Brilio.net - Sungguh menyedihkan apabila ada orang yang tega menyakiti bahkan sampai membunuh hewan peliharaan seperti kucing. Namun rupanya kejadian tersebut benar-benar terjadi belum lama ini di Negeri Jiran, Malaysia.

Seorang pecinta kucing, Muhammad Nor Fiqry Zahari (38) menceritakan pengalaman pahit yang ia alami. Pria yang dikenal dengan nama Babah Conan ini telah kehilangan 17 ekor kucing miliknya akibat diracun oleh seseorang yang diduga tidak menyukai kucing. Menurut laman siakapkeli yang dikutip brilio.net, Selasa (10/4), dari Persatuan Haiwan Malaysia, kucing peliharaannya mati diracun selepas mengerumuni sisa kepala ayam di halaman rumahnya di Lorong Seri Mahkota, Kuantan Pahang, Malaysia.

17 kucing mati © 2018 facebook.com/animalmalaysia

Diakui Babah Conan, ketika kejadian, ia sedang tidak ada di rumah dan semua pintu serta pagar terkunci manakala kira-kira ada 60 ekor kucing berada di dalam rumah. Setiba di rumah, ia melihat kira-kira sembilan ekor kucing sedang mengerumini sesuatu.

"Apabila saya lihat, ada kepala ayam tetapi saya tidak pernah bagi makan kucing kepala ayam. Saya ambil kepala ayam itu dan lihat ada cecair seperti bahan kimia. Kucing saya tidak makan kepala ayam, mungkin mereka menjilat cecair daripada kepala ayam berkenaan sehingga menyebabkan keracunan dan mati," katanya ketika ditemui oleh media lokal di rumahnya.

Loading...

Babah Conan mengatakan, ia kemudian bergegas membuang kepala ayam sebelum memberi kucingnya minum air kelapa dan membasuh mulut hewan peliharaan kesayangannya.

17 kucing mati © 2018 facebook.com/animalmalaysia

"Selepas itu, beberapa kucing mula nampak seperti keletihan dan tidak bermaya serta tidak mahu makan, saya tidak syak apa-apa lagi," tambahnya.

Dalam semalam, kucing Babah Conan mulai mati bermula dengan lima ekor hingga kemudian beberapa ekor lagi mati. Paginya, jumlah keseluruhan kucing yang mati ada 17 ekor.

Tak hanya merasa sedih, Babah Conan juga mengaku sangat kecewa dengan orang yang tega membunuh hewan peliharaannya yang sudah ia anggap seperti anak sendiri.

"Tak tahu nak gambarkan perasaan ketika ini dan apa yang saya boleh katakan, semoga perbuatan ini mendapat pembalasan sewajarnya," ujarnya.