Brilio.net - Umat Islam hari ini merayakan Idul Adha 1437 Hijriah, Senin (12/8). Mereka yang mampu berbondong-bondong membeli hewan ternak terbaik untuk disembelih sebagai kurban dan dagingnya dibagi-bagikan.

Namun, ada peristiwa miris yang terjadi dalam proses mengantar hewan kurban kali ini. Ada belasan ekor kambing yang dikirim dari Karanganyar, Jawa Tengah ke SD Muhammadiyah Sapen, Yogyakarta menggunakan truk mati semua. Usut punya usut ternyata kambing-kambing ini mati karena cara membawanya ditumpuk bertingkat mirip sepeda motor diantar ke dealer. Tampaknya, hewan kurban ini tidak mendapatkan sirkulasi udara yang baik sehingga kekurangan oksigen. Duh, kasihan banget ya?

istimewa istimewa

"Info lur, 19 ekor kambing SD muh sapen yang di kirim dari karanganyar mati semua karna kepanasan.. Pesen mawon, nek ngirim hewan sirkulasi udaranya di perhatikan lur.. Ojo di tutup rapet.. Matur nuwun," tulis akun Rahmat Nastion di sebuah grup media sosial dikutip brlio.net.

Netizen lainnya, menyatakan jika kambing yang mati sebanyak 15 ekor bukan 19 ekor dari total 103 ekor. Sementara cara membawa yang terkesan ngawur ini dikabarkan karena untuk menekan biaya pengiriman.

Loading...

"Maksud hati untuk penghematan diongkos, para kambing diangkut truk dengan dua tingkat. Para kambing yang meninggal kesemuanya terletak di bagian bawah. Mungkin yang mengantarkan lupa yang hak para kambing jga spereti manusia yang membutuhkan oksigen. Hewan kurban tidak dimuliakan," ujar akun Putri Andini.

Netizen lain tak mau ketinggalan mengomentari peristiwa nahas ini. Mereka menyayangkan tindakan ceroboh dari pedagang hewan tersebut.

"Wahhh,,,,pekok tenan iki pengangkute...mikir bathi...ra mikir keamanan keselamatan hewan...muspro dech bantuan dr sekolah nek kurang luwih 50jt melayang sia2," komentar akun Bang T.

istimewa istimewa

Tak hanya mengkritik, netizen lainnya juga menginformasikan jika hewan kurban tersebut sudah diganti oleh pedagangnya. Hal itu dipertegas dengan pesan singkat dari kepala sekolah SD Muhammadiyah Sapen.

"Ini pesan Kepala Sekolah SD Muh Sapen: Mohon maaf ada bbrp kambing sapen yg mati dlm perjalanan dr krganyr ke sapen mgk krn ihtiar yg krg bethati2 shg kekurangan oksigen krn tdk adanya ruang udr n yg jelas sdh kehendakNya. InsyaAllah akan diganti oleh pemilik sore ini. Mohon tdk dibrsar2kan. Mtrnuwun. Salam," tambah akun Ki Gesang Aji Pinter.

kurban ngawur istimewa

Peristiwa ini setidaknya dapat mengingatkan kita agar lebih hati-hati dalam membawa hewan ternak jika daerah tujuan jauh. Para pedagang hewan juga tak boleh aji mumpung saat Idul Adha seperti ini. Mereka sudah selayaknya tidak memaksakan membawa hewan kurban memakai truk yang penuh sesak hanya demi keuntungan beberapa rupiah.