1. Home
  2. ยป
  3. Wow!
17 Februari 2021 05:42

Mengenal tanaman hias janda bolong, nama latin, sejarah dan jenisnya

Di tengah pandemi seperti sekarang ini, peminat tanaman hias semakin meningkat. Lola Lolita
foto: Instagram/@casa.deltafive dan @diarykebunku

Brilio.net - Sebagai pecinta tanaman hias, tentunya kamu sudah tidak asing lagi dengan monstera atau lebih akrab dengan sebutan janda bolong. Tanaman hias satu ini dengan mudah bisa kamu jumpai di beberapa toko bunga baik online maupun offline, monstera dijual mulai sekitar Rp 85 ribu hingga Rp 15 juta. Memang cukup mahal, karena bentuknya yang spesial.

Di tengah pandemi seperti sekarang ini, peminat tanaman hias semakin meningkat. Tak peduli dengan harganya, mereka bahkan berlomba-lomba untuk mengoleksi tanaman hias yang super unik. Tanaman monstera adalah tanaman hias yang terbilang cukup indah dan unik karena daunnya yang berlubang.

BACA JUGA :
10 Tanaman hidroponik bunga, bikin rumah makin segar dan asri


foto: Instagram/@casa.deltafive

Jika kamu menyukai tanaman hias janda bolong, kamu harus tahu mengenai asal usulnya. Bagaimana mereka bisa hidup, baik di dalam ruangan maupun di alam bebas. Hal ini akan sangat membantu karena kamu bisa mempelajari bagaimana merawat tanaman hias ini.

BACA JUGA :
7 Tanaman hias daun dua warna, cantiknya bikin suasana lebih hidup

Monstera adalah spesies tanaman tropis merambat yang asli dari Amerika Tengah. Tanaman monstera terkenal dengan lubang daun yang dimilikinya secara alami sehingga dijuluki dengan Swiss Cheese Plant.

Dilansir dari monsteraplantresource.com, janda bolong termasuk dalam keluarga arum/araceae, yang juga termasuk lili perdamaian dan lili calla. Mereka juga merupakan kerabat dari pothos dan philodendron.

Ada 22 spesies monstera berbeda dengan beberapa varietas dalam spesies tersebut. Misalnya monstera deliciosa merupakan varietas paling umum yang dapat kamu temui di rumah-rumah dan di pembibitan lokal. Sejauh ini, monstera deliciosa varietas paling populer. Selain itu ada pula monstera adansonii, jenis yang ini memiliki lubang daun yang tertutup sepenuhnya. Sedangkan monstera deliciosa memiliki lubang daun yang tumbuh ke arah tepi dan terbuka saat matang.

Monstera deliciosa merupakan jenis tanaman yang jarang berbunga atau menghasilkan buah. Jenis ini juga banyak diburu orang, karena memang terbilang unik dan indah. Saat monstera deliciosa berumur sekitar 3 tahun, tanaman ini berbunga dan menghasilkan buah, itulah salah satu alasan mengapa tanaman ini pertama kali dibudidayakan.

foto: Instagram/@yunindaagusdin

Tanaman monstera bisa tumbuh setinggi 20 meter di alam liar dan daunnya bisa tumbuh hingga satu meter di dalam ruangan. Tanaman ini memang cocok dijadikan tanaman rumahan. Janda bolong juga mudah dirawat, tak heran jika banyak yang tertarik untuk menjadikannya tanaman hias rumahan.

Cara merawat janda bolong

1. Perhatikan kondisi tanah.

Tanah merupakan media tanam dari janda bolong. Tanah merupakan hal penting yang digunakan tanaman untuk tumbuh. Sebab dari tanah, akhirnya tanaman janda bolong dapat memenuhi kebutuhan air dan mineralnya. Apabila tanah yang digunakan tidak dalam keadaan yang baik, maka sudah dapat dipastikan jika tanaman hias janda bolong tidak akan tumbuh dengan baik.

Untuk menjaga kelembapan dari akar tanamannya, campurlah tanah dengan lumut gambut dan perlit atau vermikulit dengan takaran setengah lumut gambut, setengah perlit. Campuran media tanam ini membantu mempertahankan kelembapan tanah tanpa membuat akar membusuk.

2. Beri asupan nutrisi.

Jika kamu baru saja menanam bibit janda bolong, mulailah memberi asupan nutrisi dengan pemupukan setelah 6 bulan ditanam dengan pupuk kompos. Hal ini dikarenakan campuran media pot masih memiliki cukup nutrisi. Namun apabila kamu lebih suka menggunakan pupuk cair, maka kamu bisa memberikan pupuk sebulan sekali.

3. Perhatikan kebutuhan airnya.

Perlu diperhatikan untuk tidak membiarkan tanaman ini berada dalam campuran pot yang basah, karena ini akan menyebabkan akarnya busuk lalu mati. Tanaman janda bolong sangat menyukai air hujan. Air hujan dapat membuatnya memiliki lebih banyak daun baru. Meski begitu kamu juga menggunakan air bersih lainnya.

Proses penyiraman ada baiknya dilakukan dua kali sehari. Tepatnya pada pagi hari dan sore hari. Untuk penyiraman tanaman hias janda bolong sangat tidak disarankan pada siang hari. Sebab akan mengganggu proses fotosintesis yang sedang dilakukan oleh tanaman janda bolong.

4. Perhatikan asupan cahaya matahari.

Seperti tanaman hijau pada umumnya, janda bolong juga membutuhkan cahaya sinar matahari. Namun, jangan letakkan janda bolong dibawah sinar matahari langsung. Agar tanaman hias janda bolong tetap mendapatkan asupan cahaya matahari yang cukup, maka kamu bisa meletakkannya dalam pot di dekat jendela yang terkena sinar matahari. Atau jika kamu meletakkan tanaman ini di luar rumah seperti di taman, maka kamu bisa memberikan atap jaring-jaring di atas taman.

5. Jaga kondisi suhu di sekitar tanaman.

Selanjutnya hal yang diperhatikan dalam merawat tanaman janda bolong adalah suhu di sekitarnya. Dengan suhu yang baik, maka tanaman janda bolong akan tumbuh dengan optimal. Saat siang hari, tanaman janda bolong hanya mampu bertahan pada suhu 23 derajat celcius sampai 30 derajat celcius. Sedangkan pada malam hari, tanaman hias janda bolong ada baiknya berada di suhu ruangan 15 derajat celcius.

6. Cegah dari gulma.

Sama seperti tanaman hias lainnya, pastikan dalam pot tidak ditumbuhi gulma. Gulma merupakan tumbuhan yang tumbuh pada areal yang tidak dikehendaki karena dapat merebut nutrisi dari tanaman janda bolong. Tumbuhnya gulma dikhawatirkan dapat menyerap air serta nutrisi yang seharusnya diserap oleh tanaman janda bolong. Jika ada gulma yang tumbuh, maka segeralah mencabut gulma sampai ke akarnya supaya tak lagi tumbuh dan mengganggu nutrisi tanaman janda bolong sebagai tanaman utama dalam pot.

7. Repotting.

Repotting merupakan kegiatan mengganti pot pada tanaman janda bolong yang dirasa sudah sempit karena janda bolong yang ditanam sudah semakin besar. Repotting dapat dilakukan setahun sekali untuk membuatnya lebih banyak ruang untuk tumbuh. Dan gunakan selalu pot yang dilengkapi dengan lubang drainase.

8. Perhatikan perambatannya.

Janda bolong merupakan tanaman hias yang merambat. Untuk itu, perhatikanlah perambatannya. Beri tiang yang ditancapkan pada tengah pot supaya janda bolong agar dapat merambat dengan baik, mengikuti arah datangnya cahaya matahari.


SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags