dapat meningkatkan risiko terkena stroke sebanyak 10-15 persen.

Dilansir dari bbc, Senin (22/4) sementara itu, bila seseorang mengonsumsi minuman beralkohol setiap hari dapat meningkatkan risiko terkena stroke hingga 35 persen. Untuk alasan penelitian ini, satu minuman beralkohol berarti segelas kecil anggur atau wine, sebotol bir, dan segelas minuman alkohol lainnya.

Menurut Prof David Spiegelhalter dari University of Cambridge, jumlah total peningkatan risiko dari setiap setengah botol wine per hari adalah 38 persen.

Loading...

"Ini seperti efek berlawanan dari penggunaan statin", kata David mengacu pada obat yang diresepkan oleh dokter untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan mencegah serangan jantung serta stroke.

Hasil penelitian gabungan tersebut juga menunjukkan bahwa tidak ada efek baik kepada seseorang ketika mengonsumsi alkohol. Justru malah berefek buruk terutama bagi kesehatan.

"Klaim bahwa wine dan bir memiliki efek perlindungan magis itu tidak benar," kata penulis studi Prof Richard Peto, seorang profesor statistik medis dan epidemiologi di University of Oxford.





Pilih Reaksi Kamu
  • Senang

    0%

  • Ngakak!

    0%

  • Wow!

    0%

  • Sedih

    0%

  • Marah

    0%

  • Love

    0%

Loading...

RECOMMENDED VIDEO

Wave white

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

MORE
Wave more