Brilio.net - Yogyakarta resmi menjadi tuan rumah workshop #NgobroldiMeta pada 9 sampai 10 April 2026. Lokasi acaranya di ARTOTEL Suites Bianti. Ini momen spesial. Biasanya acara serupa cuma ada di Jakarta tapi kali ini giliran wilayah Jawa dan DIY yang unjuk gigi. Sebanyak 15 pengelola media digital berkumpul buat membahas tema besar soal tantangan serta kebijakan AI di platform daring.
Adaptasi Ruang Redaksi di Era Kecerdasan Buatan
BACA JUGA :
Bikin bangga, 1.197 mahasiswa berprestasi terima penghargaan dalam LSPR Student Appreciation Day
foto: istimewa
Teknologi digital melaju sangat kencang. Kehadiran Artificial Intelligence atau AI akhirnya mengubah pola kerja di dalam ruang redaksi secara signifikan. Perubahan platform digital menuntut newsroom untuk ikut berubah. Optimalisasi penggunaan platform daring seperti Meta menjadi langkah krusial agar ketersebaran konten tetap terjaga dengan baik.
Media tidak bisa lagi hanya mengejar kuantitas semata. Produksi konten berkualitas tetap menjadi target utama yang harus dicapai. Memahami praktik terbaik dalam menggunakan platform digital lewat HP atau smartphone adalah bekal penting bagi para pengelola media. Strategi persebaran karya jurnalistik akan jauh lebih efektif jika memahami aturan main yang ada.
BACA JUGA :
Aktor papan atas K-drama Kim Seonho mampir ke Indonesia buat sapa fans, catat tanggalnya!
"Ini memang menjadi tantangan bagi pelaku media. Kalau platform digital berubah, maka sudah seharusnya newsroom juga berubah," ujar Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika.
Kolaborasi Demi Keberlanjutan Media Digital
foto: istimewa
Workshop ini menjadi bentuk nyata dari kolaborasi yang mendukung keberlangsungan media. Pemanfaatan berbagai layanan serta fitur pada platform digital dapat membantu perusahaan media meningkatkan performa secara keseluruhan. Ada harapan besar agar kegiatan semacam ini bisa digelar secara konsisten di berbagai kota lain.
Agenda hari pertama berlangsung sangat interaktif dengan fokus pada insight penggunaan platform Meta. Konten yang relevan bagi audiens menjadi prioritas. Namun ada satu hal yang tidak boleh dilupakan yaitu penggunaan AI secara etis. Akurasi, verifikasi, serta penanganan misinformasi menjadi poin penekanan yang sangat kuat. Standar Komunitas Meta hadir sebagai panduan utama agar pembuatan konten di seluruh platform digital tetap aman dan bertanggung jawab.
Memasuki hari kedua, suasana berubah menjadi lebih teknis. Ada pelatihan praktis mengenai penggunaan berbagai tools AI. Alat-alat canggih tersebut diposisikan sebagai asisten untuk mendukung produksi jurnalisme yang berkualitas. Dengan bantuan teknologi ini, proses kerja diharapkan menjadi lebih efisien tanpa mengesampingkan nilai-nilai jurnalistik yang kuat.