1. Home
  2. ยป
  3. Wow!
17 November 2021 17:44

Pakai duit pribadi, perwira TNI AL bangun pesantren penghafal Alquran

Pesantren itu diberi nama 'Intishorul Bahri', yang artinya 'Kejayaan di laut'. Hapsari Afdilla

Brilio.net - Menjadi prajurit TNI bukan peran yang mudah. Tanggung jawab yang dipikul untuk menjaga Tanah Air tercinta, tentu jadi beban sekaligus tantangan tersendiri bagi mereka yang terpilih. Tugas mereka bukan hanya menjaga keamanan teritori Indonesia saja, tapi juga ikut mencerdaskan anak bangsa. Misalnya dengan membangun tempat menuntut ilmu, seperti pesantren.

Sosok perwira TNI Angkatan Laut (AL) bernama Mayor Laut (P) Nabil begitu menginsiprasi orang. Perwira yang kini menjabat sebagai Perwira Pelaksana (Palaksa) Lanat Tanjung Balai Asahan (TBA) Sumatera Utara, diketahui mendirikan pesantret untuk penghafal Alquran.

BACA JUGA :
Momen prajurit TNI AL kibarkan bendera merah putih di bawah laut


Pesantren itu diberi nama 'Intishorul Bahri', yang artinya 'Kejayaan di laut'. Banyak orang yang kagum dengan aksi yang dilakukan Mayor Laut Nabil ini, terlebih setelah tahu bahwa pesantren tersebut dibangun menggunakan uang pribadinya.


foto: Instagram/@tni_angkatan_laut

BACA JUGA :
Aksi heroik penyelam TNI AL masuk sungai bawah tanah sedalam 104 meter

Menyadur dari Instagram @tni_angkatan_laut, Rabu (17/11), pesantren Tahfiz Alquran itu berada di Kecamatan Simpang empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Menurut keterangan postingan, pesantren ini sudah dibangun sejak tahun 2014 lalu di lahan milik keluarga (warisan).

Berbuat baik dan berbagi kepada sesama adalah tugas manusia. Terutama kepada mereka yang memiliki hidup yang serba cukup, membantu orang yang kesusahan tentu akan sangat membantu. Tidak peduli besar atau kecil, selama niat itu tulus, semua boleh saja dilakukan.


foto: Instagram/@tni_angkatan_laut

Sejak 2014 hingga kini, pesantren tersebut sudah menampung sebanyak 101 santri dari yang semula hanya 5 orang. Mereka yang menuntut ilmu di Intishorul Bahri tidak dipungut biaya sama sekali.

Semua kebutuhan santri hingga pembiayaan operasional ditanggung dari gaji Mayor Nabil, bantuan keluarga, usaha printing, hingga sumbangan sukarela warga sekitar.

Bukan tanpa alasan Mayor Nabil mendirikan pesantren khusus untuk penghafal Alquran tersebut. Ia melihat minimnya anak muda yang minat membaca Alquran. Banyak anak mudayang memilih menghabiskan waktu untuk bermain atau menonton tv.


foto: Instagram/@tni_angkatan_laut

Berangkat dari sana, Mayor Laut Nabil memutuskan untuk mendirikan pesantren dan membagi waktunya antara bertugas sebagai Perwira Pelaksana dan mengurus santri di pesantrennya.

"Padahal dalam agama sudah jelas kita dianjurkan untuk tetap gemar membaca Alquran," ujarnya seperti dilansir dari @tni_angkatan_laut.

Hal ini juga diketahui dan dibenarkan oleh Danlana TBA, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory. Kegiatan tersebut sejalan dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, agar prajurit TNI AL di manapun berada bisa memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat sekitar.



SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags