Brilio.net - Sampah selalu menjadi persoalan yang nggak ada habisnya di Indonesia. Berbagai cara telah dilakukan pihak berwenang, tapi tetap saja yang namanya sampah susah banget dikurangi. Lihat saja di beberapa sudut kota makin menggunung. Penyebabnya karena minimnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah dengan baik. 

Menurut Bijaksana Raseno, pendiri Greenaration, sekitar 175.000 ton sampah setiap hari dihasilkan di Indonesia. Mirisnya, masih banyak orang yang belum bisa mengelola sampah dengan baik. Bahkan banyak sampah yang masih di buang ke sungai atau bahkan di bakar dapat mencemari lingkungan.

Sampah Menggunung © 2016 brilio.net

"Kami sudah mengajak banyak pihak untuk melakukan perubahan, karena soal sampah sudah masuk level darurat," ujarnya kepada brilio.net beberapa waktu lalu.

Lewat organisasi Greenaration yang dibuatnya, ia mengajak banyak pihak untuk melakukan pembenahan mengelola sampah dengan baik. Bersama timnya, ia melakukan penyuluhan kepada sekolah-sekolah bahkan bekerjasama dengan dinas kebersihan.

Loading...

"Kami tidak bisa menyelesaikan masalah sampah di Indonesia, paling tidak kami memindahkan sampah dan melakukan pengelolaan dengan baik," katanya.

Organisasi yang sudah berjalan delapan tahun ini cukup membawa dampak yang baik. Salah satunya, membuat gerakan diet kantong plastik. Melalui mitra-mitra lain selama 5 tahun mereka melakukan kampanye mengenai diet kantong plastik.

"Ini sebenarnya upaya jangka panjang. Kebijakannya pun perlu disempurnakan. Setidaknya kami sudah bisa membuat isu sendiri," jelasnya.

Ia berharap masyarakat sadar untuk bisa melakukan tanggung jawab pengelolaan sampah karena semua sudah jelas diatur dan peraturan daerah. Tidak hanya itu, ia mengharapkan pemerintah melakukan pembangunan infrastruktur dan penegakkan hukum.

"Tidak bisa lagi kami melakukan pembiyaran orang yang membuang sampah sembarangan di sungai, solusinya dari undang-undang sebenarnya ada dua. Pertama kalau bisa kami mengubah gaya hidup untuk tidak buang sampah sembarang, dan penanganan melakukan prinsip 3R. Sampah organik bisa dijadikan kompos," jelasnya.

Nah, buat kamu anak-anak muda, mulai sekarang coba deh menjadi contoh dengan membuang sampah pada tempatnya. Kan kalau tempat kamu bersih, pasti akan sehat dan nyaman.