Brilio.net - Belakangan ini masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya dibuat resah dengan aksi klitih. Klitih ini sendiri merupakan fenomena kekerasan yang umumnya dilakukan anak-anak muda di jalanan. Kekerasan yang mereka lakukan cukup membahayakan karena melibatkan senjata tajam. Bisa menyebabkan korbannya cedera parah, bahkan sampai kehilangan nyawa.

Belakangan ini klitih kembali sering terjadi di Jogja. Salah satu yang pernah menjadi korbannya adalah driver ojek online. Berawal dari situ, tentu banyak driver yang was-was ketika mendapat orderan, apalagi tengah malam. Takut ternyata jebakan yang berakhir jadi korban klitih.

Belum lama ini akun Twitter @mylen23_ memosting curhatan seorang driver ojek oline yang takut banget dapat order jebakan klitih. Dilansir brilio.net dari cuitan @mylen23_, Rabu (5/2), awalnya Milen ini mengorder ojek online ke terminal Jombor, Sleman karena ia harus naik bus pukul 04.45 pagi.

"#DIYdaruratKLITIH

Jadi tadi pagi sekitar jam 04.00 WIB aku pesan grab-bike dari daerah bulak sumur ke terminal jombor, karna mau naik bis pukul 04.45. Aku pesan dari kosan temenku, gak lama langsung dapet. Karna jarak grabnya agak jauh jadi aku nunggu di dalem kos temenku," ungkap Milen dalam cuitannya.

Loading...

kisah driver ojek online takut klitih © Twitter/@mylen23_

foto: Twitter/@mylen23_

Namun kecurigaan terjadi setelah menunggu 10 menit, driver ini terpantau dari aplikasi belum juga jalan menjemput. Setelah di-chat, barulah driver ini menjemput Milen namun dengan kecepatan yang lambat sekali.

Barulah kecurigaan Milen terungkap ketika sang driver ini sampai. Disebutkan kalau driver pria tersebut sempat mengamati Milen dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan perasaan khawatir.

"maaf ya mba lama, sebenernya saya takut dan bingung tadi mau di jemput apa gak, karna kaget aja jam segini ke terminal," kata si driver ojek online.

Driver ini bukan takut karena order fiktif, ternyata dia takut dijebak oleh komplotan klitih. Ketakutan pria ini bukan tanpa sebab. Belum lama ini rupanya temannya baru saja jadi korban. Sang driver menyebutkan kalau bagian bibir temannya itu dirobek pakai senjata tajam oleh orang-orang jahat.

Tentu saja cerita driver ojek online ini cukup mengagetkan. Komplotan klitih memang menyasar korban secara acak. Tak peduli siapapun, jika ada kesempatan bisa saja jadi korban. Ini membuat para driver spesialis ambil orderan tengah malam jadi was-was banget.

Usai cerita itu diunggah di Twitter, cuitannya pun viral. Hingga kini postingan itu telah di-retweet lebih dari 2.000 kali. Sementara itu banyak warganet yang geram dan berharap komplotan ini bisa ditangkap.

"Jadi agak takut yaa, malah bsk mau balik ke jogja naik bis biasanya sampe sana pagi bgt jam 3an," kata akun @dikidaww.

"Lebih bahaya ini daripada setan ya!" ungkap akun @Suryaahasbi.

"Setiap aku naik grab jg bapak2nya cerita ttg klitih :((" ujar akun @pipitttt2.