1. Home
  2. ยป
  3. Wow!
2 Oktober 2019 16:33

10 Kesalahan yang harus dihindari saat memulai bisnis online

Minim pengalaman rentan mendorong berbuat kesalahan. Brilio.net

Brilio.net - Ketika baru memulai menjalankan bisnis, tidak jarang sebagian pebisnis pemula melakukan kesalahan tanpa mereka sadari. Hal ini menyebabkan bisnis yang dijalankan lambat berkembang, bahkan mengalami kegagalan. Bagi kamu yang baru di dunia usaha atau akan membuka bisnis baru, pastilah menjadi petualangan hidup yang menarik. Kamu dapat mewujudkan keinginan untuk menerapkan ide bisnis yang dimiliki dengan membuka peluang usaha.

Bisnis online adalah salah satu jenis bisnis yang booming beberapa tahun belakangan. Semua serba online, mulai dari memesan ojek, makanan, membeli barang, fashion dan masih banyak lagi. Nah kamu juga bisa menjalankan bisnis berbasis digital ini.

BACA JUGA :
15 Cara sukses bisnis online shop, simpel, mudah dan efektif


Sebagai pemula, biasanya rentan melakukan kesalahan karena minimnya pengalaman. Namun, bukan berarti tidak bisa menghindari kesalahan tersebut. Kamu bisa belajar dari kesalahan bisnis yang dilakukan pengusaha lain. Hal ini dapat membantu kamu menghemat banyak waktu untuk mengembangkan bisnis online.

Nah, berikut 10 kesalahan yang harus dihindari saat memulai bisnis online, dihimpun brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (2/10).

1. Tidak memiliki rencana bisnis.

BACA JUGA :
10 Testimoni belanja online pakai gambar ini bikin gagal paham

foto: Unsplash

Jika kamu ingin memulai bisnis online, kamu tidak perlu membuat rencana bisnis yang tebalnya mencapai 30-40 halaman. Kamu hanya butuh rencana bisnis yang dapat menggambarkan model bisnis kamu. Rencana bisnis kamu harus dapat menjawab, siapa target customer kamu? Apa yang kamu tawarkan? Bagimana cara kamu menawarkan produk tersebut? Relasi seperti apa yang akan kamu bangun? Darimana sumber pemasukan dan pengeluaran kamu? Siapakah partner utama kamu? Berapa modal yang kamu butuhkan?

2. Tidak fokus pada pekerjaan utama.

foto: Unsplash

Jika kamu memulai bisnis online, ada banyak hal yang harus dipikirkan dan putuskan, seperti nama bisnis dan domain, membuat logo, menentukan visi dan lain sebagainya. Gunakan energi kamu untuk menyelesaikan pekerjaan yang harus diprioritaskan.

3. Mengabaikan arus kas.

foto: Unsplash

Kesalahan yang sering dilakukan pebisnis baru adalah mengabaikan keuangan. Arus kas, kebutuhan modal, dan pencatatan keuangan harus menjadi fokus utama ketika memulai sebuah bisnis. Pastikan kamu memilki perhitungan berapa modal yang dibutuhkan. Jagan pernah meremehkan pencatatan keuangan dan mengatur keuangan bisnis.

4. Merendahkan produk kamu.

foto: Unsplash

Jika kamu berencana menjual suatu produk atau layanan, tetapkan harga sesuai dengan yang dibutuhkan untuk mendapatkan keuntungan yang berharga. Ada beberapa ahli marketing mengatakan freemium. Terkadang banyak produk-produk yang dapat menerapkan konsep free (gratisan). Tapi, bisnis online tidak sama dengan bisnis yang serba gratisan. Kamu harus tau darimana sumber pemasukan kamu. Kalau gratisan terus, dari mana kamu akan mendapatkan penghasilan?

5. Mengabaikan customer service.

foto: Unsplash

Seiring makin tingginya transaksi, banyak pebisnis yang kemudian lupa bahwa pelanggan adalah raja sehingga mereka mengabaikan customer service. Dalam bisnis online, customer service adalah bagian yang paling penting. Kita sebagai customer akan lebih percaya jika ada layanan live chat di toko online. Customer bisa bertanya menganai cara pesan, detail oreder atau proses pengirimannya. Kamu juga harus memiliki prosedur untuk menyelesaikan keluhan pelanggan.

6. Terlalu banyak sasaran di media sosial.

foto: Unsplash

Ketika kamu memulai dengan memasarkan dan membangun merek bisnis kamu, ujilah dengan satu atau dua audiensi sosial utama dengan anggaran yang kecil. Kesalahan yang sering dilakukan pebisnis pemula adalah memiliki akun sosial media yang lengkap, kemudian bingung bagaimana mengoptimalkan media sosial tersebut, bingung apa yang harus diunggah dan lain sebagainya. Kamu hanya perlu fokus di satu atau dua media sosial saja yang sesuai target pasar.

7. Terlalu cepat saat merekrut tenaga kerja.

foto: Unsplash

Kesalahan berikutnya yqng paling fatal adalah saat merekrut tenaga kerja. Biasanya pebisnis pemula, memiliki semangat menggebu-gebu dan merekrut terlalu cepat dan terlalu banyak anggota. Hal ini dapat merusak cash flow kamu. Selain itu ada juga risiko mendapatkan tenaga kerja yang tidak sesuai dengan visi kamu.

8. Berfikir strategi orang lain, cocok untuk kamu.

foto: Unsplash

Hanya karena produk yang kamu tawarkan sama dengan pebisnis lain, tidak berarti strategi yang digunakan orang lain akan berhasil untuk bisnis kamu. Jika kamu ingin memulai bisnis, pastikan kamu menemukan keunikan bisnis kamu dan mencari cara terbaik untuk mengomunikasikannya ke calon pelanggan.

9. Meremehkan obsesi dan dorongan yang dibutuhkan untuk berhasil.

foto: Unsplash

Kamu tidak perlu khawatir tentang waktu. Sebab, gagasan atau ide tidak akan muncul ketika kamu mencoba mengatur waktu. Gagasan akan datang ketika kamu fokus pada satu hal. Kamu perlu membaca banyak tentang pentingnya keseimbangan kerja dan kehidupan, setidaknya untuk satu atau dua tahun pertama saat memulai biisnis.

10. Memulai bisnis yang sebenarnya tidak diminati.

foto: Unsplash

Ketika memulai sebuah usaha, sebaiknya kamu mencari bisnis yang sesuai dengan hobi atau sesuatu yang kamu sukai. Hal ini akan membuat kamu nyaman dan tidak cepat bosan dalam menjalankan bisnis online. Jagan sampai kamu memilih bisnis yang tidak diminati. Kamu harus peduli dengan apa yang kamu ciptakan dan dengan siapa kamu membangunnya.

reporter: mgg/gusti ridani

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags