Brilio.net - Masih ingat lagu Sabda Alam karya mendiang Chrisye dan Junaedi Salat? Lagu tersebut tampaknya tak akan pernah lekang dimakan waktu. Buktinya, sampai saat ini lagu tersebut masih enak didengar. Selain itu, lagu dari album kedua Chrisye yang dirilis pada tahun 1978 berjudul sama ini juga sarat makna tentang keseimbangan alam. 

Fakta ini pula yang mendasari para siswa SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus menggarap video musik animasi berjudul serupa, Sabda Alam. Berangkat dari keprihatinan dan keresahan melihat sejumlah unggas endemik Indonesia yang keberadaannya makin terancam punah, para siswa sekolah binaan Djarum Foundation ini pun membuat video musik animasi.       

Sebagai informasi, saat ini sejumlah burung endemik Indonesia seperti Jalak Bali dan Ekek Geling Jawa, keberadaannya semakin langka. Bahkan Kakatua Kecil Jambul Kuning dan Rangkong Gading, masuk status kritis (critically endangered) berdasarkan Daftar Merah Jenis Terancam Punah dari Badan Konservasi Dunia (IUCN Red List).

Nah melalui video musik ini, mereka mengajak masyarakat untuk ikut melestarikan alam. Luar biasanya, video musik ini membuat takjub sejumlah sineas, produser, aktor, jurnalis, serta penikmat film saat diputar di Balinale International Film Festival yang diselenggarakan sejak 11-14 November 2021 di Park 23 Cinema XXI Kuta Selatan, Badung, Bali.

Video Musik Animasi Sabda Alam © 2021 brilio.net

Pada sesi spesial screening di hari terakhir Balinale, para siswa SMK Raden Umar Said berdiskusi dengan para pengunjung. Ternyata video musik animasi Sabda Alam tidak hanya berhasil mencuri perhatian pengunjung Balinale dalam negeri, namun juga penikmat film mancanegara.

"Saya rasa karya para siswa SMK RUS Kudus sangat luar biasa dan dapat membangkitkan ekonomi kreatif di Indonesia. Akan baik jika ada pertukaran pelajar dari SMK RUS dengan siswa di sekolah Perancis agar menambah insight skill mereka. Ini adalah awal yang menarik untuk mereka berkarya di industri animasi,” ujar penikmat film asal Perancis, Pascal Philippe.  

Sementara jurnalis berkebangsaan Amerika Serikat Renee Thorpe mengungkapkan, hasil karya siswa SMK RUS Kudus sangat berkualitas dan layak bersaing dengan para animator profesional.

“Karya ini sangat menarik dari segi animasi maupun tema cerita yang diangkat. Pesan tersirat yang ingin disampaikan terwakili oleh berbagai elemen, mulai dari musik, lirik, dan gambar yang menjadi kesatuan yang utuh,” puji Renee usai menyaksikan video musik animasi Sabda Alam.

Bikin kagum Garin Nugroho 

Video Musik Animasi Sabda Alam © 2021 brilio.net

Sedangkan senias senior Garin Nugroho amat terpukau dengan kualitas video musik animasi Sabda Alam. Ia mengapresiasi para pelajar yang masih duduk di bangku SMK mampu menghasilkan karya seperti garapan industri kelas dunia.

“Saya sudah lihat beberapa karya hasil SMK RUS. Animasi Sabda Alam ini luar biasa sekali untuk sekelas anak-anak SMK membuat animasi sebagus ini,” ujarnya.

Eko Prastiyo selaku compositor Sabda Alam mengungkapkan rasa bangga karena karya dirinya dan teman-teman mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Ia mengakui bahwa project tersebut menjadi portofolio yang sangat bernilai dan memudahkannya untuk melebarkan sayap berkarier di industri animasi yang lebih luas. Pasca lulus dari SMK RUS Kudus, kini Eko bekerja sebagai compositor di studio produksi animasi Brown Bag Films Bali.

“Keterlibatan saya sebagai compositor di Sabda Alam sangat berpengaruh untuk portofolio di dunia kerja. Berkat karya tersebut, mempermudah saya ketika melamar kerja dan menjadi nilai plus. Selain itu, berbagai pengalaman ketika masih menjadi siswa SMK RUS juga menjadi bekal saya, mulai dari mental, problem solving, dan team leader," ungkap Eko.

Diaransemen ulang Tohpati, libatkan sederet penyanyi beken 

Video Musik Animasi Sabda Alam © 2021 brilio.net

Video musik animasi yang diiringi lagu Sabda Alamini diaransemen kembali oleh Tohpati. Semakin menarik, SMK RUS juga berkolaborasi dengan sederet penyanyi bersuara emas kebanggaan Tanah Air, untuk melengkapi keindahan visual yang disuguhkan. Mereka adalah Eva Celia, Fadly Padi, Mario Ginanjar, Mytha Lestari dan Leisha Kaligis yang mengisi karakter suara burung-burung di video tersebut. 

Sejak diunggah pada 12 September 2021 di kanal Youtube RUS Animation Studio, video berdurasi 4 menit 32 detik ini telah disaksikan lebih dari tiga juta penonton. Tidak hanya karena kualitas animasinya yang berkaliber internasional, video musik animasi Sabda Alam juga memiliki cerita dan makna yang disampaikan untuk mengajak masyarakat turut melestarikan ekosistem alam.

Nih video musik animasi Sabda Alam

(brl/red)

(brl/red)